√ Niat Zakat Fitrah Untuk Keluarga dan Diri Sendiri

Islam

Niat Zakat Fitrah Untuk Keluarga dan Diri Sendiri

Ibnu Rusyd
Tuesday, May 12, 2020

Ad1

Ad2

Niat Zakat Fitrah Untuk Keluarga Dan Diri Sendiri Apakah Sama

Niat Zakat Fitrah Untuk Istri Dan Diri Sendiri - Niat sangatlah penting dalam melakukan suatu perkara yang tentunya tidak bertentangan dengan Syari'at Islam, apalagi Niat Zakat Fitrah Untuk Keluarga dan Diri Sendiri serta niat ibadah yang lain.

Niat Zakat Fitrah

Coba kita lihat, bahwa salah satu syarat yang prinsip dalam menjalankan ibadah adalah harus disertai dengan niat di dalam pelaksanaannya. Yaitu niat beribadah lebih-lebih niat Zakat Fitrah Untuk Keluarga dan Diri Sendiri, jika tidak disertai niat beribadah, apapun macamnya perbuatan, perbuatan taat sekalipun, amal perbuatan tersebut tidak dicatat sebagai ibadah. Dan jika tidak tercatat sebagai ibadah, sekalipun berupa sholat, berarti menjadi maksiat dan merupakan dosa. 

Niat Zakat Fitrah Untuk Keluarga dan Diri Sendiri

Sabda Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam menegaskan hal niat ini sebagai berikut :

Yang artinya lebih kurang : “Sesungguhnya segala amal perbuatan itu ditentukan (tergantung / dinilai) menurut niatnya; dan sesungguhnya bagi seseorang itu tergantung pada apa yang ia niatkan ….” (Riwayat Bukhari, Muslim dan lainnya dari Umar Ibnul Khattab Radiyallohu ‘anhumaa)

Niat itu letaknya di dalam hati, hal ini kelihatannya seperti sesuatu yang sepele (mudah) akan tetapi menentukan sekali. Jika tidak kebetulan, artinya kurang mendapat perhatian dan kurang tepat penerapannya, bisa menghancurkan bangunan ibadah secara keseluruhan.

Bertitik tolak dari firman ALLAH dalam surat Adz-Dzariyat ayat 56 dan hadits shahih tersebut di atas, Hadratul Mukarrom Asy Syakh Romo Kyai Haji Abdoel Madjid Ma’roef, Muallif Sholawat Wahidiyah memberikan bimbingan praktis di dalam pelaksanaan niat ibadah sebagai realisasi dari “Liya’buduuni” tersebut, yaitu dengan melatih dan membiasakan hati menerapkan “LILLAH”. Maka dalam kesempatan kali ini perlu diperhatikan bagaimana niat Zakat Fitrah sesuai Syari'at Islam dan didasari Lillah Semata-mata karena Allah.

Zakat Fitrah 

Zakat fitrah sebagaimana dalam hadist Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam yang bahawa : 

“Zakat fitrah itu hukumnya fardu bagi setiap muslim, baik yang merdeka maupun sahaya, laki-laki maupun perempuan (yang sudah dewasa dan anak-anak). Setiap orang satu sho' kurma atau satu Sho’ Sa’ir (beras)”. (H.R. Daruqutni dan Baihaqy dari ibni Umar).

Dalam hadist bahwa Rasulullah SAW bersabda 

Niat Zakat Fitrah Untuk Keluarga dan Diri Sendiri

"Rasulullah SAW mewajibkan Zakat fitrah sebagai pencuci bagi yang berpuasa dari perbuatan yang tidak ada gunanya dan perkataan yang kotor, dan untuk memberi makan terhadap orang-orang miskin. Barang siapa memberikan zakat fitrahnya sebelum shalat ‘id maka zakatnya akan diterima, dan barangsiapa memberikannya sesudah shalat ‘id (tanpa ada udzur) maka pemberiannya jadi sodaqoh biasa”. (H.R. Daroquthny dan Baihaqy dari Ibnu ‘Abbas R.a).

