√ Fatwa Dan Amanat KH Abdoel Madjid Maroef Pada Waktu Aswar Dan MUSKUB Di Kedunglo Kediri -->

Islam

Fatwa Dan Amanat KH Abdoel Madjid Maroef Pada Waktu Aswar Dan MUSKUB Di Kedunglo Kediri

Ibnu Rusyd
Thursday, March 26, 2020

Ad1

Ad2

FATWA DAN AMANAT DALAM ACARA PENUTUPAN ASRAMAH RAMADHON 1403 H & MUSYAWARAH KUBRO WAHIDIYAH TANGGAL 01 JULI 1983 M.

Ketika Hadrotul Mukarrom Muallif Sholawat Wahidiyah dipersilahkan untuk memulain Fatwa Amanah, keadaan hadirin hadirot gemuruh menangis, beliau langsung mengucapkan : 

Al Fatihah 3 x.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
عَلَيْكَ وَاْلاَلِ أَيَا خَيْرَ اْلاَنَامِ * اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الصَّلاَةُ وَالسَّلاَمْ
أَنْتَ اِمَامُ اْلاَنْبِيَا وَاْلمُرْسَلِينْ * يَا خَيْرَ خَلْقِ اللهِ حَقًّا اَجْمَعِينْ
بِكَ اْلهُدَى الرِّضَا اْلفُتُوْحُ اْلفَرَجُ * وَاْلاَلِ قَدْ اُسْرِعَتِ اْلحَوَائِجُ
يَا سَيِّدِى يَا سَيِّدِى وَرَبِّنِى * يَا سَيِّدِى يَا سَيِّدِى اَدْرِكْنِى
بِاْلوَاحِدِيَّةِ بِفَضْلِ ذِى اْلعُلاَ * وَاْلاَهْلَ وَاْلاَوْلاَدَ وَالَّذْ عَمِلاَ
يَا سَيِّدِى وَاْلمُسْلِمِيْنَ اْلمُسْلِمَاتْ * يَا سَيِّدِى وَاْلحَاضِرِيْنَ اْلحَاضِرَاتْ
وَاْلخَيْرُ مِنْكَ وَالنَّجَاحُ وَالسَّلاَمْ* يَا رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ وَالتَّمَامْ
عَـلـَى مُحَـمَّـدٍ شَــفِــيْـعِ اْلأُمَـــم * يـَـارَ بـّــَنـَا اللـّهُمَّ  صَلّ سَلِّمِ
بـِالـْوَاحـِدِيـَّةِ لِرَبّ الــْعَالــَمِـــيْن * وَاْلآلِ وَاجْــعَـلِ اْلأَنـَامَ مُسْـرعِـيْن
قَـرّبْ وَأَلـّـِفْ بـَيــْـنَــنَـا يـَارَبـّـَـنَا * يـَارَبـّـَنَا اغــْفِرْ يَسِّرِافْتــَحْ وَاهْدِنـَا
أَمَّا بـــَعْدُ

Al Mukarromin wal Mukarromat, Para Bapak para Ibu Penyiar Sholawat Wahidiyah Pusat, 

Para Bapak Para Ibu Penyiar Sholawat Wahidiyah Propinsi, Kodya, Kabupaten, Kecamatan dan Imam-Imam Jama’ah yang kami mulyakan.

Para Bapak, Para Ibu yang kami mulyakan, Al Mukarromin wal Mukarromat Para Bapak Para Ibu, Panitia Asrama Romadhon, Panitia Musyawarah Kubro, Panitia Resepsi Penutupan Asrama Ramadlon dan Musyawarah Kubro, Bapak Protokol yang kami ta’ati, Para Remaja Putra dan Putri yang kami sayangi. 

KH Abdoel Madjid Maroef
KH Abdoel Madjid Ma'roef RA
Kami pada kesempatan ini, ikut memanjatkan puja puji tasyukur kepada Alloh Shubhanahu wa Ta’ala biqouli “Al Hamdulillahi Robbil Alamin” yang mana telah dapet melaksanaken Asrama Ramadlon dan Musyawarah Kubro, begitu pula Resepsi Penutupan Asramah Ramadlon dan Musyawarah Kubro ini, semuanya ini, al Hamdulillah sekai lagi, kami panjatken kepada Alloh Shubhanahu Wa Ta’ala dalam keadaan lancar tidak ada apa-apa. Ya, mudah-mudahan Asrama Romadhon, Musyawarah Kubro, sekaligus Resepsi Penutupan Asrama Romadhon dan musyawarah Kubro ini, benar-benar diridloi oleh Alloh Warosulihii Sholallohu ‘Alaihi Wa Sallam. membuahkan kemajuan yang sebanyak-banyaknya dalam segala bidang, dalam perjuangan “Fafirruu Ilallolloh Warosulihii Sholallohu ‘Alaihi Wa Sallam”. 

