√ Kisah Kedermawanan Utsman Bin Affan

Islam

Kisah Kedermawanan Utsman Bin Affan

Ibnu Rusyd
Wednesday, October 16, 2019

Ad1

Ad2

Kisah Kedermawanan Utsman Bin Affan - Kisah yang menarik bagi kita yang butuh kita contoh yakni Sahabat Rosuululloh Sholallohu 'Alaihi Wa Sallam Sohabat Utsman Bin Affan yang terkenal dengan kedermawaannya, dalam kesempatan kali ini kami berusaha mensajikan kisah Kedermawanan Utsman Bin Affan tersebut.

Lansung saja, bahwa Utsman Bin Affan adalah salah satu sahabat Rosululloh, seorang saudagar yang kaya raya dan seorang yang sangat dermawan, pada waktu perang tabuk, Utsman mendermakan 1000 ekor onta, 70 ekor kuda, dan uang 10.000 dirham yang dipergunakan untuk membiayai peperangan tersebut.

Kisah Kedermawanan Utsman Bin Affan
Kisah Kedermawanan Utsman Bin Affan
Pada saat itu, di madinah hanya ada satu-satunya mata air yang dipergunakan untuk minum. Mata air itu kepunyaan orang Yahudi. Ia menjual air itu satu girbah air dengan harga satu mud gandum. Kemudian mata air itu di beli oleh Sayyidina Utsman dengan harga 20.000 dirham untuk diwakafkan demi kepentingan umum. Baca Juga : Kisah Tangis Abu Bakar Radhiyallahu Anhu

Pada masa Khalifah Abu Bakar, bangsa Arab dilanda paceklik yang mengakibatkan kelaparan hebat. Kebetulan pada waktu itu datanglah barang-barang import milik Sayyidina Utsman dari Siria, berupa gandum dan minyak yang diangkut oleh 1000 ekor onta. Beberapa pedagang datang kepada Sayyidina Utsman hendak membeli barang-barang tersebut.

“Berapa tuan-tuan berani membeli barang-barang ini ?” tanya Sayyidina Utsman kepada para pedagang.

“Kami berani menambah 100% dari harga pokok” jawab para pedagang.

“Tetapi Alloh SWT berani menambah 1.000% dan memberi kebahagiaan dunia dan akhirat. Maukah tuan-tuan menambah sejumlah itu” jawab Sayyidina Utsman.

“Tidak mungkin” jawab mereka

“Jika demikian, baiklah, akan saya dermakan saja semua kepada rakyat yang sedang kelaparan” jawab Sayyidina Utsman.

Logo Penyiar Sholawat Wahidiyah

wahidiyah


Rosulullah telah mencatat bahwa Sayyidina Utsman sebagai salah seorang yang mendapat jaminan masuk surga karena keikhlasannya berkorban di jalan Alloh dan ibadahnya yang semata-mata hanya mengharap ridho Alloh SWT. Tidak ada suatu pamrih apapun, baik pamrih dunia lebih-lebih pamrih ukhrowi. Baca Juga: Pengertian Sholawat Wahidiyah dan Sejarahnnya

Walapun telah ada jaminan sebagai salah seorang yang masuk surga, suatu ketika di saat melewati sebuah perkuburan, Sayyidina Utsman menangis sampai  pipi  dan  jenggotnya yang panjang basah oleh cucuran air matanya dan membayangkan, “Bagaimana nasibku jika aku meninggalkan dunia tidak dapat menjawab atau tidak lolos dari pertanyaan malaikat munkar dan nakir?, sedangkan aku pernah mendengar Rosululloh Shollallohu 'alaihi Wasallam bersabda :

“Aku tidak melihat pemandangan yang paling buruk melebihi tempat pemakaman”

Sesungguhnya pemakaman adalah kediaman pertama dari beberapa kediaman akhirat, jika seseorang lolos darinya, maka apa yang dialaminya setelah itu (dialam kubur) adalah mudah, tetapi jika tidak lolos, maka apa yang dihadapi akan menjadi semakin berat dan sulit”

Inilah sekilas kisah Kedermawanan Utsman Bin Affan dalam jalan Alloh Shubhanahu Wa ta'ala, semoga kita semua bisa mencontohnya, lebih-lebih menjadi Ummat beliau Rosuulillah Sholallohu 'Alaihi Wa Sallam yang suka dengan Perjuangan dalam segala bidang.