Kadar (takaran) Zakat Fitrah yang wajib dikeluarkan adalah 1 (satu) sha’ atau empat mud berupa bahan makanan pokok, seperti beras, gandum, kurma dan lain-lain yang berlaku secara umum di daerah tempat tinggal muzakki.

Sha’ adalah nama suatu takaran dan ketika diganti dengan timbangan gram, di kalangan Ulama Indonesia terdapat perbedaan pendapat, antara lain: 

1 sha’ beras sama dengan 2,4 kg (dibulatkan menjadi 2,5 Kg), 
1 sha’ beras sama dengan 2,7 kg dan 
1 sha’ beras sama dengan 3 kg. 

(silakan pilih, memilih yang sedang atau yang terbanyak lebih baik.

Zakat fitrah boleh dibayar dengan uang (qimah) seukuran dengan harga beras 1 sha’ di atas. (Fatwa MUI Nomor : 19/Kep/MUI-SU/VII/2008). Itulah sedikit pengertian tentang Zakat Fitrah yang selalu kita lakukan setiap satu tahun satu kali.

Cara Menyerahkan Zakat Fitrah dan Niatnya :

Cara menyerahkan Zakat Fitrah 

Setelah beras atau uang yang akan dibuat zakat Fitrah sudah siap sebaiknya berdoa atau dimujahadahi lebih dulu dengan doa atau Mujahadah dengan bilangan apa saja, minimal dalam wahidiyah tasyafu’ dan istighotsah. Doa atau Mujahadah ini bisa dilaksanakan sendiri atau bersama dengan penerima zakat Fitrah.

Sebelum berniat zakat fitrah menata hati dengan membaca :

(1) Basmalah 1 kali 
(2) Doa (Doa apa saja) atau Yaa Sayyidii Yaa Rosulalloh 3 kali, dan 
(3) Fafirruu Ilalloh 3 kali.

Berniat dalam hati dan dibantu dengan ucapan lisan.

Berikut Niat Zakat Fitrah :

Niat Zakat Fitrah Untuk Diri Sendiri 

Niat Zakat Fitrah Untuk Diri Sendiri tentunya sudah sering kita ketahui bagaimana lafadznya dan caranya dalam berniat Zakat Fitrah yang benar, sesuai yang dituntunkan oleh Beliau Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam.

Niat Zakat Fitrah Untuk Diri Sendiri

Niat Zakat Fitrah Untuk Diri Sendiri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

“NAWAYTU AN UKHRIJA ZAKAATAL FITHRI AN-NAFSI FARDHOL LILLAAHI TA'AALAA”

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah, untuk diriku semata-mata hanya karena Allah Ta’la.

Niat Zakat Fitrah Untuk Keluarga diantaranya : 

Niat Zakat Fitrah Untuk istrinya

Niat Zakat Fitrah Untuk istrinya

ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ زَوْجَتِى ..... ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

“NAWAYTU AN UKHRIJA ZAKAATAL FITHRI AN ZAUJATII …….. (sebut namanya) FARDHOL LILLAAHI TA'AALAA”

"Aku berniat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku ………. (sebut namanya) fardhu karena Allah Ta’ala".

Niat Zakat Fitrah Untuk Anak Laki-Laki

Niat Zakat Fitrah Untuk Anak Laki-Laki

ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْابْنِى ..... ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

“NAWAYTU AN UKHRIJA ZAKAATAL FITHRI „AN IBNI ……… (sebut namanya) FARDHOL LILLAAHI TA'AALAA”

"Aku berniat mengeluarkan zakat fitrah untuk anakku ……. (sebut namanya) fardhu karena Allah Ta’ala".

Niat Zakat Fitrah Untuk Anak Perempuan

Niat Zakat Fitrah Untuk Anak Perempuan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ بِنْتِى ..... ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

“NAWAYTU AN UKHRIJA ZAKAATAL FITHRI AN BINTI ……… (sebut namanya) FARDHOL LILLAAHI TA'AALAA”

"Aku berniat mengeluarkan zakat fitrah untuk anakku ……. (sebut namanya) fardhu karena Allah Ta’ala".

