√ Kedudukan Fungsi dan Peranan Sholawat Wahidiyah Bagi Kehidupan Ummat -->

Kedudukan Fungsi dan Peranan Sholawat Wahidiyah Bagi Kehidupan Ummat

Ibnu Rusyd
03 March 2021

Ad1

Ad2

Kedudukan, Fungsi dan Peranan Sholawat Wahidiyah Bagi Kehidupan Ummat - Pada bagian yang lalu telah kita bahas tentang pentingnya menjernihkan hati bagi pembinaan keselamatan dan kesejahteraan serta kebahagiaan hidup lahir batin jasmani dan rohani di dunia dan di akhirot. Dan telah kita peroleh kesimpulan yang jelas bahwa membaca Sholawat bagi Nabi Shallallaahu 'Alaihi Wasallam merupakan upaya yang berhasil guna positif bagi kejernihan hati, ketenangan batin dan ketentraman jiwa.

Disini akan kita lanjutkan pembahasan tentang fungsi, kedudukan dan peranan Sholawat bagi kehidupan ummat dalam pandangan Allah Subhanahu wa Ta'ala', sebagaimana berikut:

Kedudukan Dan Fungsi Sholawat

Ada beberapa kedudukan dan Fungsi Membaca Sholawat termasuk Sholawat Wahidiyah diantaranya : 

PERTAMA, Sholawat kepada Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam adalah satu-satunya amalan yang Allah sendiri dan para Malaikah-NYA juga melakukannya, disamping memerintahkan kepada para hambanya yang mukmin untuk melakukannya, sebagaimana dalam Al Qur'an Surat Al Ahdzb Ayat : 56 :

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

Artinya kurang lebih : "Sesungguhnya Allah dan para Malaikah-NYA bershola-wat kepada Nabi ; wahai orang-orang yang beriman, bacalah sholawat dan sampaikan salam sebaik-baiknya kepada-Nya".

Sholawat Allah kepada Nabi Shallallaahu 'Alaihi Wasallam berupa penambahan rahmat dan kemulyaan Nabi Shallallaahu 'Alaihi Wasallam disisi Allah. Sedangkan yang kepada yang selain Nabi Shallallaahu 'Alaihi Wasallam berupa rahmat dan ampunan. Adapun sholawatnya Malaikah kepada Nabi Shollallaahu 'Alaihi Wasallam berupa do'a permohonan rahmat dan ta'dhim (kemuliaan). 

Sedangkan sholawatnya Malaikah kepada selain Nabi Shollallaahu 'Alaihi Wasallam berupa do'a permohonan rahmat dan maghfirah (ampunan) bagi yang bersangkutan. Sholawatnya ummat berupa penghormatan, ikroman, ta'dhiiman wa mahabbatan dan permohonan rahmat kebesaran/kemuliaan bagi Nabi shollallaahu 'alaihi wasallam.

KE-DUA, Perintah Alloh tersebut direalisir oleh Nabi Shollalloohu 'Alaihi Wasallam dengan berbagai sabda Hadits yang juga tegas-tegas memerintahkan para ummat untuk membaca sholawat dan disana sini diterangkan kebaikan atau fadilah atau faedah membaca sholawat, antara lain :

لَا تَجْعَلُوْا قَبْرِىْ عِيْدًا, وَصَلُّوْا عَلَىَّ فَاِنَّ صَلَاتَكُمْ تَبْلُغُنِى حَيْثُمَا كُنْتُمْ (رواه أبو داود عن أبى هريرة, باسناد صحيح)

Artinya : "Janganlah kamu sekalian menjadikan kuburku sebagai tempat perziarahan hari raya, dan bacalah sholawat kepada-Ku, maka sesungguhnya do'a sholawat kamu sekalian sampai kepada-Ku dimanapun kamu sekalian berada."

KE-TIGA, Sholawat merupakan amalan ( Sunnah dalam Islam) yang mutlak diterima oleh Alloh SOT. Mutlak diteri-ma, artinya tanpa ada persyaratan-persyaratan tertentu seperti pada amalan-amalan sunnah yang lain.

Sabda Nabi Shollallohu 'alaihi wasallam :

عُرِضَتْ عَلَىَّ أَعْمَالُ أُمَّتِى فَوَجَدْتُ مِنْهَا اْلمَقْبُوْلُ وَاْلمَرْدُوْدُ اِلَّا اَلصَّلَاةَ عَلَىَّ (سعادة الدارين: 33)

Artinya : "Diperlihatkan kepadaku semua amal-amal Umat-Ku, maka kudapati dari amal-amal tersebut ada yang dite-rima dan ada yang ditolak terkecuali do'a sholawat kepada-Ku"(Sa'adatud Darsini Hal. 33).

