√ Metode Pembinaan Kanak-Kanak Wahidiyah

Islam

Metode Pembinaan Kanak-Kanak Wahidiyah

Ibnu Rusyd
Sunday, September 8, 2019

Ad1

Ad2

Metode Pembinaan Kanak-Kanak Wahidiyah

Metode Pembinaan Kanak-Kanak Wahidiyah - Tidak kalah penting dalam pembinaan Kanak-Kanak Wahidiyah perlu adanya Metde Pembinaan Kanak-Kanak Wahidiyah yang sesuai dengan kondisi zaman dan Metode yang tepat dalam Pembinaan Kanak-Kanak Wahidiyah.

Pengertian Metode Pembinaan 

Tidak ada salahnya sebelum kita membahas lebih lengkap dalam Metode Pembinaan Kanak-Kanak Wahidiyah perlu kita fahami atau ketahui apa itu Metode Pembinaan pada umumnya. Mari kita ketahui bahwa Pembahasan tentang Pengertian metode pembelajaran (pembinaan) ialah cara guru (pembina) melakukan atau menyajikan, menguraikan, memberi contoh dan memberi latihan isi pelajaran kepada peserta didik untuk mencapai tujuan tertentu sebagaimana pendapat dalam STRATEGI & METODE dalam model pembelajaran Halaman 149 oleh Dr. H. Martinis Yamin M.Pd.

Metode Pembinaan Kanak-Kanak Wahidiyah
Metode Pembinaan Kanak-Kanak Wahidiyah
Metode Pembinaan sangatlah penting sekali sebagaimana dalam pengertian di atas yang kami jelaskan di Wahidiyah.me untuk mempertajam penjelasan tentang Metode Pembinaan Kanak-Kanak Wahidiyah. Ketika kita ketahui dari pengertian metode di atas menunjukkan bahwa guru/pembina tidak akan bisa mencapai tujuan tertentu dari pembelajaran yang telah direncanakan tanpa adanya metode pembelajaran. Baca Juga : Petunjuk Pelaksanaan Tugas Imam Jamaah Mujahadah Kanak-Kanak Wahidiyah

Namun demikian pemakaian metode harus tepat dengan tujuan pembelajaran atau pembinaan yang hendak dicapai. Jika salah memakai metode, maka tujuan pembelajaran atau pembinaan tidak mencapai sasaran yang dituju.

Ada beberapa metode yang mungkin bisa diterapkan dalam pembinaan kanak-kanak Wahidiyah antara lain :
  1. Metode Ceramah
  2. Metode Cerita/Kisah
  3. Metode Demonstrasi/penampilan
  4. Metode Tanya Jawab
  5. Metode Sosio Drama/Bermain Peran
  6. Metode Drill/ Latihan
  7. Metode Diskusi
  8. Metode Teladan
  9. Metode Pembiasaan
  10. Metode Pemecahan Masalah / Problem Solving
  11. Metode Permainan Wahidiyah (diuraikan tersendiri)
  12. Metode pengenalan pada masyarakat.
  13. Dan lain-lain.

Metode Ceramah

Dalam pembinaan pada Kanak-kanak Wahidiyah tentunya banyak cara yang bisa dilakukan agar pembinaan berjalan dengan baik, salah satu metode yang tepat untuk para anak-anak dalam pembinaan dengan Metode ceramah. Metode Ceramah adalah suatu cara penyajian atau penyampaian informasi melalui penerangan dan penuturan secara lisan oleh pendidik/pembina terhadap peserta didik sebagaimana dalam Buku metodologi pendidikan Agama Islam : hal. 299 yang dikarang Oleh  Prof. Dr. Ramayulis.

Metode Cerita/Kisah

Sebuah Cerita sangatlah banyak yang suka, tidak hanya kanak-kanak dewasapun sampai tua juga senang dengan cerita. Tentunya Metode yang kedua ini dalam Pembinaan Kanak-kanak pada umumnya khususnya pada Pembinaan kanak-Kanak Wahidiyah Metode Cerita sangatlah tepat dalam cara pembinaan pada kanak-kanak. 

Adapun kisah mempunyai fungsi edukatif yang tidak dapat diganti dengan bentuk penyajian selain bahasa, misal: Kisah Nabi Nuh A.S, Kisah Nabi Ibrohim AS. diambil dari Buku Metode Pendidikan Agama Islam : halaman 288.

Metode Demonstrasi/penampilan

Tidak kalah pentingnya dalam metode yang mungkin bisa diterapkan dalam pembinaan kanak-kanak Wahidiyah yaitu Metode Demonstrasi atau Penampilan ini berbentuk pelaksanaan praktek oleh peserta didik dibawah bimbingan dari dekat oleh pengajar. Praktek tersebut dilaksanakan atas dasar penjelasan atau demonstrasi yang diterima atau diamati peserta didik. 

