√ Dompet Dhuafa Menebar Kebaikan Dengan Mengajak Zakat Bersama -->

Islam

Dompet Dhuafa Menebar Kebaikan Dengan Mengajak Zakat Bersama

Ibnu Rusyd
Tuesday, April 14, 2020

Ad1

Ad2

Dompet Dhuafa Menebar Kebaikan 

Menebar Kebaikan di Bulan Ramadhan - Kebaikan apa yang sudah kamu lakukan atas nikmat Allah yang sudah diberikan kepadamu, berbagai nikmat Dunia lebih-lebih nikmat Akhirat kelak. Untuk mensyukuri itu banyak cara dan jalan diantaranya dengan memberikan sebagian harta kita kepada yang berhak lebih-lebih rutin melaksanakan Zakat terhadap harta yang kita miliki.

Amal dan perbuatan kita termasuk perbuatan baik sangatlah ditunggu-tunggu saudara-saudara kita yang membutuhkannya, apalagi sebentar lagi kita akan menuju bulan Ramadhan, bulan yang penuh keutamaan. 


Dompet Dhuafa Menebar Kebaikan Dengan Mengajak Zakat Bersama
Tidak Hanya Bantuan Dana, Penerima Manfaat Beasiswa Inspiratif Juga Akan Menerima Pendampingan Akhlak
Menebar Kebaikan

Kebaikan berbagi atau menebar kebaikan dalam Islam sangatlah dianjurkan, bahkan menebar kebaikan di bulan ramadhan sangat banyak sekali yang bisa dilakukan, apalagi pada saat ini negara yang kita cintai yakni Indonesia sedang diuji dengan adanya Wabah Corono (Covid-19), semoga negara Indonesia segera dibebaskan dan aman dari Coronovirus. 

Mari kita gunakan kekuatan doa kita untuk negara Indonesia, yang dimana Doa adalah senjatanya orang islam, mari :

Menebar Kebaikan Berbagi Zakat Bersama Dompet Dhuafa

Alloohumma Baarik Fiimaa Kholaqta Wahaadzihil Baldah Yaa Allooh, Wafii Haadzihil Mujahadah Yaa Allooh !

"Yaa Allah, limpahkanlah berkah di dalam segala makhluq yang engkau ciptakan dan di dalam negeri ini ya Allah, dan di dalam mujahadah ini, Yaa Allah!"

Menebar kebaikan dalam kehidupan

Menebar kebaikan itu indah, apalagi kita menebar kebaikan dalam kehidupan kita sehari-hari dengan berbagai ragam cara yang bisa dilakukan diantaranya dengan menebar kebaikan di media sosial, dengan berbagi di Dompet Dhuafa dan sebagainya.

Dompet Dhuafa

Profil Yayasan Dompet Dhuafa Republika

Apa itu Dompet Dhuafa atau Yayasan Dompet Dhuafa Republika adalah lembaga filantropi Islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya melalui kegiatan filantropis (welas asih/kasih sayang) dan wirausaha sosial profetik (prophetic socio-technopreneurship).

Kelahiran Dompet Dhuafa tidak terlepas dari peristiwa di bulan April tahu 1993 saat itu Harian Umum Republika yang baru berusia tiga bulan, menyelenggarakan promosi di stadion Kridosono Yogyakarta.

Setelah acara selesai, rombongan Republika dari Jakarta diajak makan di restoran Bambu Kuning dan di situ bergabung teman-teman dari Corps Dakwah Pedesaan (CDP) di bawah pimpinan Ustadz Umar Sanusi dan binaan pegiat dakwah daerah miskin Gunung Kidul, (Aim) Bapak Jalal Mukhsin.

Dalam bincang-bincang sambil santap siang, pimpinan CDP menceritakan kegiatan mereka di gunung Kidul Aktivis CDP mengajar ilmu pengetahuan umum ilmu agama Islam dan pemberdayaan masyarakat miskin. Jadi anggota CDP berfungsi all-round: guru, dai dan sekaligus aktivis sosial.

Ketika Pemimpin Umum/Pemred Republika, Parni Hadi. bertanya apakah mereka mendapat gaji atau honor, dijawab : "Masing-masing menerima Rp. 6.000 setiap bulan." Kaget. tercengang dan setengah tidak percaya, pimpinan Republika itu bertanya lagi: "Dari mana sumber dana itu?" Jawaban yang diterima membuat hampir semua anggota rombongan kehabisan kata-kata; Itu uang yang sengaja disisihkan oleh para mahasiswa dan pelajar dari kiriman orang tua mereka"

Seperti tercekik, Parni Hadi menukas: "Saya malu, mohon maaf, sepulang dari Yogyakarta ini saya akan membuat sesuatu untuk membantu teman teman."