Niat Zakat Fitrah Untuk Orang Lain

ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ..... ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

“NAWAYTU AN UKHRIJA ZAKAATAL FITHRI AN ..... FARDHOL LILLAAHI TA'AALAA”

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah, untuk ...(Fulan).. semata-mata hanya karena Allah Ta’la".

Tanda titik-titik untuk disesuaikan siapa yang akan dibantu untuk dikeluarkan zakat Fitrahnya semisal Fulan dan sebagainya.

Apabila beras atau uang yang dibuat zakat itu masih jadi satu (belum dipisah-pisah) maka niatnya dikumpulkan saja, menjadi:

Niat Zakat Fitrah Untuk Keluarga dan Diri Sendiri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ وَزَوْجَتِى ... وَأَوْلََدِيْ ... و ... و ... ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

“NAWAYTU AN UKHRIJA ZAKAATAL FITHRI AN NANFSII WAZAJATII ……. WA-AULAADII ….., ………, dan ….. (sebut namanya) FARDHOL LILLAAHI TA'AALAA”

"Aku berniat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, istriku ………………., anak-anaku …..,……… dan ……. (sebut namanya) fardhu karena Alloh Ta’ala".

Yang diwajibkan dalam niat adalah tujuan dalam hati mengeluarkan zakat fitrah. Adapun mengucapkan niat itu untuk membantu niat dalam hati. Oleh karena itu jika tidak bisa mengucapkan niat dengan bahasa Arab atau mungkin tidak mengerti maksudnya maka ucapan niat cukup dengan bahasa Indonesia atau bahasa daerah masing-masing. 

Dengan ini, saat berniat supaya betul-betul dijiwai dalam hati. Jangan lupa dasarilah niat anda dengan Lillah-Billah, Lir-Rosul- Bir-Rosul, dan seterusnya.

Penerimaan Zakat Fitrah 

Cara Penerimaan Zakat Fitrah sebagaimana berikut :

Ketika menerima langsung dari muzakki, hendaknya penerima menanyakan lebih dulu “apakah sudah diniati atau belum?”. Kalau belum, penerima menuntun tata cara niat seperti penjelasan Niat Zakat Fitrah yang sudah kami jelaskan di atas. Kalau sudah diniati langsung diterima.

Pada saat menerima zakat sebaiknya penerima mengucapkan “Saya, menerima zakat anda (dan keluarga anda) yang diberikan kepada Amil Zakat Fitrah” dengan iringan do'a :

Doa Menerima Zakat Fitrah bagi Amil

أجَرَكَ اللهُ فِيْمَا أَعْطَيْتَ، وبَارَكَ فِيْمَا أبْقَيْتَ وَ جَعَلَهُ لَكَ طَهُوْرًا

“AAJARAKA LLOOHU FIIMAA A'THOYTA, WA BAARAKA FIIMA ABQAYTA WA JA'ALAHUU LAKA THAHUUROO”

“Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang kamu berikan, dan semoga Allah memberikan berkah atas harta yang kamu simpan dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu.”

Lebih lengkap lagi kalau ditambah do’a: Jazaa kumulloohu Khoirooti Wasa ’aadaatid Dun-yaa Wal Aakhiroh. Amiin

Alfatihah. Apabila memungkinkan dapat dilanjutkan dengan tasyafu’ dan istighotsah.

Itulah sedikit tentang Niat Zakat Fitrah Untuk Diri Sendiri, Niat Zakat Fitrah Untuk istrinya, Niat Zakat Fitrah Untuk Anak Laki-Laki, Niat Zakat Fitrah Untuk Anak Perempuan, Niat Zakat Fitrah Untuk Orang Lain, Niat Zakat Fitrah Untuk Keluarga dan Diri Sendiri semoga bermanfaat.