√ Dasar Hukum Membaca Sholawat -->

Islam

Dasar Hukum Membaca Sholawat

Ibnu Rusyd
Monday, August 31, 2020

Ad1

Ad2

Dasar Membaca Sholawat 

Dasar Hukum Membaca Sholawat - Siapa yang belum tahu Dasar Hukum Membaca Sholawat atau Shalawat, tentunya para Pecinta Sholawat sedikit banyak tau Dasar Hukum Membaca Sholawat, Sholawat apa saja, tentunya tidak lepas dari Dasr Hukumnya.

Dalam kesempatan kali ini, akan sedikit banyak menjelaskan apa itu Dasar Hukum Membaca Sholawat atau Dasar membaca Sholawat.

Dasar Hukum Membaca Sholawat Nabi

Dasar mengamalkan atau membaca Sholawat kepada Baginda Nabi kita Muhammad  atau membaca sholawat Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam adalah firman ALLOH dalam Surat  Al-Ahzab, ayat 56 :

إِنَّ اللهَ وَمَلآ ئِكَـتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يـَآأ َيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّـمُوْا تَسْلِيْمًا ( 33- الأحزاب :56)

Artinya kurang lebih : “Sesungguhnya ALLOH dan para Malaikat-Nya membaca Sholawat kepada Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam; Wahai orang-orang yang beriman bacalah Sholawat dan sampaikan salam sebaik-baiknya kepadanya (QS. 33 Al-Ahzab, 56).

Dasar Hukum Membaca Sholawat

Sholawat Dari Allah SWT Kepada Nabi

Sholawat dari ALLAH Shubhanahu Wa Ta'ala kepada Baginda Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam berupa penambahan rohmat dan kemuliaan (rohmat ta’dhim). Sedangkan yang kepada selain Baginda Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam berupa rohmat dan maghfiroh (kasih sayang dan ampunan).

Sholawat Para Malaikat Kepada Nabi

Adapun Sholawat para Malaikat yang kepada Baginda Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam berupa permohonan rohmat dan kemuliaan kepada ALLOH bagi Baginda Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam, dan yang kepada selain Baginda Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam berupa permohonan rohmat dan maghfiroh.

Dasar Hukum Membaca Sholawat Nabi

Mengenai kedudukan hukumnya membaca Sholawat, ada beberapa pendapat dari para Ulama : 

ada yang mengatakan wajib bil ijmal
ada yang mengatakan wajib satu kali semasa hidup, dan 
ada yang berpendapat sunnah

Pendapat yang paling masyhur adalah sunnah muakkadah. Akan tetapi membaca Sholawat pada tahiyyat akhir dalam sholat hukumnya wajib oleh karena sudah menjadi sebagai rukunnya sholat.

Sebab Membaca Sholawat Kewajiban Moral Tiap Mukmin

Bagi kita para Pecinta membaca sholawat termasuk para pengamal Sholawat Wahidiyah dan pada umumnya kita kaum mukminin dan kaum muslimin, disamping memperhatikan pendapat para Ulama tentang kedudukan hukum membaca Sholawat Nabi Muhammad Sholallohu 'Alaihi Wasallam, yang lebih penting lagi adalah menyadari dengan konsekwen bahwa membaca Sholawat kepada Baginda Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam merupakan kewajiban moral dan keharusan budi nurani tiap-tiap manusia lebih-lebih kita kaum mukminin, Sebab :

Pertama ; kita diperintah membaca sholawat seperti ayat Surat  Al-Ahzab, ayat 56

Ke dua ; kita semua berhutang budi kepada Baginda Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam yang tidak terhitung banyak dan besarnya dhohiron wa bathinan syar’an wa haqiqatan.

Ke tiga ; faedah dan manfa’at bacaan Sholawat kembali kepada yang membaca. 

Bahkan disamping pembaca sendiri, keluarga, masyarakatnya dan makhluq-makhluq lain juga ikut merasakan manfaat dan barokahnya bacaan sholawat. 

Manfaat dan barokah yang luas sekali, baik untuk kepentingan di dunia maupun di akhirot. Manfaat lahir dan manfaat batin, manfaat materiil dan manfaat sepiritual. 

Junjungan kita Nabi Besar Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam sendiri tidak berkepentingan dan tidak tergantung kepada bacaan Sholawat dari ummat. Adanya perintah membaca Sholawat, justru manfaatnya kembali kepada ummat sendiri, untuk mengangkat derajat, untuk meningkatkan iman, taqwa dan mahabbah-nya kepada ALLOH WA ROSUULIHI Shallallahu 'Alaihi Wasallam.

Itulah Sedikit penjelasan tentang Dasar Hukum Membaca Sholawat atau dasar membaca Sholawat, Dasar membaca Shalawat Nabi Muhammad Sholallohu 'Alaihi Wasallam.