√ Fatwa Amanat Muallif Sholawat Wahidiyah RA Aswar Dan MUSKUB di Kedunglo Kediri

Islam

Fatwa Amanat Muallif Sholawat Wahidiyah RA Aswar Dan MUSKUB di Kedunglo Kediri

Ibnu Rusyd
Thursday, March 26, 2020

Ad1

Ad2

FATWA DAN AMANAT MUALLIF SHOLAWAT WAHIDIYAH RA PADA ACARA PENUTUPAN ASRAMAH RAMADHON 1403 H & MUSYAWARAH KUBRO WAHIDIYAH TANGGAL 01 JULI 1983 M.

Para Hadirin hadirot, seperti kita maklumi, apabila kita diem saja, kita tidak atau kurang perhatian, mungkin sekali Para Hadirin hadirot, kalau tidak dapet kita, kami haturken pasti, bila nanti oleh Alloh wa Rosuulihii Sholallohu ‘Alaihi Wa Sallam, dan besok di Yaumil qiyamah kita akan dituntut oleh Ummat dan masyarakat yang begitu itu, tapi kita diam saja Para Hadirin hadirot.

Coba mari menengok kepada tangga-tangga kita, atau masyarakat sekitar kita bagaimana, mereka masyoritas umat Islam katanya, tapi kenyatannya bagaimana Para Hadirin hadirot, mayoritas jauh dari pada Islam Para Hadirin hadirot.

Sholawat Wahidiyah
Sholawat Wahidiyah
Para Hadirin hadirot, disamping itu, mungkin sekali terutama saya sendiri banyak sekali soal-soal yang semestinya dilarang oleh Alloh Shubhanahu Wa Ta’ala, tapi saja langgar, yang mestinya diperintah Alloh Shubhanahu Wa Ta’ala, tapi tidak saya abaikan, tidak saya leksanaken.

Para Hadirin hadirot mari, sekaligus disamping memperhatiken, kita sekeluarga masing-masing, kita memperhatikan umat dan masyarakat. Para Hadirin hadirot kalau satu-satu mungkin sekali belum sampek selesai, tapi sudah, sudah .... Para Hadirin hadirot, sudah tidak mengijinkan keadaan kita, artinya tidak mampu atau sudah tidak ada kehendak, atau dijabut Izroil Para Hadirin hadirot. Mari pumpung ada kesadaran, mumpung ada himmah, ada semangat dan lebih-lebih, mumpung kita punya wadah, yaitu wadah perjuangan “Fafirruu Ilalloohi Wa Rosuulihii Sholallohu ‘Alaihi Wa Sallam” ini, mari Para Hadirin hadirot, kita curahken kemampuan kita lahiriyah dan bathiniyah demi untuk, demi untuk kebahagiaan kita sekeluarga, dan umat dan masyarakat Para Hadirin hadirot, demi untuk mengikuti jejak Beliau Rosulillah Sholallohu ‘Alaihi Wa Sallam, demi untuk melaksanaken apa yang dikehendaki oleh Alloh Shubhanahu Wa Ta’ala, yaitu : 

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ  - الذاريات : 56 

Demi melaksanakan apa yang dikehendaki oleh Alloh Shubhanahu Wa Ta’ala yaitu: 

إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً -  البقرة : 30 

Para Hadirin hadirot. 

Para Hadirin Hadirot, terutama dalam bulan Romadhon ini, ada kesempatan baik sekali, disamping secara lahiriyah, secara bathiniyah cara memperbanyak mujahadah, memperbanyak memohon kepada Alloh Shubhanahu Wa Ta’ala untuk kita dan untuk mereka, mari kita, kita laksanaken dengan semaksimal mungkin, dengan sungguh-sungguh. 

Para Hadirin Hadirot, banyak sekali kiranya, peristiwa-peristiwa atau pengalaman-pengalaman dalam perjuangan Fafirruu ilalloh Wa Rosuulihii Sholallohuu ‘Alaihi Wa Salam, yang tidak masuk akan tapi nyatanya ada, nyatanya terjadi, ini mengingatkan kepada kita, supanya kita bener-bener khusnudzon yakin kepada Alloh Shubhanahu Wa Ta’ala, bahwa apabila kita sungguh-sungguh, sekali lagi, bahwa kita, apabila kita sungguh-sungguh, pasti Alloh Shubhanahu Wa Ta’ala, akan memberikan pertolongan yang luar biasa para Hadirin hadirot. 

Bukankan para Hadirin hadirot, sebagian besar pernah mendengar yaitu antaranya, peristiwa ya ma’af, yang bersangkutan di .., yang di daerah Kiyai Fauzan yaitu Soal Jangkrong, bukankan kita mendengar, setelah mendengar, terutama dalam Mujahadah Kubro yang lalu, ya terutama saya sendiri pernah ikut mengobrolkan, ini para Hadirin hadirot mengingatkan kepada kita bahwa Alloh Shubhanahu Wa Ta’ala, apabila kita sungguh-sungguh, pasti akan memberi pertolongan yang luar Biasa para Hadirin hadirot, bahkan para Hadirin hadirot, melihat obyek dari perjuangan kita, perjuangan Fafiruu ilallolloh wa Rosulihii Sholallohu ‘Alaihi Wa Sallam, sekalipun bagaimanapun besarnya, apabila diukur dengan ukuran lahiriyah kiranya masih jauh, dapet terjangkau karena “Jami’ Al Alamiin”. 

Tapi para Hadirin hadirot, sekali lagi Para hadirin hadirot apabila kita sungguh-sungguh, disamping kita berjuang secara lahiriyah, kita sungguh-sungguh mohon, sungguh-sungguh merintih kepada Alloh Shubhanahu Wa Ta’ala, pasti, dalam waktu yang singkat nanti Alloh Shubhanahu Wa Ta’ala, akan memberikan pertolongan pada kita, pada pertolongan yang tidak terhingga besarnya. 

Lebih-lebih para Hadirin hadirot, perjuangan Fafiruu ilalloh Wa Rosuulihii Sholallohu ‘Alaihi Wa Sallam ini, seperti ... kalau tidak salah, yang termuat di dalam Kitab Wahidiyah atau buku Kuliah Wahidiyah, yaitu soal sejarah, sejarah tumbuhnya perjuangan Faafiruu ilalloh Wa Rosuulihii Sholallohu ‘Alahi Wa Sallam ini, selain berdasarkan tuntunan-tuntunan agama kita yang sudah maklum, tapi disana ada tuntunan yang ..., yang tidak dapat dijangkung oleh akal, ini menunjukkan bahwa Alloh Shubhanahu Wa Ta’ala bener-bener berkehendak akan memberi pertolongan yang luar biasa kepada kita, pokoknya kita sungguh-sungguh mau para Hadirin hadirot.