√ Puasa Ramadhan Dan Keutamaannya Beserta Dalilnya -->

Islam

Puasa Ramadhan Dan Keutamaannya Beserta Dalilnya

Ibnu Rusyd
Saturday, April 11, 2020

Ad1

Ad2

Puasa Ramadhan Dan Keutamaannya  

Puasa Ramadhan dan Fadhilahnya - Kita orang yang beriman kepada Allah Shubhanahu Wata'ala dan cinta kepada Rosuululloh Sholallohu 'Alaihi Wasallam, sebentar lagi kita akan menjumpai Bulan Ramadhan tahun 2020 yang tinggal beberapa hari lagi.

Kewajiban Puasa Ramadhan

Sebagaimana dalam Al Qur'an Surat Al Baqarah tepatnya ayat 183-184 bahwa Puasa Ramadhan diwajibkan bagi orang yang beriman, Alloh Shubhanahu Wata'ala Berfirman : 

Puasa Ramadhan Dan Keutamaannya Beserta Dalilnya

"Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkannya terhadap orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa, dalam hari-hari tertentu 29 atau 30 hari dalam bulan Ramadlan. Maka barang siapa darimu yang sakit atau dalam bepergian, hendaklah ia berpuasa pada hari yang lain (qodlo), dan bagi yang mampu berpuasa (tapi amat berat malakukannya karena udzur) maka wajib baginya membayar fidyah/tebusan (dengan memberi-kan) makanan kepada seorang miskin. Barang siapa (yang dengan kerelaan hati) mengerjakan kebaikan (memberi makan lebih dari seorang untuk satu hari) maka itulah yang lebih baik baginya. Jika kamu tetap berpuasa itulah yang lebih baik bagimu jika kamu mengetahuinya”. (Q,S. Al-Baqoroh: 183-184).

Tidak hanya sempai situ jasa, Beliau Rosuululloh Sholallohu 'Alaihi Wasallam bersabda :

Puasa Ramadhan Dan Keutamaannya Beserta Dalilnya

“Barang siapa berpuasa dalam bulan Ramadlan dengan iman (BILLAH) dan ikhkas (LILLAH), maka diampunilah dosa-dosa yang telah dilakukannya”. (H.R. Bukhori Muslim dari Abi Hurairoh)

Puasa dalam bulan Ramadlan merupakan salah satu pegangan orang islam dan sendi agama dari tiga macam pegangan (pergelangan) lebih jelasnya :

Berikut tiga Pegangan (pergelangan) Agama Islam dan Sendi Agama yaitu :

1. Penyangsian bahwa tiada Tuhan melainkan Allah

2. Sholat fardlu (lima waktu)

3. Puasa dalam Bulan Ramadhan 

Pembagian tiga perkara yakni Penyangsian bahwa tiada Tuhan melainkan Allah, Sholat fardlu (lima waktu) dan Puasa dalam Bulan Ramadhan sebagaimana dalam sabda Nabi Sholallohu 'Alaihi Wasallam : 

Puasa Ramadhan Dan Keutamaannya Beserta Dalilnya

“Pergelangan (pegangan) Islam dan sendi agama itu ada tiga, yang di atasnyalah ditegakkan agama islam; Barang siapa meninggalkan salah satu darinya, maka ia menjadi kafir dan halal ditumpahkan darahnya (dibunuh): (1) penyaksian bahwa tiada Tuhan melainkan Allah. (2) sholat fardlu (lima waktu). (3) puasa dalam bulan Ramadlan”. (H.R. Abu Ya’la dari Ibnu Abbas ra.)

Bahaya Tidak Puasa Ramadhan

Puasa Ramadhan merupakan kewajiban bagi kita Umat Islam, maka mari kita laksanakan dengan penuh Iman (BILLAH) dan ikhkas (LILLAH) semata-mata karena Allah, ketika puasa Ramadhan kita tinggalkan tanpa ada udzur maka tidak bisa dibayar (ditukar) dengan puasa sepanjang masa, meskipun ia melaksanakannya, sebagaimana dalam Hadist Nabi Muhammad Sholallohu 'Alahi Wasallam :

Puasa Ramadhan Dan Keutamaannya Beserta Dalilnya

"Barang siapa tidak pusa sehari dalam bulan Ramadlan tanpa adanya udzur yang diizinkan oleh Allah atau sakit, maka tidak bisa dibayar (ditukar) dengan puasa sepanjang masa, meskipun ia melaksanakannya”. (H.R. Abu Dawud, Nasa’I, Tirmidzi, Baihaqi, Ibnu Majjah dan Ibnu Khuzaimah dari Abi Hurairoh ra.)

Yang tidak bisa ditukar adalah fadlilahnya hari dalam bulan Ramadlan. Adapun puasanya secara syar’i bisa diqodlo’ sesuai hari yang ditinggalkan.

Waktu Mustajabah

Dalam bulan Ramadhan merupakan waktu yang istimewa, bahkan doa pada waktu bulan Ramadhan adalah waktu Mustajabah, diantaranya pada waktu buka puasa Ramadhan, sebagaimana dalam hadist yang telah diriwayatkan oleh Hakim dari Ibnu Umar RA :

“Bagi setiap hamba yang berpuasa diberi do’a mustajab ketika berbuka puasa, adakalanya diberikan di dunia atau disimpan di akirat” (H.R. Hakim dari Ibnu Umar r a.)

Tidurnya orang yang berpuasa dicatat Ibadah

Dalam salah satu hadist yang telah diriwayatkan oleh Imam Baihaqi dari Abdillah bin Aufa ra. bahwa Nabi Sholallohu 'Alaihi Wasallam bersabda :

Puasa Ramadhan Dan Keutamaannya Beserta Dalilnya

“Tidurnya orang yang berpuasa tercatat ibadah, diamnya dianggap baca tasbih, amal kebaikannya dilipatgandakan pahalanya, do’a/permohonannya dikabulkan dan dosanya diampuni”. (H.R. Baihaqi dari Abdillah bin Aufa ra.)

Baca : Bulan Ramadhan Dan Keutamaannya

Kesimpulan

Betapa beruntungnya orang-orang muslim yang mau berusaha meningkatkan amal-amal ibadah, kebajikan, sedekah, dan mujahadahnya pada bulan Ramadlan melebihi dari pada bulan-bulan lainnya. 

Dan betapa rugi dan menyesalnya terutama di hari akhir nanti bagi yang diberi kesempatan menemui bulan yang penuh rahmat dan berkah ini namum tidak mau memanfaatkannya.

Inilah sedikit Penjelasan tentang Puasa Ramadhan Dan Keutamaannya Beserta Dalilnya tidak sebuah makalah puasa ramadhan dan keutamaannya yang panjang, hanya saja hadits tentang puasa ramadhan dan keutamaannya dimasukan di dalamnya. (Mars)