√ Administrasi Badan Pembina Kanak-Kanak Wahidiyah Dalam PSW

Islam

Administrasi Badan Pembina Kanak-Kanak Wahidiyah Dalam PSW

Ibnu Rusyd
Thursday, September 12, 2019

Ad1

Ad2

Administrasi Badan Pembina Kanak-Kanak Wahidiyah Dalam PSW

Administrasi Badan Pembina Kanak-Kanak Wahidiyah Dalam PSW - Perjuangan Wahidiyah sangatlah mulia baik di Dunia maupun Akhirat yang mana perjuangan yang butuh perjuangan ini tentunya tidaklah lepas dari Administrasi yang benar pula, maka dalam kesempatan ini wahidiyah me berusaha mensajikan tentang Administrasi Badan Pembina Kanak-Kanak Wahidiyah.

Badan Pemnina Kanak-Kanak Wahidiyah

Sebelum kita lanjutkan pada pokok permasalahan yaitu tentang Administrasi Badan Pembina Kanak-Kanak Wahidiyah (BPKW) kami perjelas apa itu BPKW. Badan Pembina Kanak-Kanak Wahidiyah atau disingkat BPKW dalam Penyiar Sholawat Wahidiyah (PSW) merupakan salah satu Badan yang khusus membidangi atau pembina kalangan Kanak-Kanak Wahidiyah yang mana sesuai dengan Anggaran Rumah Tangga Dasar Penyiar Sholawat Wahidiyah 2016-2021 Bab III Pasal 8 Ayat 3 Huruf f.


Administrasi Badan Pembina Kanak-Kanak Wahidiyah Dalam PSW
Administrasi Badan Pembina Kanak-Kanak Wahidiyah Dalam PSW
Tidak ada salahnya mari kita tidak hentinya untuk memohon hidayah dan taufiq Alloh Subhaanahu Wata’aala, syafa’at Rosuululloohi Shollalloohu ‘Alaihi wasallam dan barokah nadhroh Ghoutsi haadzaz zamaan Rodliyalloohu ‘Anhu semoga apa-apa yang kita sajikan di Wahidiyah.me tentang Administrasi BPKW dalam PSW bisa menjadikan manfaat yang seluas-luasnya khususnya bagi generasi penerus perjuangan Kesadaran Kepada Alloh Shubhanahu Wa Ta'ala. 

Pengertian Penyiar Sholawat Wahidiyah

Tidak ada salahnya dalam membahas Administrasi Badan Pembina Kanak-Kanak Wahidiyah dalam Penyiar Sholawat Wahidiyah sangatah perlu kita perjelas tentang apa itu PSW atau Penyiar Sholawat Wahidiyah. Baca Juga : CARA PENGAMALAN SHOLAWAT WAHIDIYAH SESUAI BIMBINGAN MUALLIF RA

Penyiar Sholawat Wahidiyah adalah lembaga satu-satunya di Wahidiyah yang dibentuk Muallif Sholawat Wahidiyah RA. KH. Abdoel Madjid Ma'roef RA pada permulaan tahun 1964 yang bertugas untuk mengatur kebijaksanaan dan bertanggungjawab dalam perjuangan Wahidiyah, meliputi bidang pengamalan, penyiaran, pembinaan dan pendidikan Wahidiyah dan bidang sarana yang dibutuhkan dalam perjuangan Wahidiyah termasuk di dalamnya yaitu Badan Pembina Kanak-kanak Wahidiyah (BPKW).

Begitu berat tugas yang diemban BPKW, Berat tetapi mulia dalam pandangan Alloh Shubhanahu Wa Ta'ala, bahkan tidak ada pekerjaan yang paling mulia dan paling terpuji di dunia selain memperjuangkan kesadaran ummat dan masyarakat kepada Alloh wa RosuulihiShollalloohu ‘alaihi Wasallam. 

Objek dan Sasaran Perjuangan Wahidiyah

Perlu kita ketahui bahwa objek atau obyek dan sasaran perjuangan Wahidiyah adalah ummat masyarakat jami’il alamin termasuk kanak-kanak. Jadi PSW merupakan organisasi besar yang berdimensi jami’al alamiin. Oleh karena itu harus dikelola dan diurus dengan administrasi yang memadai. 

