√ Cara Mengamalkan Sholawat Wahidiyah

Islam

Cara Mengamalkan Sholawat Wahidiyah

Ibnu Rusyd
Sunday, April 5, 2020

Ad1

Ad2

Cara Mengamalkan Sholawat Wahidiyah Pemula

Cara Mengamalkan Wahidiyah - Ada banyak cara untuk mengamalkan Sholawat Wahidiyah bagi anda yang belum mengamalkannnya, baik diamalkan sendiri maupun berjama'ah bisa sebagian dari Sholawat Wahidiyah maupun keseluruhan, boleh diamalkan oleh siapa saja tanpa pandang bulu diantaranya Orang Laki-Laki, Perempuan, Tua, Muda, dari Golongan dan Bangsa manapun juga tidak pandang bulu.

Berikut cara Mengamalkan Sholawat Wahidiyah

1. Diamalkan selama 40 (empat puluh) hari berturut-turut

Hal yang paling utama untuk mengamalkan Sholawat Wahidiyah Pemula, Sholawat Wahidiyah ini diamalkan selama 40 (empat puluh) hari berturut-turut. 


Cara Mengamalkan Sholawat Wahidiyah
Cara Mengamalkan Sholawat Wahidiyah
Setiap hari paling sedikit menurut bilangan yang tertulis di lembaran Sholawat Wahidiyah bagian belakang dalam sekali duduk (satu kali kesempatan). Boleh diamalkan Sholawat Wahidiyah ini pada waktu Pagi, Sore atau malam hari. Boleh juga delama 7 (tujuh) hari berturut-turut, namun bilangannya diperbanyak menjadi 10 (sepuluh) kali lipat.

Lembaran Sholawat Wahidiyah


Lembaran Sholawat Wahidiyah
Lembaran Sholawat Wahidiyah
2. Selesai 40 hari atau 7 hari, supaya diteruskan

Bilangan dalam mengamalkan Sholawat Wahidiyah bisa dikurangi sebagian atau seluruhnya, namun lebih utama jika diperbanyak. Dalam mengamalkannya Sholawat Wahidiyah boleh sendiri, akan tetap berjama'ah bersama keluarga, dan masyarakat sekampung sangat dianjurkan. 

Adapun Wanita yang sedang udzur bulanan cukup membaca sholawatnya saja tanpa membaca Surat Al Fatihah. Untuk bacaan FAFIRUU ILALLOH dan WAQUL JAA AL HAQQU WAZAHAQOL BAATHIN INNAL BAATILA KAANA ZAHUUQOO" boleh dibaca, sebab disini dimaksukan sebagai doa.

3. Bagi yang Belum Hafal Sholawat Wahidiyah

Bagi Pemula yang akan mengamalkan Sholawat Wahidiyah yang belum hafal sholawatnya boleh membaca Lembaran yang ada dalam Sholawat Wahidiyah. Dan bagi yang belum bisa membaca sselurunya Sholawat Wahidiyah, sambil mempelajari, boleh dan cukup membaca bagian mana yang sudah ia dapati lebih dahulu.

Yang paling gampang atau mudah dalam mengamalkan sholawat wahidiyah yaitu membaca Nidak "YAA SAYYIDII YAA ROSUULALLOH" diulang-ualng salama kira-kira sama waktunya dengan mengamalkan Sholawat Wahidiyah seluruhnya, yaitu kurang lebih 35 menit atau 30 Menit.

Jika itupun misalnya terpaksa belum mungkin, boleh berdiam saja selama waktu kurang lebih 35 menit atau 30 menit dengan memusatkan segenap perhatian, mengkonsentrasikan diri sekuat-kuatnya kepada Allah Shubhanahu Wa Ta'ala dan merasa seperti berada dihadapan Junjungan kita Nabi Besar Muhammad Sholallohu 'Alaihi Wasallam dengan lahir batin, yaitu dengan Ta'dhim (memuliakan) dan mahabbah (mencintai) setulus hati!.

4. Niat semata-mata beribadah Kepada Allah

Dalam mengamalkan amalan Sholawat Wahidiyah harus dengan Niat semata-mata beribadah kepada Allah Shubhanahu Wa Ta'ala dengan Ikhlas tanpa pamrih suatu apapun, baik pamrih Duniawi maupun pamrih Ukrowi. 