KE-EMPAT, Sholawat sudah termasuk dzikir kepada Allah disamping dzikir atau ingat kepada Nabi Shollallaahu 'Alaihi Wasallam.

قال صلى الله عليه وسلم: مَن ذَكَرَتِى فَقَدْ ذَكَرَ اللَّهَ وَمَنْ أَحَبَّنِى فَقَدْ أَحَبَّ اللَّهَ وَ الْمُصَلِّى عَلَىَّ نَاطِقٌ بِذِكْرِ اللَّهِ (سعادة الدارين: 512) 

Artinya : "Barang siapa menyebut nama-Ku (dzikir/ingat kepada-Ku) maka sesungguhnya termasuk dzikir/ingat kepada Alloh, dan barang siapa cinta kepada-Ku, maka sungguh ia termasuk cinta kepada Alloh, dan orang yang membaca sholawat kepada-Ku, ia mengucap dzikir Alloh."

KE-LIMASholawat  berfungsi   sebagai   istighfar mohon ampunan kepada Allah.

قال صلى الله عليه وسلم: أكثروا من الصلاة على فان صلاتكم مغفرة لذنوبكم واطلبوا لى الوسيلة و الدرجة الرفيعة, فان وسيلق عند ربى شفاعة لكم (رواه ابن عساكر عن على كرم الله وجهه)

Artinya : "Perbanyaklah membaca sholawat kepada-Ku, maka sesungguhnya bacaanmu sholawat itu menjadikan dosa-dosamu diampuni, dan berusahalah untuk-Ku wasilah dan deraiad tinggi, maka sesungguhnya wasi-lah-Ku disisi Tuhan-Ku. itu menjadi syafa'at bagi kamu sekalian."

KE-ENAM, Sholawat   juga  berfungsi  sebagai  alat berkomunikasi kepada Rasuulullah Shollalloohu 'alaihi.Wasallam.

قال صلى الله عليه وسلم: حيثما كنتم فصلوا على فان صلاتكم على تبلغنى (رواه الطبرانى و أبو يعلى عن حسن بن علي)

Artinya : "Dimanapun kamu sekalian berada, naka bacalah sholawat kepada-Ku, maka sesungguhnya sholawat kamu sekalian bisa sampai kepada-Ku."

KE-TUJUH, Sholawat merupakan  satu-satunya  amalan  yang diberi imbalan rahmat dari Alloh sepuluh kali lipat.

قال صلى الله عليه وسلم: من صلى علي صلاة صلى الله عليه عشرا (رواه مسلم)

Artinya : "Barang siapa membaca sholawat kepada-Ku satu kali, Alloh memberi imbalan balasan sholawat (rahmat dan maghfirah) kepadanya sepuluh kali lipat."

PERANAN SHOLAWAT

Adapun Peranan Membaca Sholawat Kepada beliau Rosulillah Sholallohu 'Alaihi Wasallam banyak sekali, diantaranya sebagai berikut:

PERTAMA, Membersihkan hati dari kotoran hati yang sudah berkarat.

قال صلى الله عليه وسلم:وطهارة قلوب المؤمنين عن الصدا وغسلها الصلاة على

Artinya : "Sesunguhnya pembasuh dan pencuci hati orang-orang mukmin dari kotoran hati yang sudah berkarat (dosa-dosa) adalah membaca sholawat kepada-Ku."

KE-DUA, Sholawat berperan sebagai pelepas dari pembuka jalan keluar dari kesulitan dan kerupekan atau kesusahan.

قال صلى الله عليه وسلم: من عسر عليه شىء فليكثر من الصلاة على فانها تحل العقد وتكشف الكرب (رواه الطبرانى)

Artinya : "Barang siapa mengalami kesulitan sesuatu, maka perbanyaklah membaca sholawat kepada-Ku. Maka se¬sungguhnya sholawat itu melepaskan segala kesulitan dan membuka jalan keluar dari segala kesusahan". (dalam segala bidang).

KE-TIGA, Sholawat dapat membawa pembacanya wushul-sadar kepada Alloh Wa Rosuulihi Shollalloohu 'Alaihi Wasallam tanpa guru.

Kedudukan Fungsi dan Peranan Sholawat Wahidiyah Bagi Kehidupan Ummat


Artinya : "Secara umum maka sholawat kepada Nabi shollalloohu 'alaihi wasallam mengantarkan wushul kepada Alloh tanpa Syekh/Guru. Oleh karena Guru dan Sanad di-dalam sholawat adalah shoohibus-sholawat (yakni Rosuulullah Shollalloohu 'Alaihi Wasallam sendiri), oleh karena sholawat itu diperlihatkan kepada Nabi Shollalloohu 'Alaihi Wasallam dan Alloh memberi sholawat atau rahmat kepada si pembaca sholawat. Berbeda dengan amalan selain sholawat dari bermacam macam dzikir, maka tidak boleh tidak di dalam dzikir harus ada Guru Mursyid yang 'Arif Billah. Jika tidak, tentu tergoda oleh setan dan orang yang berdzikir tidak memperoleh manfaat dari dzi-kirnya".

