√ Rezki Pemberian Allah Shubhanahu Wa Ta'ala

Islam

Rezki Pemberian Allah Shubhanahu Wa Ta'ala

Ibnu Rusyd
Wednesday, November 6, 2019

Ad1

Ad2

Rezki Pemberian Allah Shubhanahu Wa Ta'ala - Ustadz Imam Syekh Ahmad, Tatkala Rosul-ulloh Shollallohu 'alaihi Wasallam, menikah dan membawa istrinya ke rumah, beliau mengadakan suatu walimah yang dihadiri oleh beberapa sahabat. 

Dalam walimah itu sambil menikmati hidangan yang terbatas, para sahabat berbincang-bincang, sedangkan Rosululloh Shollallohu 'alaihi Wasallam melaksanakan sholat. Setelah selesai dari sholatnya, Rosululloh bertanya kepada para sahabat.

Rezki Pemberian Allah Shubhanahu Wa Ta'ala


“Tentang apa yang kamu perbincangkan ?” “Tentang rizki, yaa Rosulalloh” jawab para sahabat.

Lalu Rosululloh Shollallohu 'alaihi Wasallam menceritakan kepada para sahabat suatu cerita yang diceritakan kepadanya oleh malaikat Jibril.
Pada suatu hari Nabi Sulaiman sedang bersembayang di tepi laut, ia melihat seekor semut berjalan sambil menggigit selembar daun hijau di mulutnya. Dilihatnya semut itu sedang berteriak sesampai di tepi laut. Beberapa saat keluarlah seekor katak, kemudian menyambut dan membawanya menyelam ke dasar laut.


Setelah beberapa lama, keluarlah si semut terapung di atas air dan ditanya oleh Nabi Sulaiman ‘Alaihis sallam “Apa yang kau lakukan di dasar laut”

Dijawab oleh si semut “Di dasar laut terdapat batu besar, yang di tengah-tengahnya hidup seekor ulat yang rizkinya (makannya) oleh Alloh dipasrahkan padaku. Setiap hari aku membawa makanan dua kali, diantar oleh malaikat yang menjelma menjadi seekor katak yang membawa aku sampai ke dasar laut. 


Kemudian setelah aku memberi makan kepada ulat itu, aku dibawa kembali ke permukaan laut. Setiap kali sehabis makan rizki yang aku bawakan, si ulat bertasyakur kepada Alloh Subhanahu wata’ala, dengan berkata,“Maha besar engkau yaa Alloh, yang telah menciptakan aku serta menakdirkan aku hidup di dasar laut ini, tetapi tidaklah ia melupakan rizkiku. Aku hanyalah seekor ulat tidak dilupakan rizkiku, mungkinkah Alloh akan melupakan ummat Rosululloh Shollallohu 'alaihi Wa-sallam dari pemberian rizki”