Dalam suatu organisasi ada Administrasi yang mengaturnya, administrasi dimaksud untuk fungsi antara lain Schaduling, Controling, Evaluasi dan Dokumentasi, yang kesemuanya merupakan satu kesatuan yang dapat dijadikan bahan untuk menentukan langkah dan kebijakan dimasa-masa berikutnya.

Setelah kita mendengarkan dan menyimak Wahidiyah.me tentang organisasi PSW termasuk dilalamnya BPKW baik itu mengenai AD ART, Visi Misi PSW Maksud dan tujuan program umum serta Tugas Pokok dan Fungsi BPKW dan pendanaannya, maka selanjutnya kita perlu mempelajari bagaimana administrasi untuk mengatur agar dapat tercapai visi misi, maksud dan tujuan perjuangan Wahidiyah khususnya dibidang pembinaan kanak-kanak Wahidiyah.

Karena tanpa administrasi yang baik terutama di era saat ini, tidak menutup kemungkinan tujuan, visi dan misi perjuangan Wahidiyah akan mengalami banyak kendala dan hambatan yang menyebabkan penyiaran dan pelestarian serta pembudayaan Wahidiyah tidak dapat mulus dan lancar, Na’udzubillaahimindzaalik

Sebagaimana Qoul Sayyidina Ali Karromalloohu Wajhahu:

اَلْحَقُّ  بِلاَ نِظَامٍ  قَدْ يَغْلِبَُهُ الْبَاطِلُ  باِلنِّظَامِ

Perkara yang haq tidak dikelola dengan nidhom (administrasi), bisa dikalahkan oleh perkara bathil yang dikelola dengan nidhom

Untuk itu pada kesempatan yang baik ini Wahidiyah.me mengajak untuk mempelajari administrasi dalam perjuangan Wahidiyah (PSW) khususnya BPKW, yang kemudian kita aplikasikan bersama dalam kehidupan sehari-hari di perjuangan Wahidiyah ini, khususnya dalam wadah Badan Pembina Kanak-kanak Wahidiyah sehingga dalam mengemban Visi-misi perjuangan Fafirruuilalloh Warosulihi Shollalloohu ‘Alaihi Wasallam kedepan bisa lancar, sukses membudaya dan menjangkau seluruh jamial alamin tentunya dengan Fadlol dan Ridlo Alloh Warosulihi Shollalloohu ‘Alaihi Wasallam, sehingga terwujud perdamaian dunia sampai akhirat Amin. Baca Juga : Sholawat Wahidiyah

Adapun yang akan dibahas dalam uraian wahidiyah.me ini yaitu tentang Administrasi Badan Pembina Kanak-Kanak Wahidiayh (BPKW) dalam Penyiar Sholawat Wahidiayh (PSW) ini yang meliputi: 
  1. Cara atau metode pembuatan Program dan bentuk Konkrit dari Program BPKW 
  2. Arsip-arsip yang berkaitan dengan SPKW Kecamatan-kecamatan dan Imam Jamaah Mujahadah Kanak-kanak di Desa-desa 
  3. Juklak dan Juknis BPKW dari tingkat Cabang s/d tingkat Desa namun lebih dahulu akan diterangkan tinjauan umum tentang Administrasi.
Pengertian  Kata Administrasi

Kata administasi berasal dari bahasa latin ”ad” dan “ministrasi”. “Ad” artinya sama dengan “to” dalam bahasa Inggris yang artinya “ke / kepada”. “Ministrasi” sama dengan “to serve” atau “to conduct” artinya melayani, membantu dan mengarahkan serta memelihara. PSW oleh Muallifnya disebut “Lembaga Khidmah”. Artinya PSW menjalankan fungsi khidmah. Khidmah kepada Muallif Sholawat Wahidiyah, khidmah dalam perjuangan Fafirruu Ilallooh wa RosuulihiShollalloohu ‘alaihi Wasallam. Kata khidmah berasal dari bahasa Arab yang artinya melayani, lumadi, leladi, laden, rewang (Jw).