Mengapa kaget, tercekik dan segera bereaksi? Karena Rp. 6.000 waktu itu jumlah yang kecil untuk ukuran Yogyakarta, apalagi untuk ukuran Jakarta, sangat-sangat kecil. Apalagi, uang itu berasal dari upaya penghematan hidup para mahasiswa dan pelajar.

Peristiwa itulah yang menginspirasi lahirnya Dompet Dhuafa Republika. Tanggal 2 Juli 1993, sebuah rubrik di halaman muka Harian Umum Republika dengan tajuk "Dompet Dhuafa' dibuka".

Kolom kecil ini mengundang pembaca media untuk turut serta pada gerakan peduli yang diinisiasi Harian Umum Republika. Tanggal inilah yang kemudian ditandai sebagai hari jadi Dompet Dhuafa Republika. Kolom "Dompet Dhuafa" mendapat sambutan luar biasa Kolom ini segera berjalan efektif dalam pengumpulan dana zakat dan donasi pembaca. Pada hari pertama berjalan, berhasil terkumpul dana sebesar Rp 425.000,- dan pada akhir tahun pertama, dana yang terkumpul telah mencapai sekitar Rp 300.000.000.-

Jati Diri, Visi Dan Misi Dompet Dhuafa

Jati Diri

Dompet Dhuafa (DD) adalah lembaga filantropi Islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya melalui kegiatan filantropis (welas asih/kasih sayang) dan usaha sosial profetik (prophetic socio-technopreneurship).


Dompet Dhuafa Menebar Kebaikan Dengan Mengajak Zakat Bersama
Visi Dompet Dhuafa : Terwujudnya masyarakat dunia yang berdaya melalui pelayanan, pembelaan, dan pemberdayaan berbasis pada sistem berkeadilan.

Misi Pertama Dompet Dhuafa

Membangun gerakan pemberdayaan dunia untuk mendorong transformasi tatanan sosial masyarakat berbasis nilai keadilan.

Tujuan:

  1. Terwujudnya kolaborasi dan kemitraan strategis di jaringan global untuk tujuan kemaslahatan berbasiskan nilai kemanusiaan dan keadilan.
  2. Menjadi model gerakan pemberdayaan dunia berbasis sumberdaya lokal dan sistem berkeadilan.
  3. Munculnya tokoh yang dapat memberikan pengaruh dan menyebarkan nilai pemberdayaan.


Misi Kedua

Mewujudkan pelayanan pembelaan, dan pemberdayaan yang berkesinambungan serta berdampak pada kemandirian masyarakat yang berkelanjutan.

Tujuan:
  1. Terkelolanya perancangan, pelaksanaan dan pengevaluasian inisiatif pemberdayaan yang berdampak nyata, bermutiplier effect, serta berkelanjutan.
  2. Berkembangnya model pemberdayaan pattisipatif yang unggul (masterpiece, teruji, universal) serta dapat diduplikasi secara massal dan berkelanjutan.
  3. Terjalinnya sinergi dalam advokasi kebijakan publik yang berpihak pada mustahik pada isu global.


Nilai Lembaga

INSPIRASI Islami, Universal, Peduli, Inovatif, Responsif, Amanah, Profesional

Struktur Organisasi Dopet Dhuafa

Dompet Dhuafa Menebar Kebaikan Dengan Mengajak Zakat Bersama
Parni Hadi, Inisiator/ Pendiri/ Ketua Dewan Pembina

Parni Hadi lahir di Madiun, Jawa Timur, pada tanggal 13 Agustus 1948. Beliau memulai karir sebagai wartawan di Kantor Berita ANTARA tahun 1973, Pendiri/Kepala Perwakilan LKBN ANTARA untuk wilayah Eropa di Hamburg, Jerman Barat (1980-1986), ikut mendirikan dan menjadi Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi ANTARA (1998-2000), Direktur Utama LPP RRI (2005-2010). Beliau pun sebagai penerima Bintang Mahaputra Utama sebagai Tokoh Pers Nasional 1999. Sampai dengan saat ini masih aktif menulis di beberapa surat kabar dan media online.

