√ Panduan Acara Mujahadah Kanak-Kanak Wahidiyah

Islam

Panduan Acara Mujahadah Kanak-Kanak Wahidiyah

Ibnu Rusyd
Monday, August 19, 2019

Ad1

Ad2

Panduan Acara  Mujahadah Kanak-Kanak Wahidiyah

Panduan Acara  Mujahadah Kanak-Kanak Wahidiyah - Kanak-kanak merupakan generasi yang butuh kita banggakan dan kita ciptakan generasi penerus yang kita handalkan, oleh sebab itu dalam tulisan di website wahidiyah.me berusaha mengkaji dan menulis tentang panduan Acara Mujahadah Kanak-Kanak Wahidiyah sebagai sarana menciptakan generasi Mas.

Apa itu Kanak-kanak

Kanak-kanak adalah tunas-tunas yang akan mewarnai bentuk suatu masyarakat. Setelah dewasa, pendidikan dan bimbingan yang diterima semasa kanak-kanak sangat berperan dalam menentukan kepribadian mereka, yakni bimbingan kesadaran kepada Alloh wa Rosulihi Shollallohu 'alaihi wasallam,  menjadi dasar pertama dan utama dalam mewujudkan  akhlaqul karimah.

Panduan Acara  Mujahadah Kanak-Kanak Wahidiyah
Panduan Acara  Mujahadah Kanak-Kanak Wahidiyah
Disamping pendidikan yang bersifat ilmiah yang ditujukan untuk mencerdaskan intelektualnya kanak-kanak perlu dibimbing dengan pendidikan spiritual yang bisa menumbuh suburkan kesadaran mereka kepada Alloh wa Rosulihi Shollallohu 'alaihi wasallam, dan bisa memupuk proses pembentukan akhlaqul karimah bagi mereka. Dalam kesempatan kali ini kita berusaha menkaji tentang Panduan praktis tentang acara Mujahadah Wahidiyah pada Kanak-Kanak. Baca Juga : Revitalisasi Mujahadah Usbuiyah Kanak-Kanak

Selain bimbingan yang mengarah kepada kecerdasan intelektual dan spiritual diberikan juga bimbingan yang mengarah pada kecerdasan emosional yakni :

  • Kepedulian sosial, 
  • Saling tolong menolong, 
  • Kerjasama, 
  • Menghargai orang lain dan sebagainya.

Untuk merealisir ketiga bimbingan tersebut di atas Beliau Muallif Sholawat Wahidiyah KH. Abdoel Madjid Ma'roef RA. memberikan suatu konsep dengan melaksanakan Mujahadah-mujahadah baik yang seremonial maupun yang non seremonial. Baca Juga : Akhlakul Karimah dan Keteladanan : Kesederhanaan Muallif RA.


Dalam tulisan di Wahidiyah.me ini kami hanya membatasi pada penjelasan mengenai Mujahadah seremonial mujahadah kanak-kanak Wahidiyah

Mujahadah Seremonial Kanak-Kanak Wahidiyah

Sebelum menjelaskan Mujahadah seremonial kanak-kanak perlu kami sampaikan terlebih dahulu penjelasan mengenai. pengertian mujahadah Wahidiyah, adab-adab Mujahadah Wahidiyah, fadlilah dan faedah mujahadah kanak-kanak Wahidiyah.

1. Pengertian Mujahadah Wahidiyah

Sebelum kita lanjutkan dalam pembahasan selanjutnya, kita ketahui apa itu Mujahadah Wahidiyah. Pada dasarnya bahwa Mujahadah wahidiyah ada dua macam yaitu Mujahadah dalam arti Umum dan Mujahadah dalam arti Khusus.