Jadi dalam kesempatan kali ini bahwa administrasi dalam pengertian melayani, membantu dan mengarahkan seperti di atas, sebenarnya sudah merupakan fungsi dari PSW. PSW berkhidmah atau lumadi kepada Muallif Sholawat Wahidiyah, melayani dan mengarahkan Pengamal Wahidiyah dan Masyarakat pada umumnya. Melayani dan mengarahkan dalam dan kepada kesadaran kepada Alloh wa rosuuilihi Shollalloohu 'alaihi wasallam. Dilayani, diarahkan dan dibimbing untuk menjadi manusia yang berakhlaqul karimah, manusia yang sempurna  dan menyempurnakan orang lain. Inilah harapan atau yang digadang-gadang oleh Muallif Sholawat Wahidiyah Rodliyalloohu’anhu. Baca Juga : Akhlakul Karimah dan Keteladanan : Kesederhanaan Muallif RA.

Ada juga yang menjelaskan bahwa Adminstrasi berasal dari bahasa inggris “administration” atau bahasa belanda “administratie”. Artinya pekerjaan yang bersangkut paut dengan tulis menulis atau tata usaha (TU). Orang yang mengerjakan tulis menulis tersebut “juru tulis” atau “Kaatib” (arab). Dan yang mengerjakan tata usaha lazim disebut Penata Usaha (PU) seperti di kantor pemerintah atau kantor swasta.

Kenyataan dalam praktek, bahwa macam tugas atau pekerjaan yang termasuk fungsi pelayanan tersebut sangat banyak dan majemuk, sehingga kemudian muncul berbagai istilah seperti Administrasi Bisnis (bussiness administration), Administrasi Pendidikan (educational administration), Administrasi Pemerintahan (govermental administration), Administrasi Umum (public administration), Administrasi Keuangan (financial administration) dll. Maka para ahli administrasi membuat rumusan atau definisi tentang administrasi secara luas, yang didasarkan pada aspek atau segi administrasi, yaitu :

a. Manusia-manusia ;
b. Melakukan pekerjaan ;
c. Mempunyai tujuan (yang disepakati bersama).

Administrasi adalah suatu proses kegiatan yang umum dalam suatu usaha bersama; seni administrasi adalah mengarahkan, mengkoordinir dan mengendalikan orang banyak untuk mencapai tujuan tertentu (pendapat Leonard D. white).

Sebagai suatu proses, seperti kenyataan di lapangan, administrasi meliputi dua segi utama. Yaitu segi statis dan segi dinamis. Segi statis berwujud wadah dan struktur  yang mengatur segala hubungan baik formal maupun personal, yaitu organisasi. Segi dinamis berwujud keseluruhaan kegiatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan yang sudah ditentukan yang lazim disebut manajemen. Melalui organisasi, muncullah seorang Pemimpin (leader),  dan melalui manajemen lahirlah seorang Manajer (manager).

Pengertian Administrasi PSW

Administasi PSW atau Administrasi Penyiar Sholawat Wahidiyah adalah segala sesuatu proses kegiatan bersama, lahiriyah dan bathiniyah dengan menerapkan Ajaran Wahidiyah, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pembimbingan, pengkoordinasian, pengawasan dan pembiayaan untuk mencapai tujuan Perjuangan Wahidiyah.


Fafiruu Ilalloh - Wahidiyah Administrasi Badan Pembina Kanak-Kanak Wahidiyah Dalam PSW
Fafiruu Ilalloh - Wahidiyah Administrasi Badan Pembina Kanak-Kanak Wahidiyah Dalam PSW
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa BPKW termasuk bagian integral dari organisasi PSW yang perlu menjalankan tertib administrasi di bidangnya yaitu Pembinaan Kanak-kanak Wahidiyah, yang tugas pokok pembinanya mengantarkan kanak-kanak Wahidiyah agar menjadi 


KANAK-KANAK YANG SHOLEH/SHOLEHAH YANG TAAT BERAGAMA (KEPADA ALLOH WAROSULIHI Shollalloohu ‘alaihi Wasallam), BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA, BERBUAT BAIK KEPADA SESAMA MANUSIA, BERPENGETAHUAN LUAS, PEDULI TERHADAP PERMASALAHAN UMMAT MASYARAKAT, BERGUNA BAGI AGAMA, NUSA DAN BANGSA, DENGAN DASAR LILLAH-BILLAH, LIRROSUL-BIRROSUL, LILGHOUTS-BILGHOUTS. 

Untuk itu perlu adanya pengaturan dalam merencanakan program dari Cabang sampai Imam Jama’ah Mujahadah Kanak-kanak, petunjuk teknis Tugas Pengurus BPKW Daerah serta administrasinya.