Contoh dalam hadist kurang lebih:

صَلُّوْا كَمَا رَأَيْتُمُوْانِى أُصَلِّى 

Metode Tanya Jawab

Metode dalam Pembinaan Kanak-kanak Wahidiyah yang selanjutnya yaitu dengan Metode Tanya Jawab, Metode ini merupakan suatu cara mengajar dimana seorang pendidik mengajukan beberapa pertanyaan kepada anak didik tentang bahan pelajaran yang telah diajarkan sebagaimana dalam Buku Metodologi Pendidikan Agama Islam. hal. 305.

Metode Tanya Jawab ini kalau dilihat dari sasaran pertanyaan, ada 2 macam;

a. Pertanyaan mengarah pada ingatan. 
Kata tanyanya : Apa, Siapa, Dimana, Kapan dan Berapa
b. Pertanyaan mengarah pada pikiran
Kata tanyanya : Mengapa, Bagaimana

Metode Sosio Drama/Bermain Peran

Metode yang mungkin tidak asing bagi para pecinta pembaca yaitu Metode Sosio Drama atau Bermain Peran. Metode Sesio Drama berusaha penyajian bahan dengan cara memperlihatkan peragaan, baik dalam bentuk uraian maupun kenyataan. Semuanya berbentuk tingkah laku dalam sosio yang kemudian diminta beberapa orang perserta didik untuk memerankannya diambil dari Metodologi Pendidikan Agama Islam. halaman 305.

Misal : Anak-anak disuruh menyiarkan Wahidiyah (mengajak mujahadah kecerdasan) kepada teman-temannya yang belum pengamal.

Metode Drill/ Latihan

Metode Drill atau latihan dimaksudkan untuk memperoleh ketangkasan atau ketrampilan latihan terhadap apa yang dipelajari karena hanya dengan melakukan secara praktis suatu pengetahuan dapat disempurnakan dan siap disiagakan sebagaimana dalam Metodologi Pendidikan Agama Islam. hal. 349.

Misal : anak-anak disuruh latihan menjadi imam mujahadah, disuruh latihan baca puisi dan sebagainya.

Metode Diskusi

Metode diskusi suatu cara penyajian/ penyampaian bahan pelajaran, dimana pendidik memberikan kesempatan kepada para peserta didik/ kelompok-kelompok peserta didik untuk membicarakan ilmiah guna mengumpulkan pendapat, membuat kesimpulan atau menyusun berbagai alternatif pemecahan atas suatu masalah.

Metode Teladan

Metode ini adalah suatu cara yang dilakukan pendidik untuk memberikan pelajaran melalui perbuatan yang langsung dilakukan oleh pendidik. Para perserta didik dapat mengamati dan menirukannya, apa yang biasa dilakukan pendidik.

Metode Pembiasaan

Metode ini adalah upaya praktis dalam pembinaan dan pembentukkan anak. Hasil dari pembiasaan yang dilakukan pendidik adalah terciptanya suatu kebiasaan bagi anak didik.

Metode Pemecahan Masalah / Problem Solving

Metode tersebut suatu cara penyajian pelajaran dengan mendorong peserta didik untuk mencari dan memecahkan suatu masalah dalam Rangka pencapaian tujuan pengajaran.

Langkah-langkah yang diperlukan :
  • Pendidik menghadapkan masalah yang akan dipecahkan kepada peserta didik;
  • Memperjelas persoalan. Persoalan tersebut dirumuskan oleh pendidik bersama peserta didik;
  • Melihat kemungkinan jawaban peserta didik bersama pendidik, mencari kemungkinan-kemungkinan yang akan dilaksanakan dalam pemecahan persoalan;
  • Mencoba kemungkinan yang dianggap menguntungkan. Pendidik menetapkan cara pemecahan problem yang dianggap paling tepat;
  • Cara yang ditempuh dinilai, apakah dapat mendatangkan hasil yang diharapkan atau tidak;

Metode Permainan Wahidiyah
Metode Pengenalan Pada Masyarakat

Demikian panduan pembinaan kanak-kanak Wahidiyah di wahidiyah.me yang bisa penulis sajikan, yang sudah barang tentu tulisan ini masih jauh dari kesempurnaan, perbaikan ataupun koreksi sangat penulis harapkan. Semoga tulisan wahidiyah.me ini tentang Metode Pembinaan Kanak-Kanak Wahidiyah bisa bermanfaat bagi kita, khususnya bagi pembina kanak-kanak Wahidiyah.