√ Bacaan Mujahadah Sholawat Wahidiyah Sesuai Bimbingan Muallifnya -->

Islam

Bacaan Mujahadah Sholawat Wahidiyah Sesuai Bimbingan Muallifnya

Ibnu Rusyd
Saturday, October 26, 2019

Ad1

Ad2

Bacaan Mujahadah Sholawat Wahidiyah Sesuai Bimbingan Muallifnya - Dalam pelaksanaan Mujahadah dalam Wahidiyah tentunya tidak lepas dari pada Pedoman dan Rujukan Dalam Mujahadah Sholawat Wahidiyah yang sesuai Bimbingan Muallif Sholawat Wahidiyah KH Abdoel Madjid Ma'roef RA.

Dalam kesempatan kali ini Wahidiyah.me berusaha mensajikan tentang Keseragaman dalam Mujahadah Wahidiyah sebagai salah satu Pedoman dan Rujukan Dalam Mujahadah Sholawat Wahidiyah. Baca JugaAmanat Muallif Wahidiyah KH Abdoel Madjid Ma'roef, Ra Tentang Keseragaman Mujahadah

Keseragaman Mujahadah Wahidiyah
Keseragaman Mujahadah Wahidiyah
Untuk mengawali perihal Keseragaman Mujahadah Wahidiyah ada beberapa hal yang butuh kita ketahui diantaranya :  

Penggunaan lagu, nada, sikap, batas-batas Bacaan Dalam Wahidiyah

Penggunaan lagu, nada, sikap, batas-batas bacaan dalam tasyafu’ – istighotsah yang dilagukan dan dalam pelaksanaan Mujahadah Wahidiyah ber-jamaah merupakan Keseragaman Mujahadah yang dicontohkan dan dibimbingkan oleh Muallif Wahidiyah, Ra, yang harus dijaga kelestarian dan kemurniannya. Baca JugaPesan KH Mohammad Ruhan Sanusi Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Penyiar Sholawat Wahidiyah

Menjaga keseragaman mujahadah pada saat berjama’ah

Menjaga keseragaman mujahadah pada saat berjama’ah termasuk melaksanakan sebagian dari adab-adab Mujahadah Wahidiyah yang akan menambahkan atsar (pengaruh) batiniah. Begitu pula jika meninggalkan keseragaman juga akan mengurangi nilai atsar batiniahnya.

Lagu tasyafu’ - istighotsah dan mujahadah berjama’ah

Dalam hal tentang Lagu tasyafu’ - istighotsah dan mujahadah berjama’ah dengan bacaan jahri (keras) bisa dipelajari dan diikuti dari rekaman tasyafu’ dan istighotsah yang dipimpin langsung oleh Beliau, Ra. Begitu pula nada, lagu, dan batas-batas bacaan (waqaf-washal) dalam Mujahadah bisa dipelajari dari rekaman mujahadah beliau Ra, beserta jama’ah. Karena lagu, nada, dan batas-batas bacaan di sini berupa suara yang tidak cukup diberikan panduannya dengan tertulis. Para Penyiar dan Pembina Wahidiyah seharusnya mempelajari dari rekaman tersebut dan mem-praktekkan dengan jama’ahnya.

Logo Penyiar Sholawat Wahidiyah

Sholawat Wahidiyah


Mujahadah yang perlu dijaga keseragaman Bacaan Mujahadah Wahidiyah

Mujahadah yang perlu dijaga keseragaman bacaannya adalah mujahadah berjama’ah dengan suara keras (jahri). Adapun mujahadah sendiri atau berjamaah dengan bacaan sirri, lebih-lebih dengan bilangan yang diperbanyak, harus tetap dijaga dan ditingkatkan dzauqiyahnya. Baca JugaBimbingan Muallif Sholawat Wahidiyah Dalam Perjuangan Wahidiyah

Pelaksanaan segala macam mujahadah Wahidiyah

Pelaksanaan segala macam mujahadah Wahidiyah harus menjaga dan menerapkan keseragaman baik bagi makmum terutama imam, mulai Mujahadah pengamalan 40 hari, Yaumiyah, Keluarga, Usbu’iyah, Syahriyah, Rubu’ussanah, Nishfus-sanah, Kubro, Waqtiyah, dan Mujahadah-Mujahadah Khusus yang dilakukan berjamaah dengan suara keras.

Inilah sekilas tentang Keseragaman Mujahadah Wahidiyah yang Wahidiyah.me sampaikan semoga bermanfaat khususnya dalam perjuangan Wahidiyah.