Sebagai salah satu bentuk dakwah bil hal tahun 1993, beliau mendirikan Yayasan Dompet Dhuafa Republika dan mencanangkannya sebagai program pengentasan kemiskinan. Program ini lahir dari inspirasi di Gunung Kidul, Yogyakarta, bersama para aktivis dakwah yang ada disana (Corps Dakwah Pedesaan). Beliau bersama teman-temannya memulai Dompet Dhuafa di sebuah rubrik di halaman muka Harian Republika dengan tajuk "Dompet Dhuafa" sebagai gerakan kecil pengumpulan dana dari masyarakat untuk program-program sosial. Berkat gagasan dan inisiasinya tersebut Dompet Dhuafa terus berlanjut hingga berkembang manfaatnya di seluruh Nusantara bahkan tingkat global.

Selain itu, Beliau juga pegiat program Green Radio selama memimpin 2012, pegiat seni budaya tradisional (pemain ketoprak) dan perintis Information Safety Belt, dengan mendirikan stasiun RRI di sejumlah titik perbatasan NKRI. Beliau pun menjadi Ketua Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) bidang Relawan dan Peduli Bencana, Ketua HIPPRADA (Himpunan Pandu dan Pramuka Wreda), dan pernah menjabat Waka Kwarnas/Ketua Satgas Pramuka Peduli. Pendekar Silat Setia Hati Terate ini pun juga menjabat sebagai Ketua Umum IRSI (Ikatan Relawan Sosial Indonesia).

Rahmad Riyadi, Ketua Dewan Pengawas

Rahmad Riyadi, Sebelum menjabat sebagai Presiden Direktur Dompet Dhuafa (2003-2008), beliau menjabat sebagai Manajer Keuangan dan Manajer Sirkulasi Harian Republika. Saat mulai bekerja di Dompet Dhuafa pada tahun 2000, beliau langsung ditugaskan sebagai Direktur Keuangan, dan setahun kemudian menjadi Direktur Penghimpunan. Beliau diangkat sebagai Presiden Direktur sesuai dengan Surat Keputusan pada tanggal 1 Desember 2003.

Selama kepemimpinannya, beliau memprakarsai pembentukan cabang DD di Hong Kong untuk melayani sekitar 150 ribu buruh migran di sana. Beliau meluncurkan program pelayanan untuk buruh migran dengan tagline 'Sahabat Pekerja Migran'. Di masanya, Dompet Dhuafa mendirikan sekolah berkualitas tinggi bernama SMART Ekselensia Indonesia.

Prof. Dr. M. Amin Suma, Ketua Dewan Syariah

Prof. Dr. Muhammad Amin Suma Lahir pada tanggal 5 Mei 1955 di Cilurah, Cilegon, Banten. Beliau menjadi guru besar tetap pada Fakultas Syari'ah UIN Jakarta dan memberikan kuliah pada Program Pasca Sarjana UIN Jakarta. 

Selain itu Beliau pun mengajar Perguruan Tinggi ilmu al-Qur'an (PTIQ), Institut ilmu al-Qur'an (HQ) Jakarta, Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Institut Agama Islam Banten, STAI Serang, STAIN Metro-Lampung dan Sekolah Tinggi Agama Islam Madina ilmu.

Selain sebagai dosen, Prof. Amin juga pernah aktif di HMI Ciputat. Beliau juga merupakan salah satu tokoh pendiri ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia) pusat dan hingga kini menjabat Sebagai Wakil Ketua Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI.

Nasyith Majidi, Ketua Dewan Pengurus

Nasyith Majidi lahir di Karanganyar, 10 April 1964, lulusan fakultas ekonomi Universitas Gadjah Mada ini menjalankan beberapa jenis usaha dan menempati beberapa posisi strategis di sejumlah perusahaan, seperti Presiden Komisaris pada PT Waterfront Securities Indonesia, Pimpinan Millennium Investment yang berfokus pada usaha di bidang sumber daya alam dan start up.

Pendiri dan Komisaris BPR Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Sebelumnya beliau juga pernah menjabat sebagai Direktur ECONIT Advisory Group and Lautandhana Securities -sebuah perusahaan broker dan manajemen investasi. 

Dalam dunia sosial, Nasyith pernah memegang posisi Sekretaris Yayasan Dompet Dhuafa Republika dan Sekretaris Jenderal Ikatan Relawan Sosial Indonesia (IRSI).