Mujahadah secara umum : bahwa dalam Wahidiyah yang dimaksud “Mujahadah” adalah bersungguh-sungguh memerangi dan menundukkan hawa nafsu untuk diarahkan kepada kesadaran “FAFIRRUU ILALLOOH WA ROSUULIHI Shollallohu alaihi wasallam”

Secara khusus : Mujahadah Wahidiyah atau lazim disebut Mujahadah adalah  pengamalan Sholawat Wahidiyah atau bagian dari padanya menurut adab, cara dan tuntunan yang diberikan oleh Muallif Sholawat Wahidiyah Rodliyallohu'anhu, sebagai penghormatan kepada Rosululloh, Shollallohu alaihi wasallam dan sekaligus merupakan do’a permohonan kepada Alloh Subhanahu Wata'ala,  bagi diri pribadi dan keluarga, baik yang masih hidup maupun yang sudah mening-gal dunia, bagi bangsa dan negara, bagi para pemim-pin bangsa dan negara di segala bidang, bagi ummat masyarakat segala bangsa dan negara serta para pemimpim mereka di segala bidang, dan umumnya bagi seluruh makhluk ciptaan Alloh Subhanahu Wata'ala.

2. Adab-Adab Bermujahadah

Adab-ada bermujahadah sangatlah penting sekali, oleh sebab itu kita lihat apa yang dinamakan adab itu sendiri. Adab kalau kita lihat menurut Ahli Haqiqat yaitu : 

اجـتمــاع خــصــال الـــخـــيــر
 Artinya kurang lebih : Terpadunya pekerti yang baik (lahir dan bathin).

Adab sangat diperlukan dalam segala prilaku manusia di segala bidang, baik yang berhubungan dengan Alloh Subhanahu Wata'ala wa Rosulihi Shollallohu’alaihi wasallam, maupun dengan sesama manusia atau makhluk pada umumnya. Oleh karena itu, baik dalam Al-Qur’an, Al-Hadits maupun Aqwalul Ulama banyak peringatan tentang adab dan akhlak, 

Diantaranya dasar peringatan tentang adab antara lain: 

Kata Syekh Abu Ali Ar-Raudzabari, Rohimahulloh

المرء يـدخل الــجنـة بعــملـه  ويــصـل  الى  الله بأدبــه
( المجا لس السنية ٨ ٥ )

“Seseorang masuk surga karena amalnya dan bisa wushul (sadar) kepada Alloh karena adabnya” (Al-Majalisus Syaniyah, hal 58 )

Adab harus senantiasa dipelihara dan direalisai-kan, baik adab yang berhubungan dengan sesama manusia, lebih-lebih adab yang berhubungan dengan Alloh Subhanahu wata'ala, adab kepada Rosululloh Shollallohu 'alaihi wasallam wa Ghoutsi Hadzaz-zaman Rodliyallohu 'anhu, serta adab kepada sesama ciptaan Alloh  Subha-nahu wata'ala. untuk mewujudkan kanak-kanak yang berakhlakul karimah dan ma’rifat billah wa rosulihi SAW. Baca Juga : CARA PENGAMALAN SHOLAWAT WAHIDIYAH SESUAI BIMBINGAN MUALLIF RA

Adab-adab dalam mujahadah yang harus diajar-kan kepada kanak-kanak, terutama sebelum melakana-kan mujahadah, dengan komentar / pengarahan bahwa mujahadahnya agar dijiwai dengan :

  • Lillah-Billah, Lir-Rosul-Bir-Rosul.
  • Hudlur : hatinya berkonsentrasi hanya kepada Alloh Subhanahu wata'ala wa Rosulihi Sholalloohu ‘alaihi wasalam, wa Ghoutsi Hadzaz zaman Rodliyallohu-'anhu. 
  • Istihdlor : merasa benar-benar sowan di hadapan Rosulihi Shollallohu'alaihiwasallam waGhoutsi Hadzaz Zaman Rodliyallohu'anhu..
  • Rasa Ta’dhim (menghormat) dan mahabbah (mencintai) Rosululloh Shollallohu'alaihiwasallam,  wa Ghoutsi Hadzaz Zaman Rodliyallohu'anh.
  • Disertai dengan tadzallul (merasa rendah dan hina), tadhollum (merasa berlarut-larut banyak dosa) dan iftiqor (merasa sangat membutuhkan) kepada Alloh Subhanahu wata'ala wa Rosulihi Shollallohu 'alaihi wasallam wa Ghoutsu Hadzaz Zaman Rodliyallohu 'anhu.
  • Berkeyakinan bahwa mujahadah / do’anya diijabahi (diterima) oleh Alloh Subhanahu wata'ala,  (jangan ragu-ragu !).