Tugas Administrasi BPKW

Dari Penjelasan di atas tentang Administrasi Badan Pembina Kanak-Kanak Wahidiyah atau BPKW tentunya tidak lepas dari Tugas Administrasi BPKW tersebut, adapun Tugas Administrasi Badan Pembina Kanak-Kanak Wahidiyah diantaranya : 


  1. Membuat perencanaan, membuat konsep penyelenggaraan penyiaran dan pembinaan Kanak-kanak.
  2. Bekerja secara aktif, lincah dalam membantu penyelenggaraan penyiaran dan pembinaan Kanak-kanak.
  3. Mengatur kekompakan dan keserasian kerja penyiaran dan pembinaan Kanak-kanak.
  4. Menyelenggarakan pencatatan administrasi dengan menyiapkan buku agenda, buku kas, buku tamu, buku kegiatan mujahadah, buku notulen Rapat, buku expedisi dan lain-lain.
  5. Menyelenggarakan surat menyurat BPKW.
  6. Mengatur terbitnya penyelenggaraan mujahadah-mujahadah.
Itulah sedikit banyak tentang Tugas Administrasi Badan Pembina Kanak-Kanak Wahidiyah yang bisa Wahidiyah.me utarakan.

Ruang lingkup Administrasi BPKW

Setelah kita utarakan tentan Tugas Administrasi Badan Pembina Kanak-Kanak Wahidiyah tentunya terdapat Ruang lingkupnya dalam Administrasi BPKW. Mari kita lihat apa ruang lingkup Administrasi BPKW itu, dalam kesempatan ini wahdiyah.me menyampaikan ada beberapa Ruang lingkup Administrasi BPKW diantaranya sebagai berikut :

1. Lembaga Khidmah Perjuangan Wahidiyah.
2. Manajemen PSW.
3. Manajemen BPKW 
4. Tata Hubungan Lembaga Khidmah.
5. Penyiaran dan Pembinaan Kanak-kanak.
6. Keuangan Lembaga Khidmah.
7. Sarana dan Prasaran Perjuangan. 
8. Hubungan Kemasyarakatan.

Ketatausahaan Badan Pembina Kanak-Kanak Wahidiyah (BPKW)

Dalam Ketatausahaan Badan Pembina Kanak-Kanak Wahidiyah (BPKW) tentunya ada beberapa bagian yang perlu kita ketahui bersama diantaranya : 

Pengertian Ketatausahaan BPKW 

Langsung saja bahwa Tatausahaan BPKW adalah kegiatan sebagian dari administrasi dalam penyelenggaraan Perjuangan Wahidiyah di bidang Pembinaan Kanak-kanak Wahidiyah. Kegiatan ini ditekankan pada penyelenggaraan administrasi perkantoran, meliputi ;

  1. Menghimpun, kegiatan mencari dan mengusahakan tersedianya segala keterangan yang tadinya belum ada atau berserakan sehingga siap dipergunakan bila diperlukan.
  2. Mencatat, kegiatan membubuhkan dengan berbagai peralatan alat tulis atas keterangan yang bisa dibaca, dilihat, didengar, dikirim, dan disimpan. 
  3. Mengolah, kegiatan mengerjakan keterangan-keterangan dengan maksud menyajikan dalam bentuk yang lebih berguna.
  4. Menggandakan, kegiatan memperbanyak dengan berbagai cara dan alat sebanyak jumlah yang diperlukan.
  5. Mengirim, kegiatan menyampaikan dengan berbagai cara dan alat dari satu pihak ke pihak lain.
  6. Menyimpan, kegiatan menaruh dengan berbagai cara dan alat di tempat tertentu yang aman.


Petugas administrasi

Petugas atau personil dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Mengingat besarnya tanggungjawab yang dibebankan dan ruang lingkup bagian tersebut, maka diperlukan orang-orang yang benar-benar dipercaya dan dapat memikul tanggung jawab tersebut dengan disiplin kerja yang tinggi dan jujur.