Contohnya supaya begini, supaya begitu, ingin pahala, ingin surga dan sebagainya. Harus sungguh-sungguh mulus, Ikhlas karena dan untuk Allah (Lillah).

Disamping niat semata-mata beribadah kepada Allah Lillah, supaya niat mengikuti tuntunan Rosuululloh Sholallohu 'Alaihi Wasallam (LIRROSUL), dan niat mengikuti bimbingan Muallif Sholawat Wahidiyah RA. Jadi tiga niat dilaksanakan bersama yaitu LLLAH, LIRROSUL, LILGHOUTS.

5. Merasa bahwa kita dapat mengamalkan Sholawat Wahidiyah karena Alloh

Disamping niat Lillah Billah sebagaimana dalam poin ke 4 di atas, supaya merasa bahwa kita dapat melakukan dalam mengamalkan Sholawat Wahidiyah ini semua karena pertolongan Alloh, karena digerakkan oleh Allah Shubhanahu Wa Ta'ala (BILLAH). 

Jadi menerapkan "la hawla wala quwwata illa billah" Tiada daya dan kekuatan melainkan dengan titah Alloh (BILLAH).

Jangan sekali-kali kita merasa mempunyai kemampuan tanpa merasa dititahkan oleh Allah Shubhanahu Wa Ta'ala.

Disamping merasa Billah, juga supaya merasa BIRROSUL artinya merasa bahwa kita ini senantiasa menerima jasa dari Rosuululloh Sholallohu 'Alaihi Wasallam. Jadi menerapkan Firman Alloh dalam Surat ke 21 Al Anbiya ayat 107 yang artinya :

"Dan tiada AKU mengutus Engkau (Muhammad) melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam"

6. Sungguh-sungguh Hudlur Hati kita kepada Alloh dan Istihdlor

Hudlur Ketika mengamalkan amalan Sholawat Wahidiyah supaya sunggung-sungguh Hudlur hati kita di hadapan Alloh Shubhanahu Wa Ta'ala.

Istihdlor ; merasa seperti benar-benar berada di hadapan Rosuululloh Sholallohu 'Alaihi Wasallam.

Hudlur dan Istihdlor kita laksanakan dengan adab lahir batin sebaik-baiknya, ta'dhim (memuliakan) dan mahabbah (mencinta) setulus hati.

Disamping itu supaya merasa dan mengakui dengan jujur bahwa diri kita ini penuh berlumuran dosa dan senantiasa berlarut-larut dalam kedholiman ! Dosa kepada : 

  • Dosa kepada Alloh Shubhanahu Wa Ta'ala, 
  • Dosa kepada Rosuululloh Sholallohu 'Alaihi Wasallam, 
  • Dosa kepada para Auliya kekasih Alloh Shubhanahu Wa Ta'ala, 
  • Dosa kepada orang tua, kepada Ibu Bapak, 
  • Dosa kepada Keluarga, 
  • Dosa kepada Guru, 
  • Dosa kepada Murit, 
  • Dosa kepada Pemimpin dan kepada yang dipimpin
  • Dosa terhadap bangsa dan negara
  • Dosa kepada Ummat dan Masyarakat bahkan 
  • Dosa kepada sesama makhluq pada umumnya

Dan merasa diri kita ini sangat dlo'if - sangat lemah, butuh sekali maghfiroh atau ampunan, taufiq dan hidayah Alloh Shubahanahu Wa Ta'ala, butuh sekali syafa'at atau pertolongan dan tarbiyah Rosuululloh Sholallohu 'Alaihi Wasallam, butuh sekali terhadap bantuan dan dukungan dari Guru Pembimbing kita berupa barokah, nadhroh dan doa restunya.

KESIMPULAN

Amalan Sholawat Wahidiyah dapat Anda tingkatkan melalui beragam cara. Nah, 6 cara ini kami hadirkan kepada anda mudah mudahan ilmu ini bermanfaat dan bisa di aplikasikan dengan baik dan benar dan kehidupan sehari-hari.


Salam saya Abdul Rosyid.