KE-EMPAT, Menjadi sebab diterimanya do'a-do'a kepada Alloh SWT.

قال صلى الله عليه وسلم: الدعاء كله محجوب حتى يكون أوله ثناء على الله عز وجل وصلاة على النبى صلى الله عليه وسلم ثم يدعو فيستجاب لدعائه (رواه النسائى عن عبد الله بن بسر)
Artinya : "Segala do'a itu terhalang (mahjub) sehingga permu-laannya berupa pujian kepada Alloh dan sholawat kepada Nabi shollalloohu 'alaihi wasallam, kemudian berdo'a maka do'anya diijabahi."

KE-LIMA, Pembacanya diangkat derajatnya seouluh tingkatan.

قال النبى صلى الله عليه وسلم: ان جبريل أتانى فقال : من صلى الله عليك واحدة صلى الله عليه عشرا ورفعه عشر درجات. (أخرجه البخارى عن أنس بن مالك) 
Artinya : "Sesungguhnya Malaikah Jibril telah datang kepada-Ku kemudian berkata : "Barang siapa membaca sholawat kepada-Ku satu kali, maka Alloh memberi shola-wat/rahmat kepadanya sepuluh kali dan mengangkat derajatnya sepuluh tingkatan."

KE-ENAM, Mendekatkan    pembacanya    berhubungan    dengan Nabi Shollalloohu 'Alaihi Wasallam.

قال صلى الله عليه وسلم: ان أقربكم منى فى كل موطن أكثركم علي صلاة فى الدنيا. (رواه البيهقى عن أنس)
Artinya : "Sesungguhnya yang paling dekat diantara kamu seka¬lian kepada-Ku dalam setiap tempat adalah yang paling banyak membacanya sholawat kepada-Ku di dunia".

KE-TUJUH, Mengangkat   derajat .pembacanya    sehingga mempunyai kedudukan   yang   dekat   dengan   Rosuululloh Sholalloohu 'Alaihi Wasallam.

قال صلى الله عليه وسلم: فمن كان أكثرهم على صلاة كان أقربهم منى منزلة (رواه البيهقى عن أبى أمامة)

Artinya : "Barang siapa yang paling banyak membaca sholawat kepada-Ku, maka dialah yang paling dekat kepada-Ku kedudukannya."

KE-DELAPAN, Sholawat kepada Nabi shollalloohu 'alaihi wasallam akan menjadi nur cahaya penerang perjalanan di jem-batan / shirootal mustaqiim.

قال النبى صلى الله عليه وسلم: الصلاة علي نور على الصراط (أخرجه ابن شاهين عن أبى هريرة)

KE-SEMBILAN, Menghasilkan kemuliaan yang besar bagi pembacanya pada saat menghadapi sakarotul maut oleh karena dihadiri oleh Rosuululloh SAW.

ان من كان شأنه كثرة الصلاة على النبى صلى الله عليه وسلم يحصل له الشرف الأكبر لكونه صلى الله عليه وسلم يحضره عند سكرات الموت (سعادة الدارين ص 517)

Artinya : "Barang siapa keadaan ketika hidupnya memporbanyak membaca sholawat kepada Nabi shollalloohu 'alaihi wasallam, maka ia berhasil memperoleh kemuliaan/ kehormatan yang besar oleh karena Rosuululloh shollalloohu 'alaihi wasallam hadir di hadapannya ketika ia menghadapi sakarotul maut." (Sa'adatud-Daarain hal 517).

KE-SEPULUH, Tercetaknya  pribadi Rosululloh SAW di dalam hati yang membaca sholawat :

ومن أعظم فائدتها انطباع صورته صلى الله عليه وسلم على قلب المصلى (سعادة الدارين: 506)

Artinya : "Setengah dari pada faedah membaca sholawat yang paling besar adalah tercetaknya shurah (pribadi) Rosululloh SAW di dalam hati si pembaca sholawat". (Sa'adatud Daroini Hal. 106).

Al Faatihah ... 1 x
Yaa Syafi'al kholqish-sholaatu wassalaam .... dst. 3 x
Yaa Sayyidii yaa Rosuulallooh .. 7 x
Yaa Ayyuhal Ghoutsu salaamullooh ... dst. 3 x
Al Faatihah ..... 1 x

Itulah penjelasan tentang Kedudukan, Fungsi dan Peranan Sholawat Wahidiyah Bagi Kehidupan Ummat, semoga kita bisa istiqomah membaca sholawat apa saja, khususnya Sholawat Wahidiyah.