Pekerjaan Perkantoran

Dalam rangka menunjang pekerjaan juru tulis atau PU (Penata Usaha) dibutuhkan beberapa buku pokok, antara lain :

1) Buku Agenda Surat Masuk dan Keluar BPKW/SPKW, 

contoh Buku Agenda Surat Masuk dan Keluar BPKW/SPKW


Buku Agenda Surat Masuk dan Keluar BPKW/SPKW


2) Buku Expedisi BPKW/SPKW

contoh Buku Expedisi BPKW/SPKW
Buku Expedisi BPKW/SPKW


3) Buku Daftar Pengurus BPKW/SPKW

contoh Buku Daftar Pengurus BPKW/SPKW
Buku Daftar Pengurus BPKW/SPKW

4) Buku Induk BPKW/SPKW Kecamatan

contoh Buku Induk BPKW/SPKW Kecamatan
Buku Induk BPKW/SPKW Kecamatan

5) Buku Kader Organisasi BPKW/SPKW

contoh Buku Kader Organisasi BPKW/SPKW
Buku Kader Organisasi BPKW/SPKW

6) Buku Daftar Hadir dan Notulen Rapat 

contoh Buku Daftar Hadir dan Notulen Rapat
Buku Daftar Hadir dan Notulen Rapat

7) Buku Kas Badan Pembina Kanak-kanak Wahidiyah

contoh Buku Kas Badan Pembina Kanak-kanak Wahidiyah
Buku Kas Badan Pembina Kanak-kanak Wahidiyah

8) Buku Inventaris Barang

contoh Buku Inventaris Barang Badan Pembina Kanak-Kanak Wahidiyah
contoh Buku Inventaris Barang Badan Pembina Kanak-Kanak Wahidiyah



9) Buku Inventaris Kegiatan

contoh Buku Inventaris Kegiatan Badan Pembina kanak-Kanak Wahidiyah
contoh Buku Inventaris Kegiatan Badan Pembina kanak-Kanak Wahidiyah


Tata Cara Pembuatan Program BPKW

Tidak kalah pentingnya dalam Administrasi badan Pembina Kanak-Kanak Wahidiyah dalam Penyiar Sholawat Wahidiyah yaitu pembuatan Program Kerja BPKW, dalam kesempatan ini sedikit akan kami sampaikan untuk tata cara pembuatan Program BPKW atau Badan Pembiina Kanak-Kanak Wahidiyah.

Dalam pembutaan Program Kerja Badan Pembina Kanak-Kanak Wahidiyah (BPKW) setingkat Cabang semisal, tentunya dibutuhkan beberapa data dalam pembutannya, adapun data yang diperlukan diantaranya : 

a. Data dari PSW Pusat Meliputi 

  • AD ART PSW
  • Program Umum
  • SK-SK yang berkaitan dengan BPKW 
  • Instruksi dan Himbauan
  • Program Tahunan BPKW Pusat
  • Dll.

b. Data dari PSW Cabang meliputi 

  • Kebijakan Penyiaran dan Pembinaan PSW cabang
  • Program Tahunan PSW Cabang
  • Hasil evaluasi program tahun lalu
  • Pengetahuan terhadap situasi dan kondisi DPC PSW masing-masing baik mengenai kanak-kanaknya maupun pembinanya yang ada di tingkat kecamatan dan desa.
  • dll.

c. Lain-lain :


  • Kalender PSW dan Kalender pendidikan

Pelaksanaan Program Kerja BPKW

Baru saja kita mengutarakan tata cara Pembuatan Program Kerja Badan Pembina Kanak-Kanak Wahidiyah tentunya tidak hanya program saja, perlu program yang telah dibuat untuk dilaksanakan semaksimal mungki. 

Mengingat tugas Pembina kanak-kanak seperti tersebut di atas yang sudah kita perlihatkan tata cara pembuatan program kerjanya, sudah barang tentu tugas itu tidak bisa dilaksanakan dalam kurun waktu yang singkat, oleh karena itu, perlu ada tahapan perencanaan yang terarah dan berkesinambungan. 

Tahapan perencanaan itu dibuat dalam MUSKUB WAHIDIYAH setiap lima tahun sekali, yang disebut program umum PSW (bidang pembinaan kanak-kanak Wahidiyah). Program inipun masih perlu ada penjabaran atau perincian dalam bentuk-bentuk kegiatan yang konkrit yang tentunya terarah dan berkesinambungan. Bentuk-bentuk kegiatan ini kita buat/susun setiap satu tahun sekali.