Imam Rulyawan, Direktur Eksekutif

Imam Rulyawan Lahir di Jakarta pada 26 Oktober 1973. Imam Rulyawan menamatkan kuliah Kedokteran Giginya di Universitas Indonesia pada tahun 2000 kemudian melanjutkan Program Pasca Sarjana di Bidan Kajian Administrasi Rumah Sakit di universitas yang sama pada tahun 2001.

Sebelum menjabat sebagai Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa, Imam pernah menjabat sebagai Direktur LKC pada 2007-2010 dan Direktur Utama Rumah Sakit RST pada 2011-2017. Beliau juga pernah menjadi dosen di almamaternya, Universitas Indonesia, dan menjabat Direktur Utama RSIA Soeroso.

Semenjak ditunjuk menjadi Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa, Imam mencanangkan program yang fokus ke pengembangan wakaf, Karena wakaf menjadi solusi terbaik untuk umat saat ini. 

Tercatat sepanjang tahun 2017 ada 5 Rumah Sakit tambahan yang dikelola Dompet Dhuafa dengan konsep wakaf. Belum termasuk kerjasama dengan Qatar Charity Foundation untuk pendirian Rumah Sakit Qatar Charity di Zona Madina, Parung. 

Beliau juga mengembangkan pengelolaan aset wakaf perkebunan terpadu yang sebelumnya   telah   digagas   melalui   program Indonesia.

Cabang Dan Jaringan Dompet Dhuafa

Dompet Dhuafa Menebar Kebaikan Dengan Mengajak Zakat Bersama

5 Pilar Program Dompet Dhuafa

1. Ekonomi 

Pertanian Sehat, Peternakan Rakyat, UMKM dan Industri Kreatif, Pengembangan Kawasan, Trading Area, groindustri, Pengembangan Keuangan Mikro Syariah (PKMS).

2. Kesehatan

Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC), RS. Rumah Sehat Terpadu (RST), RS. AKA Medika Sribhawono, RS. Lancang Kuning, RSIA Sayyidah, RS. Mata Ahmad Wardi, RS. Hasyim Asyari, Klinik Dompet Dhuafa.

3. Pendidikan 

Smart Ekselensia Indonesia (Islamic Leadership Boarding School), Beastudi Indonesia (BI), Makmal Pendidikan, Komunitas Filantropi Pendidikan, School For Refugees (SFR), TK & PAUD Pengembangan Insani, Institut Kemandirian, Jampang English Village, Pusat Belajar Anti Korupsi (PBAK), Sekolah Smart Cibinong (SSC), Perguruan Islam Al-Syukro Universal, Dompet Dhuafa University (DDU), Institut Manajemen Zakat (IMZ), Sekolah Guru Indonesia (SGI), Kampus Bisnis Umar Usman.

4. Sosial

Disaster Management Center (DMC), Semesta Hijau (Semai), Pusat Bantuan Hukum (PBH), Indonesia Development and Islamic Studies (IDEAS), Tebar Hewan Kurban (THK).

5. Dakwah dan Budaya

Layanan Masyarakat Lembaga Pelayanan Masyarakat (LPM), Corps Da’i Dompet Dhuafa, Pesantren Muallaf, Badan Pemulasaran Jenazah (Barzah), Pengembangan Seni dan Budaya Kampung Silat Jampang, Lenong, Gamelan.

Lebih jelasnya bisa mampir di DOMPET DHUAFA REPUBLIKA, Philanthropy Building dengan Alamat Jl. Warung Jati Barat No.14 Jakarta Selatan 12540, Indonesia, Ph : +62 21 7821292, Fax : +62 21 7821333



Adapaun LAYANAN ZISWAF

Perkantoran Ciputat Indah Permai Blok C 28-29, Jl. Ir. H. Juanda No. 50 Ciputat – 15419 Tangerang Selatan, Banten, Indonesia

Phone : +62 21 7416040 (Hunting)
Fax : +62 21 7416070
Call Center : +62 21 7416050
Email : layandonatur@dompetdhuafa.org

Itulah sedikit menebar kebaikan kepada, dan jangan sia-siakan zakat anda untuk ikut mendonasikan ke lembaga Yayasan Dompet Dhuafa Republika yang sudah banyak terbukti.

Dompet Dhuafa Menebar Kebaikan Dengan Mengajak Zakat Bersama

“Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Menebar Kebaikan yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa”