√ Menangis Pada Waktu Orang Bermujahadah Sholawat Wahidiyah -->

Menangis Pada Waktu Orang Bermujahadah Sholawat Wahidiyah

Ibnu Rusyd
11 February 2021

Ad1

Ad2

Menangis Karena Allah


Seperti apakah menangis karena Allah atau Keutamaan Menangis Karena Allah, Gambar Menangis Karena Allah, Menangis Karena Mengingat Allah, Menangis Karena Kebesaran Allah, Menangis Takut Karena Allah, 7 Keutamaan Menangis Karena Allah, Menangis Karena Rindu Kepada Allah, Menangis Karena Takut Kepada Allah SWT. atau tepatnya tentang Perihal Menangis Pada Waktu Orang Bermujahadah Sholawat Wahidiyah.


Sebagaimana dalam Piagam Keputusan Ngadiluwih yang salah satu masalah yang telah disepakati yaitu Menangis Pada Waktu Orang Bermujahadah Sholawat Wahidiyah semoga bisa memberikan penjelasan yang jelas tentang hal itu, sebagi beirkut:


Menangis Pada Waktu Orang Bermujahadah Sholawat Wahidiyah


Menangis ketika seseorang bertaubat, ketika mendengar atau membaca Al Qur'an atau mendengarkan pengajian atau ketika bermujahadah Sholawat Wahidiyah dengan tak pandang tempat dan waktu dengan suara keras sekalipun, adalah perintah agama.


Menangis Dalam Pandangan Al Qur'an


Sebagaimana dalam Al Qur'an Surat Maryam Ayat 58:


اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ اَنْعَمَ اللّٰهُ عَلَيْهِمْ مِّنَ النَّبِيّٖنَ مِنْ ذُرِّيَّةِ اٰدَمَ وَمِمَّنْ حَمَلْنَا مَعَ نُوْحٍۖ وَّمِنْ ذُرِّيَّةِ اِبْرٰهِيْمَ وَاِسْرَاۤءِيْلَ وَمِمَّنْ هَدَيْنَا وَاجْتَبَيْنَاۗ اِذَا تُتْلٰى عَلَيْهِمْ اٰيٰتُ الرَّحْمٰنِ خَرُّوْا سُجَّدًا وَّبُكِيًّا


Artinya : "Mereka itulah orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu dari (golongan) para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang yang Kami bawa (dalam kapal) bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil (Yakub) dan dari orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pengasih kepada mereka, maka mereka tunduk sujud dan menangis". (Surat 19: Surat Maryam Ayat 58)


Menangis Pandangan para Ulama'


Hadist Nabi yang ditulis dalam Kitab Majalisus Saniyah halaman 85 :


عن أبى نجيح العرباض بن سارية رضى الله عنه قال: وعظنا رسول الله صلى الله عليه وسلم موعظة و جلت منها القلوب وذرفت منها العيون .. الحديث (المجالس السنية : 58)


Keterangan dalam Kitab Jami'ul Usul halam 146:


وصح عن يعض الصحابة الصعق وكثرة التأوه والبكاء الشديد والاضطراب والضرب على الأرض وأمثال ذلك. جمع الأصول: 146


Majalisus Saniyah halaman 85:


ان ينبغى للعالم أن يعظ أصحابه ويذكرهم بما ينفعهم فى دينهم ودنياهم لا يقتصرلهم على مجرد الأحكام الخ (المجالس السنية: 85)


وفى الخبر: اذا استبكت الاصوات واختلفت اللغات وأشار الخلق بالأكف الى السموات واشتد البكاء وعلا النداء وظهر الجنين واشتد الأنين وانهملت العيون بأبلغ العيرات وأخلصوا التوبة من سوء الموبقات اطلع الله جل جلاله فيقول: يا ملائكتى انى أشوق الى دعائهم من الظمان الى الماء البرد. (المجالس السنية: 85)


Hadist Riwayat Al Baihaqi dari Umar bahwa Nabi Muhammad Sholallohu 'Alaihi Wasallam bersabda:


وقال صلى الله عليه وسلم: عمل السر أفضل من عمل العلانية أفضل لمن أراد الاقتداء. رواه البيهقى عن ابن عمر



Hadist Riwayat Al Baihaqi dari Abi Darda' bahwa Nabi Muhammad Sholallohu 'Alaihi Wasallam bersabda:


وقال صلى الله عليه وسلم: ان عمل السر يضاعف على عمل العلانية سبعين ضعفا ويضاعف عمل العلانية اذا استن به على عمل السر بسبعين ضعفا. رواه البيهقى عن أبى الدرداء