Oleh karena bentuk-bentuk kegiatan ini harus terarah dan berkesinambungan, maka kegiatan yang dibuat pada tahun pertama (misalnya) belum bisa terlaksana, harus dilanjutkan pada tahun berikutnya. Begitu seterusnya sampai batas waktu lima tahun. Demikian juga PROGRAM UMUM BERIKUTNYA, merupakan kelanjutan dari PROGRAM UMUM SEBELUMNYA. Program umum PSW, bidang Pembinaan Kanak-Kanak Wahidiyah Masa Khidmah 2016-2021 sebagai berikut : 

  1. Membentuk dan membenahi BPKW, serta memaksimalkan tugas pokok dan fungsinya.
  2. Meningkatkan aktifitas, kinerja dan kwalitas pelayanan pada SDM Kanak-kanak Wahidiyah.
  3. Meningkatkan kwantitas dan kwalitas SDM Pembina kanak-kanak Wahidiyah.
  4. Meningkatkan penyiaran Wahidiyah dikalangan kanak-kanak 
  5. Menumbuhkan dan mengembangkan kepedulian kanak-kanak Wahidiyah terhadap permasalahan ummat masyarakat utamanya permasalahan kanak-kanak.

Membentuk dan membenahi BPKW, serta memaksimalkan tugas pokok dan fungsinya

Dalam membentuk dan membenahi BPKW serta memasksimalkan tugas pokok dan fungsinya dari Badan Pembina Kanak-Kanak Wahidiyah ada beberapa hal yang perlu kita ketahui. adapaun hal-hal yang termasuk poin satu ini adalah :

  • Membentuk BPKW/SPKW kecamatan/Imam Jamaah yang belum ada 
  • Membenahi/meningkatkan kinerja BPKW, SPKW, Imam Jamaah seperti pembagian tugas, mekanisme kerja, Rapat-rapat, adanya kelengkapan dan ketertiban administrasi, data-data SPKW (kelompok-kelompok usbuiyyah), adanya hubungan yang harmoni dan kerja sama yang baik antara badan-badan atau seksi-seksi di lingkungan PSW dan masih banyak lagi.
  • Memaksimalkan tugas poko dan fungsinya lembaga pembinaan kanak-kanak Wahidiyah ini harus diupayakan; artinya dalam melaksanakan tugas ini harus terus ditingkatkan, baik frekwensi kegiatannya maupun kwalitas kegiatan. 

Meningkatkan aktifitas, kinerja dan kwalitas pelayanan pada SDM Kanak-kanak Wahidiyah

Pembina kanak-kanak Wahidiyah adalah sebagai person yang bertugas memberikan pelayanan terhadap Kanak-kanak Wahidiyah. Pelayanan ini menyangkut peningkatan SDM (Aqliyah, dzauqiyah) kanak-kanak Wahidiyah yang pada ahirnya bisa terwujud : 


KANAK-KANAK YANG SHOLEH/SHOLEHAH YANG TAAT BERAGAMA (KEPADA ALLOH WAROSULIHIShollalloohu ‘alaihi Wasallam), BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA, BERBUAT BAIK KEPADA SESAMA MANUSIA, BERPENGETAHUAN LUAS, PEDULI TERHADAP PERMASALAHAN UMMAT MSYARAKAT, BERGUNA BAGI AGAMA, NUSA DAN BANGSA, DENGAN DASAR LILLAH-BILLAH, LIRROSUL-BIRROSUL, LILGHOUTS-BILGHOUTS.

Meningkatkan kwantitas dan kwalitas SDM Pembina kanak-kanak Wahidiyah

Para Pembina, khususnya imam-imam jama’ah adalah petugas (pelayan) kanak-kanak Wahidiyah. Peran yang diembannya juga menentukan dalam menghantarkan kanak-kanak Wahidiyah. Oleh karena itu SDM Pembina (Aqliyah dan Dzaukiyah) harus ditingkatkan. Kegiatan-kegiatan ini antara lain :

  • Mengadakan pembekalan pengurus / Pembina
  • Mengadakan kursus-kursus
  • Mengadakan diskusi-diskusi
  • Mengadakan pengajian-pengajian dengan memberikan pengetahuan baik umum maupun agama, terutama yang menyangkut tugasnya.
  • Mengadakan anjangsana ke daerah lain untuk study peningkatan.
  • Untuk meningkatkan jumlah atau kwantitas Pembina, perlu mengadakan penjaringan terhadap para pengamal Wahidiyah.
  • Peningkatan SDM Dzaukiyah dengan memperbanyak mujahadah dan senantiasa mengadakan hubungan batin dengan Ghoutsu Hadzaz Zaman Rodliyalloohu ‘Anhu.

