√ Sejarah Lahirnya Sholawat ALLOHUMMA YAA WAAHIDU Dalam Wahidiyah + Lengkap -->

Islam

Sejarah Lahirnya Sholawat ALLOHUMMA YAA WAAHIDU Dalam Wahidiyah + Lengkap

Ibnu Rusyd
Thursday, December 19, 2019

Ad1

Ad2

Sejarah Lahirnya Sholawat ALLOHUMMA YAA WAAHIDU Dalam Wahidiyah - Sejarah sangatlah penting dan harus kita ketahui, begitu juga Sejarah Lahirnya Sholawat ALLOHUMMA YAA WAAHIDU atau Sholawat Tauhid Dalam Wahidiyah.

Peran Sejarah dalam Wahidiyah

Sejarah lahirnya Sholawat Wahidiyah merupakan mutiara sejarah yang sangat bernilai terutama bagi para pengamal Wahidiyah Sebab Sholawat Wahidiyah dilahirkan dari kandungan hamba Allah yang Kamil-Mukammil, Hadlrotul Mbah KH Abdoel Madjid Ma 'roef, Ra.


sholawat wahidiyah
Sejarah Lahirnya Sholawat ALLOHUMMA YAA WAAHIDU Dalam Wahidiyah + Lengkap
Sejarah Lahirnya Sholawat ALLOHUMMA YAA WAAHIDU Dalam Wahidiyah

Sejarah Lahirnya Sholawat "ALLOHUMMA YAA WAAHIDU .... dst Dalam Wahidiyah merupakan sholawat yang ke dua dalam Wahidiyah, maka dalam kesempatan kali ini Wahidiyah.me ingin mengupas dalam segi sejarahnya yaitu Sejarah Lahirnya Sholawat ALLOHUMMA YAA WAAHIDU .... dts Dalam Wahidiyah.

Selengkapnya sholawat ALLOHUMMA YAA WAAHIDU yaitu sebagai berikut : 


ALLOHUMMA YAA WAAHIDU

Baca JugaSejarah Ringkas Lahirnya SHOLAWAT MARIFAT dalam Sholawat Wahidiyah

Langsung saja, beberapa waktu kemudian (masih dalam tahun 1963) bertepatan dengan bulan Muharam Beliau menyusun Sholawat lagi yaitu :


ALLOHUMMA YAA WAAHIDU


Sholawat ALLOHUMMA YAA WAAHIDU .... dts kemudian ditempatkan pada urutan pertama dalam susunan Sholawat Wahidiyah. 

Karena lahirnya Sholawat ini pada bulan Muharram maka Beliau Muallif Sholawat Wahidiyah menetapkan bulan Muharam sebagai bulan kelahiran Sholawat Wahidiyah yang diperingati Ulang Tahunnya dengan pelaksanaan Mujahadah Kubro Wahidiyah pada setiap bulan tersebut.

Uji coba Khasiat Sholawat ALLOHUMMA YAA WAAHIDU .... dts

Untuk mencoba khasiat Sholawat ALLOHUMMA YAA WAAHIDU .... dts yang kedua ini, Beliau Muallif Sholawat Wahidiyah menyuruh heberapa orang supaya mengamalkannya, Alhamdulillah, hasilnya lebih positif lagi, yaitu mereka dikaruniai oleh Alloh SWT, ketenangan batin dan kesadaran hati kepada Alloh SWT, yang lebih mantab, sejak itulah Beliau memberi ijazah Sholawat "ALLOHUMMA YAA WAAHIDU tersebut secara umum, termasuk para tamu yang sowan (berziarah) kepada Beliau. 

Baca JugaRingkasan Kronologi Sejarah Lahirnya Sholawat Wahidiyah

Penyiaran Sholawat Wahidiyah

Di samping itu, Beliau Muallif Sholawat Wahidiyah menyuruh seorang santri untuk menulis Sholawat tersebut dan mengirimkannya kepada para ulama/kyai yang diketahui alamatnya dengan disertai surat pengantar yang Beliau Muallif Sholawat Wahidiyah tulis sendiri. 