Kami juga ikut mohon, mohon mudah-mudahan sholawat Salam Barokah yang sebaik-baiknya senantiasa dilimpah ruwahkan Kepada Beliau Rosuulillah Sholallohu ‘Alaihi Wa Sallam. Wa Sairil Ambi’ya’ Wal Mursaliin, Wal Malaikatil Muqorrobiin, Alaihi mushholatu wa Sallam, Wa’alihiim Wa As’habihim wa Jami’il Aqtob min Awalihi Wa Akhirihim ila yaumil qiyamah, wa Ghoutsi Hadaz Zaman wa’a’wanihi Wa Sa’iri Auliya’illah wa ‘akhibba’ihi ainama kanu, min masyarikil ardzi ila waghoribiha khususon alladzi ardi Indonesia, khususon Auliya’ Tis’ah Roliyallohu Ta’ala Anhum, 

وَأَعَادَ عَلَيْنَا مِنْ بَرَكَاتِهِمْ وَشَفَاعَاتِهِمْ وَكَرَامَاتِهِمْ وَأَمَدَّنَا بِأَمْدَادِهِمْ, أَمِيْن, أَمِيْن, أَمِيْن, يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن

Beliau Rosuulillah Sholallohu ‘Alaihi Wa Sallam, dan para beliau-beliau yang kami sebut tadi, mudah-mudahan, terutama dalem Resepsi ini, terutama dalem penutupan acara Asrama Romadhon dan Musyawarah Kubro ini, bener-bener memberi jangkungan syafa’at tarbiyah, barokah, nadroh karomah yang sebanyak-banyaknya, sehingga resepsi ini, resepsi penutupan Asrama Romadhon, Musyawarah Kubro benar-benar diridloi oleh Alloh Wa Rosulihii Sholallohu ‘Alaihi Wa Sallam membawa kemajuan yang sebesar-besarnya dalam Perjuangan Fafirruu Ilalloohi Wa Rosuulihii Sholalloh ‘Alaihi Wa Sallam, sehingga dalam waktu singkat kita sekeluarga, kita bangsa Indonesia demikian Jami’ Al Alamiin berbondong-bondong “Fafirruu Ilallohi Wa Rosuulihii Sholallohu ‘Alaihi Wa Sallam”. 

Perlu kami haturkan, sedikit banyak kami mendapat kepercayaan yang mulia sekali, sehingga kami buntu seribu satu bahasa sama sekali tidak bisa berbuat apa-apa kecuali hanya mengaturkan ribuan terima kasih, pada hadirin hadirot, pada para panitia dan ana protokol yang kami ta’ati, dan kami hanya dapet menghaturkan satu dua patah, permohonan untuk para hadirin hadirot ialah biquolii : 

جَزَا كُمُ اللهُ خَيْرَاتِ وَسَعَادَاتِ الدُّنْيَا وَالأَخِرَةْ. وَجَعَلَكُمْ مِنَ الَّذِيْنَ يَشْفَعُ لَهُمْ وَيُرَبِّيْهِمْ رَسُوْلُ اللهِ   شَفَاعَةً وَتَرْبِيَةً خَآصَّتَيْنِ فِي الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَالأَخِرَةِ . وَمِنَ اْلوَاحِدِيِيْنَ اْلكَامِلِيْنَ اْلمُكَامِّلِيْنْ وَمِنَ اْلوَاحِدِيَاتِ اْلمُكَمّلِيْنَ اْلمُكَمِّلاَتْ أَمِيْن , أَمِيْن , يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن

Para hadirin hadirot yang kami mulyakan, sehubungan pengisian kami yang kurang semestinya, kami hanya dapet mohon diberi ampunan yang sebanyak-banyaknya dan juga kami mohon restu yang sebanyak-banyaknya pula, sehingga pengisian kami ini nanti, bener-bener diridlohi oleh Allah Wa Rosuulihii Sholallohu ‘Alaihi Wa Sallam.

Para Hadirin Hadirot, seperti kita maklumi dan terutama, seperti apa yang diuraikan dari Beliau tadi, Beliau Al Mukarrom Bapak K. Zainal, sebagai Penyiar Sholawat Wahidiyah Pusat, tentang Asrama, Musyawarah Kubro dan umumnya Perjuangan “Fafirruu Ilallolloh Warosulihii Sholallohu ‘Alaihi Wa Sallam” dalam segala bidang. 

Ya ma’af, kami hanya dapat ikut menggaris bawahi apa-apa yang sudah diuraikan ee.. oleh beliau tadi, ya mudah-mudahan kita bersama semua ini, teruma anak-anak kita yang ikut asrama Romadhon dan remaja-remaja kita putra dan putri yang ikut Musyawarah Kubro dapat melaksanakan kiranya dengan semaksimal mungkin akan fatwa-fatwa dari beliau Bapak K. Zainal yang baru tadi. 