Meningkatkan penyiaran Wahidiyah dikalangan kanak-kanak 

Meningkatkan penyiaran Wahidiyah dikalangan kanak-kanak umum, perlu dilakukan oleh para Pembina dan kanak-kanak Wahidiyah.
Upaya penyiaran ini antara lain :


  • Mengajak anak-anak bermain dengan permainan ala kanak-kanak Wahidiyah
  • Mengadakan les pelajaran sekolah bagi kanak-kanak.
  • Menjelang ulangan terutama ujian akhir, mengajak anak-anak untuk berdo’a dengan mujahadah kecerdasan.
  • Mengadakan perlombaan antara lain : lomba adzan, baca puisi, baca al-qur’an secara tartil, dan sebagainya.
  • Mengajak anak-anak Wahidiyah untuk mendo’akan temannya atau keluarganya yang sedang sakit dengan mujahadah kesehatan.
  • Dan lain-lain.

Menumbuhkan dan mengembangkan kepedulian kanak-kanak Wahidiyah terhadap permasalahan ummat masyarakat utamanya permasalahan kanak-kanak

Dari kecil anak-anak perlu kita beritahu bahwa orang-orang yang melakukan perbuatan tidak baik itu disebabkan hati batiniyahnya sakit. Oleh karena itu, kita ajak anak-anak untuk membantu mengobati penyakit batiniyah tersebut dengan berdo’a / mujahadah, demikian juga kita ajak anak-anak untuk memohon kepada Alloh Subhanahu Wata’ala, agar masyarakat jami’al alamin terutama diri kita diberi kesehatan lahir batin, mendapat hidayah dari Alloh Subhanahu Wata’ala.

Dari beberapa contoh kegiatan diatas, cabang atau kecamatan-kecamatan dapat memilih kegiatan mana yang diperlukan sekali. Dalam menentukan kegiatan tersebut, perlu mempertimbangkan kemampuan / factor-faktor pendukung, seperti waktunya memungkinkan apa tidak, tenaaganya dari daerah sendiri atau mendatangkan dari luar, juga biaya yang diperlukan.


Jelasnya menentukan kegiatan dalam satu tahun tidak perlu banyak, walaupun misalnya dalam satu tahun itu hanya membuat tiga poin dari program, asal itu yang paling dibutuhkan dan sangat mungkin dilaksanakan, itu sudah bagus.

Mekanisme Surat Menyurat BPKW

Dalam Mekanisme surat menyurta dalam Badan Pembina Kanak-Kanak Wahidiyah ada beberapa yang wahidiyah.me sampaikan diantaranya : 

Surat Masuk dan proses tindaklanjutnya

semua jenis surat yang diterima dari Organisasi/ Instansi maupun perorangan, baik yang diterima melalui pos (kantor pos) maupun yang diterima dari kurir (pengirim surat) dengan mempergunakan buku pengiriman (ekspedisi)

Surat Keluar dan proses pembuatannya


surat yang sudah lengkap (bertanggal, bernomor, berstempel, dan telah ditandatangani oleh yang berwenang) yang dibuat oleh PSW yang ditujukan/dikirim kepada Organisasi/Instansi/lembaga atau perorangan yang lain. 

Laporan Badan Pembina Kanak-Kanak Wahidiyah


Pengertian Laporan

Laporan pada umumnya adalah suatu ikhtisar tentang hal ikhwal pelaksanaan suatu kegiatan yang harus disampaikan oleh petugas kepada pemberi tugas, sebagai pertanggungjawaban atau laporan terhadap program yang sudah direncanakan, menyangkut program yang sudah terlaksana dan program yang belum terlaksana, termasuk hambatan dan kendala yang di hambati dalam terlaksana atau tidaknya suatu program tersebut.