Ihya' Ulumuddin Jus 1 halaman 251


ومر صلى الله عليه وسلم على أبى بكر رضى الله عنه ويخافت. فسأله عن ذلك, فقال: ان الذى أناجيه هو يسمعنى. ومر على عمر رضى الله عنه وهو يجهر فسأله عن ذلك, فقال: أوقظ الوسنان وأزجر الشيطان, فقال صلى الله عليه وسلم: كلكم قد أحسن وأصاب. احياء جزء أول: 251


Artinya : "Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para Nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Isroil, dan dari orang-orang yang telah kami beri petunjuk dan telah kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah yang Maha Pemurah kepada mereka, mereka menyungkur dan bersujud sambil menangis."


Hadist nabi yang diriwayatkan oleh Abu Dawuda :


يأيها الناس ابكوا, فان لم تبكوا فتباكوا. رواه أبو داود


Artinya : "Wahai para manusia, menangislah kamu sekalian, dan jika tidak bisa menangis, usahakan bisa menangis!!".


Hadist Nabi Riwayat Thobroni dari Anas:


Menangis Pada Waktu Orang Bermujahadah Sholawat Wahidiyah

عَيْنَانِ لَاتَرَيَانِ النَّارِ, عَيْنٌ بَكَتْ مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ, وَعَيْنٌ بَاتَتْ تَكْلَأُ فِى سَبِيْلِ اللَّهِ. رَوَاهُ الطَّبْرَانِى عَنْ أَنَسٍ


Artinya : "Dua jenis mata yang tidak akan disentuh api neraka ; Mata yang menangis dan gemetar oleh takutnya kepada Allah, dan mata yang semalam-malam tidak tidur di dalam sabilillah".


Tertawa Waktu Bertaubat


Sebaliknya, orang yang tertawa pada waktu bertaubat atau mendengar cerita-cerita dari Al Qur'an dan tidak menangis, perbuatan itu dikecam oleh Allah. Dalam Surat An-Najam, Allah menyindir:


Surat An Nujum ayat 59-61


اَفَمِنْ هٰذَا الْحَدِيْثِ تَعْجَبُوْنَۙ وَتَضْحَكُوْنَ وَلَا تَبْكُوْنَۙ وَاَنْتُمْ سَامِدُوْنَ


Artinya : "Maka apakah kamu merasa heran terhadap pemberitaan ini?, dan kamu tertawakan dan tidak menangis, sedang kamu lengah (darinya).


Dalam Kitab Ihya' Ulumuddin 68 diterangkan: 


قال علي رضى الله عنه: اذا سمعتم العلم فاكظموا عليه ولا تخلطوه بهزل فتمجه القلوب: احياء أول: 67


Majalisus Saniyah halaman 37


وفى الخبر مرفوعا: ان الرجل ليتكلم بالكلمة ما يريد بها الا أن يضحك القوم يهوى بها بعد ما بين السماء والأرض. المجالس السنية: 37 


Artinya : "Maka apabila kamu merasa heran dengan berita ini? Dan kamu mentertawakan dan tidak menangis?. Sedangkan kamu mengingkarinya?.


Dalam sebuah hadist Nabi :


من أذنب وهو يضحك دخل النار وهو يبكى. رواه أبو نعيم عن ابن عباس


Artinya : "Barang siapa berbuat dosa dan dia tertawa, dia akan masuk neraka sambil menangis".


جمود العين من قسوة القلب, وقسوة القلب من كثرة الذنوب - جامع الأصول


Artinya : "Mata yang mebandel tidak bisa menangis adalah disebabkan dari hati yang keras. Dan hati yang keras disebabkan dari banyaknya dosa".


Sebab Menangis


Adapun yang menyebabkan menangis ada dua perkara : 


والجالب للبكاء شيئان: الخوف من الله والندم على ما سلف من التفريط والتقصير, وأعظم سببه المحبة. جامع الاصول : 184


Itulah Perihal Menangis Pada Waktu Orang Bermujahadah Sholawat Wahidiyah yang telah disepakati bersama dalam Piagam Ngadiluwih setidaknya di dalamnya menjelaskan menangis karena Allah atau Keutamaan Menangis Karena Allah, Gambar Menangis Karena Allah, Menangis Karena Mengingat Allah, Menangis Karena Kebesaran Allah, Menangis Takut Karena Allah, 7 Keutamaan Menangis Karena Allah, Menangis Karena Rindu Kepada Allah, Menangis Karena Takut Kepada Allah SWT.