√ Doa Wudhu Dan Sesudah Wudhu Bahasa Latin Arab Lengkap -->

Doa Wudhu Dan Sesudah Wudhu Bahasa Latin Arab Lengkap

Ibnu Rusyd
01 April 2021

Ad1

Ad2

Doa Ketika Akan Menyiramkan Air Wudhu  - Seperti apakah Doa Berwudhu Dan Sesudah Berwudhu Seseorang yang hendak berwudu disunatkan mengucapkan Bismillah (dengan menyebut asma Allah), seperti yang telah dijelaskan sebelumnya dalam kitab-kitab Fiqih.

Orang yang akan berwudhu pada permulaannya disunatkan mengucapkan "Bismillahir Rohmaanir Rohiim" (Dengan menyebut asma Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang). Tetapi seandainya ia mengucapkan Bismillah saja sudah dianggap cukup.

Murid-murid Imam Nawawi mengatakan ; "Apabila seseorang tidak membaca Basmalah pada permulaan wudhu, hendaknya ia membacanya pada pertengahan. Jika ia tidak membacanya sampai wudhunya selesai, berarti waktunya telah terlewatkan; ia tidak usah membacanya lagi, sedangkan wudhunya tetap sah, baik tidak membacanya itu dengan sengaja maupun lupa." Demikian menurut Madzabnya Imam Nawawi dan Madzhab Jumhur Ulama.

Sehubungan dengan masalah tasmiyah (Basmalah) ini banyak hadist yang menerangkannya, tetapi semuanya berpredikat dho'if (lemah). Imam Ahmad Ibnu Hambal megatakan bahwa ia tidak mengetahui adanya suatu hadist yang tetap (kuat) mengenai membaca Tasmiyah dalam berwudu. Di antara hadist tersebut ialah hadist yang diriwayatkan oleh sahabat Abu Hurairah RA, bahwa Nabi Sholallohu 'Alaihi Wa Sallam pernah bersabda:

لَا وُضُوْءَ لِمَنْ لَمْ يَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهِ
Artinya : "Tiada ada wudhu bagi orang yang tidak menyebut asma Allah SWT padanya." (Riwayat Abu Dawud dan Lainnya).

Doa Permulaan Berwudhu Dan Sesudah Berwudhu

Sebagian dari kalangan teman-teman Imam Nawawi, yaitu Syeh Abu Fath dan Nashr Al-Maqdisi Az-Zahid, mengatakan bahwa orang yang berwudu, dalam permulaan wudhunya, sesudah membaca Basmalah disunatkan membaca Doa berikut:

أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلَهَ اِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

Artinya : "Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad aadalah hamba dan Rosul-Nya."

Apa yang dikatakannya itu tidak menjadi masalah, hanya tidak mempunyai pokok pegangan dari segi sunnah, dan kami tidak mengetahui seorang pun dari kalangan teman-teman Imam Nawawi serta selain mereka yang mengatakan seperti itu.

Al-Hafidz Al-Mundziri di dalam kitab Targhib dan tarhib mengatakan, "Tidak diragukan lagi semua hadist yang menerangkan masalah Tasmiyah ini, sekalipun tiada sesuatu pun diantaranya yang selaat dari cela, tetapi semuanya saling memperkuat berkat jalurnya yang banyak hingga menghasilkan kekuatan. "Demikian pula Al-Iz Ibnu Jama'ah, ia mengatakan bahwa hadist tsmiyah mempunyai jalur yang memperkuat kedudukannya. Jumhur Ulama mengatakan bahwa tasmiyah disunatkan. 

Al Hafizh Al-Mundziri mengatakan wajib membaca tasmiyah ketika melakukan wudu. Hingga bila seseorang meninggalkannya dengan sengaja, maka ia harus mengulangi wudunya. Pendapat ini merupakan riwayat yang bersumber dari Imam Ahmad.

Doa Setelah Selesai Wudhu

Seperti apakah Doa Berwudhu Dan Setelah Berwudhu untuk Orang yang berwudu, bila telah selesai wudunya, hendahlah membucapkan doa berikut:

Doa Wudhu Dan Sesudah Wudhu Bahasa Latin Arab Lengkap


أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلَهَ اِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَابِيْنَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلَهَ اِلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ اِلَيْكَ

Artinya : "Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad aadalah hamba dan Rosul-Nya. Ya Allah, jadikanlah diriku termasuk orang-orang yang bertobat dan jadikanlah diriku termasuk orang-orang yang membersihkan diri. Mahasuci Engkau, ya Allah, dan dengan memuji kepada-Mu, aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau, aku memohon ampunan-Mu dan aku bertobat kepada-Mu."

Pahala Bagi Orang Yang Berdoa Setelah Selesai Wudhu
 
Seperti apakah Pahala orang yang berdoa setelah selesai berwudu, sebagaimana dalam sebuah hadist melalui riwayat Sahabat Umar Ibnul Khatab yang telah disabdakan oleh Rosulillah Sholallohu 'Alaihi Wa Sallam :

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : مَنْ تَوَضَّأَ فَقَالَ: أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلَهَ اِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ, فُتِحَتْ لَهُ أَبْوَابَ الْجَنَّةِ الثَّمَانِيَّةُ يَدْخُلُ مِنْ أَيَّهَا شَاءَ

Artinya : "Barang siapa yang berwudu, lalu mengucapkan Doa, " Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad aadalah hamba dan utusan-Nya." Maka dibukakan baginya semua pintu surga yang delapan, ia boleh memasukinya dari pintu mana pun yang disukainya."

Pahala yang lain unutk orang yang Berdoa setelah selesai Wudu, yaitu sebagaimana dalam hadist Nabi melaui sahabat Ibnu Umar RA, bahwa Nabi SAW bersabda:

مَنْ تَوَضَّأَ ثُمَّ قَالَ: أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلَهَ اِلَّا اللَّهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ قَبْلَ أَنْ يَتَكَلَّمَ, غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَ الْوُضُوْءَيْنِ

Artinya : "Barang siapa berwudu, lalu mengucapkan Doa berikut : " Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah SWT semata, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rosul-Nya." Sebelum ia berbicara, maka diampuninya smua dosanya yang ada di anatara dua wudhu."

Hendaknya Doa Ketika Berwudhu Dan Sesudah Berwudhu diucapkan seraya menghadap ke arah kiblat dan dilakkan langsung setelah orang yang bersangkutan selesai berwudhu sebagaimana dalam Ibnu Sinni no. 29.