√ Mujahadah Wahidiyah Untuk Keamanan Ummat dan Masyarakat Jami' Al Alamin

Islam

Mujahadah Wahidiyah Untuk Keamanan Ummat dan Masyarakat Jami' Al Alamin

Ibnu Rusyd
Saturday, August 3, 2019

Ad1

Ad2

Mujahadah Wahidiyah Untuk Keamanan Ummat dan Masyarakat Jami' Al Alamin

WAHIDIYAH.MEDoa atau Mujahadah sudah banyak dilakukan oleh ummat masyarakat bahkan Jami' Al Alamin untuk mengatasi suatu masalah, baik masalah pribadi maupun masalah umum begitu juga para Pengamal Sholawat wahidiyah. Pengamal Sholawat Wahidiyah mengatasi permasalahan tidak lepas untuk bermujahadah.


Mujahadah Wahidiyah Untuk Keamanan Ummat dan Masyarakat Jami' Al Alamin
Mujahadah Wahidiyah Untuk Keamanan Ummat dan Masyarakat Jami' Al Alamin

Mujahadah atau 
Ta’rif (definisi) mujahadah menurut arti bahasa, syar’i, dan istilah ahli hakikat sebagaimana dimuat dalam kitab Jami’ul Ushul Fil-Auliya pada halaman 221. Kita Jami’ul-Ushul Fil-Auliya yang dikarang oleh Asy-Syekh Dhiyauddin Ahmad Mushtofa Al-Kamsyakhonawy An-Naqsyabandy yang artinya kurang lebih : 


Arti mujahadah menurut bahasa adalah perang, menurut syara’ adalah perang melawan musuh-musuh Alloh, dan menurut istilah ahli hakikat adalah memerangi nafsu amarah bis-suu’(2) dan memberi beban kepadanya untuk melakukan sesuatu yang berat baginya yang sesuai dengan aturan syara’ (agama). Sebagian Ulama’ mengatakan : "Mujahadah adalah tidak menuruti kehendak nafsu”, dan ada lagi yang mengatakan : “Mujahadah adalah menahan nafsu dari kesenangannya.

Di dalam Sholawat Wahidiyah yang dimaksud dengan kata atau Redaksi “Mujahadah” merupakan bersungguh-sungguh memerangi dan menundukkan hawa nafsu (nafsu ammarah bis-suu’) untuk diarahkan kepada kesadaran “FAFIRRUU ILALLOOH WAROSUULIHI SHOLALLOHU 'ALAIHI WA SALLAM".


Mujahadah Wahidiyah Untuk Keamanan Ummat dan Masyarakat Jami' Al Alamin
Mujahadah Wahidiyah Untuk Keamanan Ummat dan Masyarakat Jami' Al Alamin

Mengahadapi situasi dunia khususnya negara tercinta ini, yang sebentar lagi merupakan bulan Ulang Tahun Indoensia yaitu tanggal 17 Agustus, kondisi yang banyak sekali bencana, baik benjana alam semisala ; Sunami, Gempa, Longgsor, Banjir, Gunung meletus, bencana kenakalan Anak-Anak, Remaja, Mahasiswa, persaingan ekonomi yang ketat dan sebagainya butuh perhatian khusus. Perhatian khusus baik dalam bidang lahirinya mapun bathiniyah. (Baca Juga : Bencana Alam hari ini)

Ikut serta dalam menghadapi dunia pada saat ini, khususnya bagi keamanan bangsa Indonesia, dalam bidang bathiniyah terutama. Ikut serta memikirkan kondisi dunia khususnya Indonesia dengan bermujahadah bersama dengan para pengamal sholawat Wahidiyah berbagia daerah, bahkan Luar Negeri yang sudah ada Pengamal Sholawat Wahidiyahnya.

