√ Khutbah Jumat Tentang Syukur Nikmat Singkat -->

Khutbah Jumat Tentang Syukur Nikmat Singkat

Ibnu Rusyd
11 March 2021

Ad1

Ad2

Khutbah Jumat Tentang Syukur Nikmat - Hari Jum'at hari yang istimewa, tentunya kita aktivitas dengan baik dan benar, lebih-lebih para Ta'mir Masjid  dan juga para Khotib Sholat Jum'at. 

Dalam kesempatan kali ini akan kami sampaikan Khutbah Jumat Tentang Syukur, Khutbah Jumat Tentang Syukur Pdf, Khutbah Jumat Tentang Syukur Dan Sabar, Khutbah Jumat Tentang Syukur Nu Online, Khutbah Jumat Tentang Syukur Nu, Khutbah Jumat Tentang Syukur Kepada Allah, Khutbah Jumat Tentang Bersyukur Kepada Allah, Khutbah Jumat Tentang Bersyukur Pdf, semoga bermanfaat, yang kami ambil dari Karya Beliau KH. Zainal Fanani Tulungagung Jawa Timur.

Khutbah Jumat Tentang Syukur Nikmat Singkat

 
Khutbah Jumat Tentang Syukur


اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِى لاَ اِلَهَ اِلاَّ الله ُ اَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ الله ُوَاَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَامُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ سَيِّدِ اْلمُرْسَلِيْنَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ اَلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ. اَمَّا بَعْدُ إِخْوَانىِ رَحِمَكُمُ الله ُ أُوْصِيْكُمْ وَاِيَّايَ بِتَقْوَى اللهُ وَقَالَ تَعَالىَ فىِ اْلقُرْأَنِ اْلكَرِيْمِ أَعُوْذُ بِاللهِ السَّمِيْعِ اْلعَلِيْمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ فاَذْكُرُوْنىِ اَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْالىِ وَلاَ تَكْفُرُوْنَ.

Sidang jama’ah Jum’at yang berbahagia, Marilah bersama-sama bertaqwa kepada Allah, diantaranya dengan bersyukur kepada-Nya. Hubungan syukur kepada Allah dan kepada kedua orang tua. 

Alloh berfirman dalam surat (31 Luqman: 14) yang artinya: ”Beryukurlah kepadaku dan dua orang tua kalian, kepada-Kulah kembalimu”. Sedangkan yang berhubungan dengan jaminan serta ancaman Alloh disebutkan dalam surat (14 Ibrahim :7)

وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ    

Artinya : Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.”

Begitu juga terdapat dalam surat 4 An-Nisa’:146

اِلَّا الَّذِيْنَ تَابُوْا وَاَصْلَحُوْا وَاعْتَصَمُوْا بِاللّٰهِ وَاَخْلَصُوْا دِيْنَهُمْ لِلّٰهِ فَاُولٰۤىِٕكَ مَعَ الْمُؤْمِنِيْنَۗ وَسَوْفَ يُؤْتِ اللّٰهُ الْمُؤْمِنِيْنَ اَجْرًا عَظِيْمًا ( 4- النساء - 146)

Artinya : Kecuali orang-orang yang bertobat dan memperbaiki diri dan berpegang teguh pada (agama) Allah dan dengan tulus ikhlas (menjalankan) agama mereka karena Allah. Maka mereka itu bersama-sama orang-orang yang beriman dan kelak Allah akan memberikan pahala yang besar kepada orang-orang yang beriman.

Sidang Jum’at yang berbahagia, Jelas dan tegaslah sudah bahwa Alloh memerintahkan untuk bersyukur kepada-Nya dan kepada makhluq yang semestinya disyukuri, maka dari itu kita harus mengetahui apa itu syukur. Syukur adalah : صَرْفُ الِنّعَم ِفيْمَا يَرْضَى ِبهِ الْمُنْعِمُ  artinya ; “Menggunakan nikmat ditempat yang diridloi oleh yang memberikan nikmat.”
Lengkapnya syukur adalah: Pertama; menyadari kepada yang memberikan nikmat. Sebab jika tidak menyadari maka tidak mungkin dapat mensyukuri. Kedua; mengunakan nikmat ke arah yang diridloi oleh yang memberikan nikmat.
Hadirin yang berbahagia, Kita menyadari bahwa Alloh SWT selalu memberikan nikmat yang tidak ada putus-putusnya, baik itu nikmat ijad ataupun nikmat imdad. Dengan begini kita menyadari kepada yang memberi nikmat yaitu Alloh. Kemudian kita harus mengetahui apa maksud dan tujuan Alloh memberi nikmat? Secara umum Alloh menjadikan jin dan manusia tidak lain hanyalah supaya mengabdikan diri kepada Alloh. Alloh berfirman : 

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ ( 51- الذاريات: 56)

Artinya : “Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.” 

Dan semua makhluq di langit dan di bumi hanyalah untuk manusia. Alloh berfirman Surat 45 Al-Jatsiyah Ayat 12:

اَللّٰهُ الَّذِيْ سَخَّرَ لَكُمُ الْبَحْرَ لِتَجْرِيَ الْفُلْكُ فِيْهِ بِاَمْرِهٖ وَلِتَبْتَغُوْا مِنْ فَضْلِهٖ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَۚ 

Artinya: “Allah-lah yang menundukkan lautan untukmu supaya kapal-kapal dapat berlayar padanya dengan seizin-Nya dan supaya kamu dapat mencari karunia-Nya dan mudah-mudahan kamu bersyukur.”

