√ Hadapi Virus Corona Dengan Memperbanyak Mujahadah Wahidiyah -->

Islam

Hadapi Virus Corona Dengan Memperbanyak Mujahadah Wahidiyah

Ibnu Rusyd
Wednesday, February 12, 2020

Ad1

Ad2

Hadapi Virus Corona Dengan Memperbanyak Mujahadah Wahidiyah - Virus Corona atau Coronavirus - Virus Corona NcoV 2019 tentunya butuh solusi tepat untuk mengatasinya salah satunya dengan membaca Sholawat Wahidiyah.

Tidak ada salahnya sebelum Wahidiyah.me lanjutkan untuk Hadapi Virus Corona Dengan Memperbanyak Mujahadah Wahidiyah, apa itu peryakit Coronavirus atau Virus Corona yang muncul baru-baru saja di kota Wuhan yang menjadikan Negara China harus cepat tanggap untuk mengatasinya.

Coronavirus - Virus Corona NcoV 2019 

Pengertian Coronavirus

Coronavirus atau virus corona merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas ringan hingga sedang, seperti penyakit flu. Banyak orang terinfeksi virus ini, setidaknya satu kali dalam hidupnya.
Hadapi Virus Corona
 Hadapi Virus Corona Dengan Memperbanyak Mujahadah Wahidiyah
Namun, beberapa jenis virus corona juga bisa menimbulkan penyakit yang lebih serius, seperti:

  • Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV).
  • Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV).
  • Pneumonia.

SARS yang muncul pada November 2002 di Tiongkok, menyebar ke beberapa negara lain. Mulai dari Hongkong, Vietnam, Singapura, Indonesia, Malaysia, Inggris, Italia, Swedia, Swiss, Rusia, hingga Amerika Serikat. Epidemi SARS yang berakhir hingga pertengahan 2003 itu menjangkiti 8.098 orang di berbagai negara. Setidaknya 774 orang mesti kehilangan nyawa akibat penyakit infeksi saluran pernapasan berat tersebut. 

Solusi mengatasi Virus corona

Berbagaimaca cara untuk mengatasi Virus Corona ini terutama negara yang sudah terserang Virus Corona :
  1. Australia (15 kasus) 
  2. Belgia (1 kasus) 
  3. Kamboja (1 kasus) 
  4. Kanada (7 kasus) 
  5. Finlandia (1 kasus) 
  6. Perancis (11 kasus) 
  7. Jerman (16 kasus) 
  8. Hong Kong (49 kasus, 1 kematian) 
  9. India (3 kasus) 
  10. Italia (3 kasus) 
  11. Jepang (203 kasus, termasuk 175 yang dikarantina di kapal pesiar) 
  12. Makau (10 kasus) 
  13. Malaysia (18 kasus) 
  14. Nepal (1 kasus) 
  15. Filipina (3 kasus, 1 kematian) 
  16. Rusia (2 kasus) 
  17. Singapura (47 kasus) 
  18. Korea Selatan (28 kasus) 
  19. Spanyol (2 kasus) 
  20. Sri Lanka (1 kasus) 
  21. Swedia (1 kasus) 
  22. Taiwan (18 kasus) 
  23. Thailand (33 kasus) 
  24. Uni Emirat Arab (8 kasus) 
  25. Inggris (8 kasus) 
  26. Amerika Serikat (13 kasus) 
  27. Vietnam (15 kasus) 

Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) menyatakan nama resmi untuk penyakit yang disebabkan virus corona adalah Covid-19. Nama ini diumumkan WHO pada Rabu (12/2/2020).


Hadapi Virus Corona, Dengan Membaca Shalawat Thibbil Qulub

Berbagai cara tentunya dilakukan terutama Negara-Negara yang sudah terkena kasus Virus Corona. Bedalagi cara yang telah dilakukan di Negara Indonesia yakni warga Nahdiyin (NU) sebagaimana bahwa Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menginstruksikan semua pengurus wilayah, cabang, lembaga, badan otonom dan pesantren di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membacakan shalawat thibbil qulub. 