Daftar Isi : [Hide]

1. Mujahadah-Mujahadah Yang Dibakukan
2. Mujahadah Waqtiyyah
3. Mujahadah-Mujahadah Khusus 

Nilai Kualitas Konten 

Untuk menghadapai tantangan zaman, sholawat wahidiyah yang diikuti banyak orang bahkan sampai Luar Negeri diantaranya : Malaysia, Suriname, Inggris, Belanda, Jepang, Korea dan lain-lain, mempunyai tujuan yang sangat luar biasa. Tujuan Perjuangan Wahidiyah mempunyai tujuan terwujudnya keselamatan, kedamaian, kesejahteraan dan kebahagiaan hidup lahir batin, materiil dan spirituil di dunia dan di akhirat bagi masyarakat umat manusia seluruh dunia. 

Adapun salah satu kegiatan atau Mujahadah yang sudah dibimbingkan atau dibakukan oleh Beliau Muallif Sholawat Wahidiyah yaitu Beliau KH. Abdoel Madjid Ma'roef RA. diantaranya : 


1. Mujahadah Pengamalan 40 Hari Atau 7 Hari

Mujahadah Pengamalan 40 (empat puluh) hari berturut-turut atau diringkas menjadi 7 (tujuh) hari berturut-turut. Setiap hari paling sedikit menurut bilangan yang tertulis dibelakangnya dalam sekali duduk (satu kali kesempatan).  Mujahadah ini dilaksanakan oleh pengamal pemula, dan dapat dilaksanakan ulang oleh para Pengamal Wahidiyah. Boleh dilaksanakan sendiri - sendiri (munfaridan) tetapi lebih dianjurkan berjama’ah se-keluarga, se-kampung atau se-lingkungan. Dilaksanakan dengan adab dan tata cara pengamalan seperti dalam “Lembaran SHOLAWAT WAHIDIYAH” 

2. Mujahadah Yaumiyah (Harian) 

Mujahadah Yaumiyah adalah mujahadah yang dilaksanakan setiap hari oleh Pengamal Wahidiyah paling sedikit satu kali dalam sehari semalam dengan urutan bacaan seperti dalam lembaran Sholawat Wahidiyah dan hitungannya boleh ditetapkan, ditambah, atau dikurangi sebagian atau seluruhnya.


3. Mujahadah Keluarga 

Mujahadah Keluarga adalah Mujahadah Wahidiyah yang dilakukan dan diikuti oleh seluruh anggota keluarga dari pengamal Wahidiyah dengan berjama’ah. Apabila situasi mengizinkan dianjurkan agar dilaksanakan setiap hari, 3 hari, satu minggu atau satu bulan sekali. 


4. Mujahadah Usbu’iyyah (Mingguan)  

Mujahadah Usbu’iyah adalah mujahadah yang dilaksanakan secara berjama’ah tiap seminggu sekali oleh Pengamal Wahidiyah se desa, kelurahan, atau lingkungan. Penyelenggara/ penanggung-jawabnya adalah Pengurus PSW Desa/Kelurahan. 

dan masih banyak lagi kegiatan Mujahadah Sholawat Wahidiyah yang sudah dibimbingan oleh Beliau Muallif Sholawat Wahidiyah RA.

Adapun khusus mujahadah keamanan beliau membimbingkan dengan bilangan tersendiri yaitu dengan Aurod Mujahadah Keamanan. 


Mujahadah Wahidiyah Untuk Keamanan Ummat dan Masyarakat Jami' Al Alamin
Dalam situasi yang seperti pada zaman sekarang ini, kita sebagai manusia untuk ikut serta membantu mendoakan agar dunia ini tetap aman damai dan sebagianya.

Demikianlah penjelasan singkat salah satu Mujhadah Sholawat Wahidiyah sesuai Bimbingan Muallif Sholawat Wahidiyah RA, untuk ikut serta memikirkan kondisi dunia dengan bermujahdah. semoga dengan anda membaca artikel ini, dapat membantu anda untuk melaksanakan Mujahadah Sholawat Wahidiyah sesuai bimbingan Muallif dengan berbagai hajat dan kebutuhan anda di dalam mengikuti Bimbingan Muallif sholawat Wahidiyah yang benar.

Dan apabila cara Pengamalan Sholawat Wahidiyah ini dirasa sangat bermanfaat silahkan share sebanyak mungkin, agar semua orang yang belum paham tata cara mengamalkan Sholawat Wahidiyah dapat mempelajarinya. Sekian dan Terima kasih.