Isi sural pengantar itu antara lain : 

Agar Sholawat yang dikirim itu bisa diamalkan oleh masyarakat setempat.

Ijazah Sholawat secara mutlak tanpa pandang bulu

Sejauh itu tidak ada jawaban negatif dari para ulama/kyai yang dikirimi. Dari hari ke hari semakin banyak orang yang datang memohon ijazah amalan Sholawat serta, Oleh karena itu Beliau Muallif Sholawat Wahidiyah RA memberikan ijazah secara mutlak. Artinya di samping diamalkan sendiri supaya disiarkan/disampaikan kepada orang lain tanpa pandang bulu.

Logo Penyiar Sholawat Wahidiyah


fafiruu ilalloh


Pengajian Rutin Kitab Al-Hikam Oleh Muallif Sholawat Wahidiyah

Sejak sebelum lahimya dua Sholawat tersebut, di masjid Kedunglo setiap malan Jum'at (secara rutin) diadakan pengajian kitab AL-HIKAM yang dibimbing langsung oleh Hadlrotul Mukarrom sendiri. Pengajian tersebut diikuti oleh para santri, masyarakat sekitamya dan beberapa kyai dari sekitar kota Kediri. 

Pada suatu pengajian rutin tersebut, Sholawat "ALLOOHUMMA KAMAA ANTA AHLUH .. dts ditulis di papan tulis dan Beliau menerangkan/menjelaskan hal-hal yang terkandung di dalamnya, kemudian memberi ijazahnya secara mutlak pula untuk diamalkan dan disiarkan di samping Sholawat "ALLOOHUMMA YAA WAAH1DU...dts ".

Membuat Lembaran Sholawat Wahidiyah

Dengan semakin banyaknya orang yang memohon ijazah dua Sholawat tersebut, maka untuk memenuhi kebutuhan, Bapak KH. Mukhtar Tulungagung, seorang pengamal Sholawat Wahidiyah yang juga ahli khot (tulis Arab) membuat lembaran Sholawat Wahidiyah yang terdiri dari : 

"ALLOOHUMMA KAMAA ANTA AHLUH ... " dan 

"ALLOOHUMMA YAA WAAHIDU ... ". 

Pembuatannya menggunakan stensil yang sederhana dan dengan biaya sendiri serta dibantu oleh beberapa orang pengamal dari Tulungagung juga.

Perubahan Waktu Pengajian Kitab Al-Hikam 

Pengajian kitab Al-Hikam yang dilaksanakan setiap malam Jum'at itu, atas usulan dari para pesertanya yang menjadi Pegawai/Karyawan, dirobah menjadi hari Minggu pagi sampai sekarang. Sebelum pengajian kitab Al-Hikam didahului dengan shalat Tasbih berjama'ah dan mujahadah Shalawat Wahidiyah. 

Keterangan-keterangan yang Beliau berikan dalam mengulas kitab al-Hikam itu, selalu diintegrasikan (dipadukan) dengan kuliah-kuliah Wahidiyah. Penjelasan dalam pengajian tersebut banyak yang menggunakan istilah-istilah/kata populer yang mudah difahami dan diterapkan dalam hati para pendengarnya.

Hal-hal yang prinsip dan paling pokok bagi kehidupan manusia di segala bidang, Beliau Muallif Sholawat Wahidiyah uraikan dengann contoh-contoli/i'tibar yang sangat mudah dimengerti dan diterapkan dalam hati sanubari para peserta pengajian. 

Uraian tentang Ajaran Wahidiyah, seperti LILLAH-BILLAAH dan sebagainya Beliau Muallif Sholawat Wahidiyah sajikan dengan sistematis, sesuai dengan situasi dan kondisi para pesertanya, serta menggunakan contoh-contoh yang diambil dan pengalaman sehari-hari di kalangan masyarakat.

Inilah Sekilas Sejarah Lahirnya Sholawat ALLOHUMMA YAA WAAHIDU dalam Wahidiyah + Lengkap yang Wahidiyah.me sajikan, semoga selalu bermanfaat. (Qomari Muhtar)