Para Hadirin hadirot yang kami mulyakan, sekali lagi kami panjatkan puja dan puji tasyukur kepada hadrot Alloh Shubahanahu Wa Ta’ala, biqoulii : "Al hamdulilla hirobbil Alamiin" yang mana telah dapat dilaksanaken Asrama Romadhon dan Musyawarah Kubro. 

Para Hadirin Hadirot, penting sekali, artinya dalem Perjuangan Fafirruu Ilallolloh Wa Rosuulihii Sholallohu ‘Alaihi Wa Salam, diadakan Asrama Romadhon ini.

Para Hadirin Hadirot, dari kita sebagai orang tua, dari kaum bapak, kaum ibu dan pemuka, mari setalah pulangnya anak-anak kita dari Asrama Romadhon ini nanti, kita senantiasa mebimbing, menuntun mereka seperti apa yang telah dipesankan oleh beliau Bapak K. Zainal tadi. Sekali lagi mari, sepulangnya anak-anak kita dari Asrama Romadhon ini, dan sepulangnya pula remaja-remaja kita dari Musyawarah Kubro ini, nanti, mari kita ajak kerja bersama, berjuang bersama-sama, berjuang “Fafirruuilalloh Wa Rosulihii Sholallohu ‘Alahi Wa Sallam” dalam segala bidang. 

Dan mari para hadirin hadirot kita sebagai orang tua, anak-anak kita yang baru selesai dalam mengikuti asrama Romadhon ini, kita tempatkan di tempat mereka yang setepat-tepatnya, kita beri kesempatan pada mereka sehingga mereka dapat memperjuangkan, disamping mengamalkan sendiri, memperjuangkan oleh-oleh Asrama Romadhon ini, ke Keluarga mereka dan kepada Umat masyarakat pada umumnya.

Para Hadirin hadirot, seperti kita maklumi, keadaan masyarakat terutama remaja-remaja dan anak-anak, banyak sekali soal-soal yang jauh dari pada agama, banyak sekali soal-soal yang jauh dari pada prikemanusiaan tapi nyatanya terlaksana atau terjadi di tengah-tengah masyarakat. Masyarakat kita rata-rata mayoritas masyarakat umat islam, tapi kenyataan mereka pada umumnya kurang sekali perhatian mereka pada agama kita, agama mereka, agama Islam. Bahkan Para Hadirin hadirot, kita bangsa Indonesia yang berpancasila, tapi kenyataannya para Hadirin hadirot, sejauh dari pada apa itu pancasila.

Para Hadirin hadirot, kita sebagai pejuang Fafirruuilallooh Wa Rosulihii Sholallohu ‘Alaihi Wa Sallam, dari kaum bapak, kaum ibu, remaja dan kanak-kanak, Putra dan putri, tidak ketinggalan pula anak-anak kita yang baru ee... menyelesaikan Asrama Romadhon ini, pun juga Remaja-remaja kita yang baru mengadaken Musyawarah Kubro ini, kita bertanggung jawab kepada, dalem soal keadaan umat dan masyarakat, yang pada umumnya jauh dari pada Agama mereka masing-masing. Kita tahu mereka menyataken merasa dan orang banyak tahu bahwa mereka orang Islam tapi nyatanya tinggal nama saja, bukankan Para Hadirin hadirot, ini soal yang dikecam oleh Alloh Shubhabahu Wa Ta’ala, melanggar perintah-perintah Alloh Shubhanahu Wa Ta’ala, larangan-larangan Alloh Shubhanahu Wa Ta’ala, dilanggar perintah-perintah Alloh Shubhanahu Wa Ta’ala, tidak ditepati. Kita tahu, kita bertanggung jawab seperti apa yang di sabdahkan oleh Beliau Rosulillah Sholallohu ‘Alaihi Wa Sallam : 

إِذَا ظَهَرَتِ الْبِدَعُ وَسَكضتَ الْعَالِمْ فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللهِ 

“Apabila telah merajalela kemungkkarotan dan orang ‘alim diam saja, maka orang ‘alim tersebut terkena laknat Alloh”. Sirojuth Tholibin

Apabila sudah meraja lela, perbuatan-perbuatan yang dikecam oleh Alloh Shubhanahu Wa Ta’ala, yaitu tidak mengabaikan perintah-perintah Alloh Ta’ala, dan melanggar larangan-larangan Alloh Ta’ala, tidak melaksanakan Ahklak-Ahklak yang digariskan oleh Alloh Shubhanahu Wa Ta’ala, tapi dalam keadaan yang dikecam oleh Alloh Shubhanuhu Wa Ta’ala, orang yang tahu diam saja, ini dia terlibat mendapat laknat dari Alloh Shubhanahu Wa Ta’ala.