Perintah tersebut sebagai respons mewabahnya virus Corona di Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan sejumlah negara pada dua bulan terakhir dan sampai saat ini belum teratasi secara maksimal.    

Surat yang diundangkan tertanggal 16 Jumadil Akhir atau 10 Februari 2020 tersebut tertuang dalam surat bernomor 3905/C/.I.34/02/2020 disertakan tanda tangan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib Aam KH Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan Sekretaris Jendral PBNU H Helmy Faisal Zaini.  


shalawat thibbil Qulub
Munculnya Virus Corona ini  PBNU menyampaikan prihatin atas adanya musibah merebaknya wabah virus Corona yang melanda saudara-saudara kita di RRT dan beberapa negara lainnya dan Juga para Pengamal Sholawat Wahidiyah juga ikut prihatin. 

Berkaitan dengan bencana tersebut, PBNU menginstruksikan kepada seluruh pengurus wilayah, cabang, lembaga, banom dan pesantren di semua tingkatan agar membacaan shalawat thibbil qulub, ”tulis surat PBNU yang diterima NU Online, Selasa (11/2).    

PBNU berharap wabah virus Corona segera teratasi terkhsus untuk bangsa Indonesia, mudah-mudahan tidak terdampak dari wabah yang mengancam nyawa umat manusia tersebut. “Mari bersama kita membaca shalawat thibbil qulub untuk keselamatan kita semua dari segala penyakit dan wabah termasuk wabah Corona,” timpal PBNU dalam keterangan yang disebarkan di twitter resminya.    

Seperti diketahui, sejak akhir Desember 2019 lalu, masyarakat dunia dihebohkan dengan kemunculan virus Corona. Salah satu gejala virus tersebut adalah radang tenggorokan dan sesak nafas. 

Ribuan korban sudah melayang akibat merebaknya virus mematikan itu, bukan hanya di China. Beberapa negara terdampak virus corona, antara lain Jepang, Hongkong, Singapore, Malaysia dan Thailand.      

Sholawat Tibbil Qulub

Bacaan Sholawat Tibbil Qulub Arab dan Artinya

Sholawat Tibbil Qulub


اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا، وَعَافِيَةِ الْاَبْدَانِ وَشِفَائِهَا، وَنُوْرِ الْاَبْصَارِ وَضِيَائِهَا، وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّم

Allohumma Sholli ‘ala sayyidinaa muhammadin thibbil qulubi wa dawa ihaa wa ‘afiyatil abdaani wa syifaa ihaa wa nuuril abshoori wa dhiyaa ihaa wa ‘alaa aalihi wa shohbihi wa sallim

Artinya: Ya Allah curahkanlah rahmat kepada junjungan kita nabi Muhammad SAW, sebagai obat hati dan penyembuhnya, penyehat badan dan kesembuhannya dan sebagai penyinar penglihatan mata beserta cahayanya dan merupakan makanan pokok jasmani maupun rohani, Semoga sholawat dan salam tercurahkan pula kepada keluarga serta para shahabat-shahabatnya.

Fadhilah Sholawat Tibbil Qulub

Ada Beberapa fadhilah sholawat tibbil qulub ialah dapat mengobati atau memberikan kesehatan terhadap tubuh dari bermacam-macam penyakit. Menjadikan beban hati, beban pikiran semkain ringan, menyembuhkan dan mengobati dari sifat tercela dan kegundahan atau rasa was-was serta memberikan cahaya dan sinar bagi mata hati

Hadapi Virus Corona Dengan Memperbanyak Mujahadah Wahidiyah

Para Pengamal Sholawat Wahidiyah yang menyebar diseluruh Dunia tentunya punya cara untuk mensikapi munculnya Virus Corona yang telah menyebar diberbagai Negara yang muncul di Wuhan cina. 