Dengan dasar kedua ayat tersebut, maka dapat kita simpulkan bahwa kita melakukan apa saja dan menggunakan perantara makhluq apapun yang tidak maksiat harus kita niati mengabdikan diri kepada Alloh (Lillahi Ta’aala). Dengan begini kita sudah mengunakan nikmat sesuai dengan yang diharap oleh yang memberikan nikmat, dengan catatan di dalam kita bersyukur harus Billah (merasa bahwa Allah-lah yang menggerakkan syukur tersebut) bukan kemampuan kita.

Mohon maaf, Apabila tidak kita niati dengan Lillah dan didasari Billah, ketika menggunakan makhluq termasuk juga badan kita, maka tidak terhitung syukur.

Syukur kepada kedua orang tua, yaitu harus menyadari bahwa kedua orang tua telah banyak memberikan jasa kepada kita (putra-putri mereka) dan harus mengetahui apa yang menjadi kehendak dan harapan mereka. 

Seumpama diberi sepeda untuk bersekolah maka digunakan untuk sekolah, secara umum kehendak dan harapan kedua orang tua putra-putri mereka menjadi orang yang taat kepada Allah dan Rasulnya dan jadilah mereka orang yang shalih dan shalihah. 

Demikianlah orang yang selalu Lilah-Billah, sedangkan orang yang thalih dan thalihah mereka yang selalu Linnafsi Binnafsi, yaitu segala perbuatannya selalu menuruti hawa nafsunya, artinya tidak melaksanakan perintah Alloh.

Mohon maaf, Untuk mendapatkan gelar “syakir” dan “shalih shalihah” haruslah memerangi hawa nafsunya atau istilah lainnya “Mujahadah”. Dengan mujahadah akan mendapatkan hidayah kemudian dapat mengatasi hawa nafsunya yang selalu menghalangi syukur kita kepada Alloh. Firman Alloh Surat 7 Al-A’raf Ayat 17: 

ثُمَّ لَاٰتِيَنَّهُمْ مِّنْۢ بَيْنِ اَيْدِيْهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ اَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَاۤىِٕلِهِمْۗ وَلَا تَجِدُ اَكْثَرَهُمْ شٰكِرِيْنَ 

Artinya : kemudian pasti aku akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur.”

Ikhwani Rohimakumulloh, Karena sudah buntu, depan belakang, kanan kiri sudah diduduki oleh musuh yaitu nafsu dan iblis, sekarang tinggal dua jalan yang yang belum diduduki oleh nafsu dan iblis yaitu atas dan bawah. 

Atas tidak diduduki oleh iblis, karena atas adalah tempat khusus hubungan makhluq dengan sang kholiq. Adapun bawah, iblis dan nafsu tidak berani menempatinya karena sifat nafsu tidak mau di bawah – (takabbur hatinya terhadap tadzallul dan tawadhu’). 

Maka dari itu marilah kita manfaatkan dua jalan tersebut untuk keluar dari kepungan mereka, sehingga kita bisa bersyukur dan taat kepada Alloh. Cara kita menggunakan kesempatan ke atas adalah dengan memperbanyak ingat kepada Allah dan selalu sadar akan gerak gerik kita baik dhohir maupun bathin bahwa yang mengerakkan adalah Allah- (istilah Wahidiyah disebut pengeterapan Billah)- dan memperbanyak bacaan “Fafirruu Ilalloh”.

Cara menggunakan jurusan ke bawah adalah selalu merasa berdosa hina dina dan dholim, bodoh dan menjadi sumber dari segala dosa dan kedholiman, kebodohan dan merasa selalu mengkufuri nikmat Allah.

Semoga kita semua terbebas dari belenggu nafsu yang kejam. Amin. Apabila sampai mati kita belum bisa keluar dari belenggu nafsu, itu sangat menghawatirkan mati dalam keadaan su’ul khotimah- na’udzubillahi min dzalik.

Para hadirin semua, Marilah kita mensyukuri nikmat-nikmat dengan perilaku dan perkataan dan perbuatan.

بَارَكَ اللهُ لىِ وَلكَمُ فىِ الْقُرْأَنِ الْكَرِيْمِ وَغَفَرَ اللهُ لنَاَ وَلَكمُ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ اْلأَحْيَآءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ الَلَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنْ عِبَادَتِكَ الشَّاكِرِيْنَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلعَارِفِيْنَ وَالْمُحِبِّيْنَ وَالْمُرْضِيِيْنَ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ  الرّاَحِمِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالمَيِنَ.
اَقُوْلُ قَوْ لىِ هَذَا وَاَسْتَغْفِرُ الله َاْلعَظِيْمِ اِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

Itulah sedikit banyak penjelasan yang disusun dalam bentuk Khutbah Jum'at tentang Khutbah Jumat Tentang Syukur, Khutbah Jumat Tentang Syukur Pdf, Khutbah Jumat Tentang Syukur Dan Sabar, Khutbah Jumat Tentang Syukur Nu Online, Khutbah Jumat Tentang Syukur Nu, Khutbah Jumat Tentang Syukur Kepada Allah, Khutbah Jumat Tentang Bersyukur Kepada Allah, Khutbah Jumat Tentang Bersyukur Pdf, semoga bermanfaat.