Pentingnya laporan

Sudah kita maklumi bahwa laporan itu sangalah penting, maka dalam wahidiyah.me ini sedikit utarakan pentingnya Laporan yang mana Laporan merupakan alat yang penting untuk :

  • Dasar penentuan kebijakan dan pengarahan pimpinan.
  • Bahan penyusunan rancangan kegiatan berikutnya.
  • Mengetahui perkembangan kegiatan tentang peningkatan atau penurunan.
  • Data sejarah perkembangan organisasi yang terkait satu sama lain.

Macam Laporan

Dalam laporan ternyata ada beberapa macam yang bisa kita lihat dalam kesempatan kali ini di Wahidiyah.me yaitu : 

a. Ditinjau dari segi cara penyampaiannya maka laporan dibagi 2 macam; 

  • laporan lisan, penyampaian laporan secara lisan biasanya dilakukan pada hal-hal yang perlu segera disampaikan. Bisa dengan tatap muka, lewat telepon, wawancara dan lain-lain.
  • Laporan tertulis, penyampaian laporan secara lengkap dan berbentuk tulisan.

b. Ditinjau dari bahasa yang digunakan, maka terdapat :

  • laporan yang ditulis secara populer, laporan yang menggunakan bahasa yang sederhana, kadang ditambah dengan kalimat humor. Biasanya laporan ini dimuat pada majalah atau surat kabar.
  • Laporan yang ditulis secara ilmiah, sebagai hasil penelitian. Biasanya isinya singkat padat dan sistematis.

c. Ditinjau dari isinya, maka dapat dibedakan :

  • laporan kegiatan, misalnya pelaksanaan Mujahada Kubro Kanak-kanak Wahidiyah, Up Grading Pembina Kanak-kanak Wahidiyah dan lain-lain.
  • laporan keuangan, menyangkut masalah penerimaan dan penggunaan uang serta saldonya.

d. Ditinjau dari bentuk laporan, maka dapat dibedakan :

  • laporan berbentuk tulisan atau gambar.
  • laporan berbentuk grafik atau daftar.
  • laporan berbentuk foto kegiatan.

Sistematika Laporan 

Sistematika dalam Isi laporan hendaknya lengkap, yaitu dapat menjawab semua pertanyaan sebagai berikut, yang terkenal dengan six w.

1. What ? 2. Where ? 3. When ?
4. How ? 5. Who ? 6. Why ?

What (apa), terlebih dahuli harus dipikir apa kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan dalam rangka pencapaian tujuan, serta apakah tujuan kita mengadakan program itu.

Where (dimana), menentukan dimana tempat kegiatan-kegiatan itu hendak dilaksanakan.

When (apabila), menentukan bilamana atau kapan program itu akan dilaksanakan.

How (bagaimana), bagaimana cara yang sebaik-baiknya harus dijalankan demi tercapainya tujuan.

Who (siapa), menentukan siapa yang akan melaksnakan. Ini berarti harus ada gambaran pembagian tugas, wewenang dan tanggungjawab.

Why (mengapa), apa/mengapa sebabnya kita melakukan demikian. Ini ditujukan pada kelima pertanyaan sebelumnya.

Dengan terjawabnya ke enam pertanyaan di atas, maka akan tersusun suatu laporan yang baik. Urutan isi laporan sebaiknya diatur, sehingga penerima laporan dapat dengan mudah memahami isi laporan tersebut antara lain :

1. Pendahuluan, pada bab ini menjelaskan tentang :

  • mengapa diadakan kegiatan.
  • dasar hukum kegiatan.
  • apa maksud kegiatan.
  • ruang lingkup isi laporan.

2. Isi laporan
3. Penutup

Demikiran uraian Wahidiyah.me tentang tentang Administrasi BPKW dalam PSW yang bisa kami sajikan, kami yakin tulisan Wahidiyah.me ini masih jauh dari kesempurnaan, Untuk itu koreksi, kritik dan saran yang membangun demi perbaikan dimasa mendatang selalu penulis harapkan. 

Semoga tulisan ini bisa bermanfaat, khususnya bagi pembina kanak-kanak Wahidiyah dan tidak lupa kami Wahidiyah.me ucapkan terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang membantu terwujudnya tulisan tentang Admnistrasi Badan Pembina Kanak-Kanak Wahidiyah dalam Penyiar Sholawat Wahidiyah ini termasuk yang mengkajinya, sekali lagi penulis ucapkan banyak terima kasih.