Sebagaimana yang telah dibimbingkan oleh Muallif Sholawat Wahidiyah KH Abdoel Madjid Ma'roef RA dalam Pengamalan Wahidiyah untuk mengatasi perihal kesehatan Beliau Muallif mengajak untuk mengamalkan Mujahadah Obat.

MUJAHADAH UNTUK GULA (OBAT)

Sholawat Wahidiyah sebagaimana yang sudah kita ketahui bersama dalam mengatasi segala permasalahan sebagiamana manfaat yang terkandung dalam sholawat wahidiyah. Adapun tentang Sholawat Wahidiyah untuk mengatasi permasalahan tentang penyakit beliau Muallif Sholawat Wahidiyah RA KH. Abdoel Madjid Ma'roef memimbingkan kepada para pengamal Sholawat Wahidiyah untuk melaksanakan Mujahadah Pengobatan atau lebih dikelan dengan Mujahadah Gula (Obat) disamping usaha yang sudah kita maklumi bersama yaitu berobat pada umumnya sesuai sakitnya. 

Mujahadah untuk Gula atau Obat sebagaimana dalam Buku Tuntunan Mujahadah dan Acara-Acara Wahidiyah halaman 45 bahwa Mujahadah Obat ini setiap dilaksanakan pada waktu Mujahadah Kubro Wahidiyah baik bulan Muharram maupun Rojab, dalam pelaksanaannya yaitu Panitia Mujahadah Kubro sebagia Pelaksana menyediakan gula yang dimujahadahi untuk obat segala penyakit. 

Untuk cara mujahadah untuk Gula atau Obat sebagaimana dalam Buku Tuntunan Mujahadah dan Acara-Acara Wahidiyah halaman 45 yaitu :
  • Dilaksanakan secara NONSTOP minimal dalam waktu tiga hari oleh para petugas yang ditentukan dengan berjama’ah.
  • Waktu pelaksanaan setiap gelombang : 2 jam 5 menit.
  • Setelah selesai mujahadah, sebelum bicara apa-apa supaya meniup gula yang telah disediakan 3 kali tiupan.

Itu semua tentang Mujahadah obat atau gula dalam pelaksanaan Mujahadah Kubro Wahidiyah sesuai dengan Surat PSW Pusat No. 343/SW-XXVI/BPPWP/C/'89 tanggal 20 Agustus 1989 Tentang Juklak Mujahadah Nonstop Gula Obat.

Mujahadah Gula atau Mujahadah Obat ini tidak hanya untuk kepentingan Mujahadah kubro Wahidiyah tapi bisa dilakukan para pecinta sholawat termasuk para pengamal Sholawat Wahidiyah untuk mengatasi segala pernyakit termasuk Virus Corona baik untuk orang lain maupun pribadinya. 

Adapun lengkapnya Doa atau Sholawat Wahidiyah untuk penyembuhkan pernyakit atau Mujahadah Obat sebagaimana berikut.

Mujahadah Obat

Adapun Mujahadah atau Sholawat Wahidiyah untuk pengobatan (Aurod Mujahadah Gula atau Obat) yaitu :

Mujahadah Wahidiyah


Itulah solusi untuk mengatasi Virus Corona yang telah dilakukan diantaranya Warga Nahdliyin dan Juga para Pengamal Sholawat Wahidiyah. 


Tidak sampai situ saja, dalam Wahidiyah juga untuk menjaga tetap aman terutama dari Virus Corona ini Muallif Sholawat Wahidiyah KH Abdoel Madjid Ma'roef RA. mengajak untuk melakukan Mujahadah Keamanan. 


Mujahadah Keamanan ini untuk ummat masyarakat Jami' Al Alamin khususnya negara Indonesia semoga tetap aman, aman dari Pernyakit diantaranya Virus Conona, aman dari segala macam ancaman, aman dunia dan lebih-lebih Akhirat.