(واذا دعــــوتم وأيقــــنـوا بالإجـــابة  (رواه الترمذى عن ابى هريرة

  • Merasa benar-benar makmum atau mengikuti Hadrotul Mukarrom Mbah Yahi Muallif Sholawat Wahidiyah dengan menyesuaikan gaya, lagu, sikap, dan cara melaksanakan mujahadah seperti yang telah ditun-tunkan Mu’allif RA. Baca Juga: Ajaran Wahidiyah

3. Keistimewaan Dan Faedah Mujahadah

Betapa besarnnya keuntungan yang dapat kita peroleh dengan Mujahadah, baik keuntungan duniawi dan ukhrowi, lebih-lebih yang Mujahadah adalah kanak-kanak karena kanak-kanak mempunyai keistimewaan yaitu sebagai salah satu hamba yang paling dicintai beliau Rosululloh SAW  serta keadaan fitrahnya sehingga Mujahadahnya pun akan membawa hikmah tersendiri bagi orang tua, masyarakat, dan diri pribadinya serta mustajabah Do’anya sebab kanak-kanak belum mempunyai dosa. 


Adapun Manfaat atau Faedah Mujahadah kanak-kanak antara lain:
  • Mengantarkan ma’rifatnya kanak-kanak kepada Alloh wa Rosulihi   SAW.
  • Mendidik anak menjadi sholih/solihah yang mau mendo’akan kedua orangtuannya serta berguna bagi bangsa,negara,dan umat masyarakat.
  • Mencetak kader-kader pejuang FAFIRRU ILALLOH WA ROSULIHI SAW yang intlek.
  • Melatih anak ber-Aklakul karimah kal akhlaki Rosulilillah SAW.
  • Dan lain-lain.
Adapun Mujahadah Wahidiyah yang perlu ditanamkan dan dilaksanakan oleh kanak-kanak sesuai bimbingan Mu’allif Sholawat Wahidiyah sebagai berikut :

Mujahadah non seremonial adalah Mujahadah yang tidak ada resepsinya, diantaranya: 

a. Mujahadah Pengamalan 40 hari

Mujahadah Pengamalan 40 hari adalah mujaha-dah yang dilaksanakan selama 40 hari atau diringkas menjadi  7 hari berturut-turut dengan tatacara seperti dalam lem-baran Sholawat Wahidiyah. Dapat dilaksanakan sendiri-sendiri namun dianjurkan dilaksanakan secara berjamaah baik sekeluarga, sekampung atau lingkungan.

Dalam Mujahadah 40 harian berikan keterangan atau penjelasan yang cukup kepada kanak-kanak dan orang tuanya tentang hikmah dan keutamaan mujahadah 40 hari atau 7 hari dan cara-cara pengamalannya.

Adapun Waktu pelaksanaannya Mujahadah 40 harian boleh siang,malam pagi atau sore hari,lebih utama jika waktunya di rutinkan.

Setelah selesai 40 hari atau 7 hari, pengamalannya supaya diteruskan, bilanganya bisa dikurangi sebagagian atau seluruhnya.

Bilamana ada yang belum hafal atau belum bisa membaca Sholawat Wahidiyah selurunhya, boleh membaca bagian-bagian yang sudah bisa dibaca lebih dulu. 

Untuk Tempat pengamalan mujahadah 40 hari atau 7 hari disesuaikan dengan situasi dan kondisi serta usa-hakan berpindah-pindah dari rumah ke rumah demi penyiaran.

Ketika Mujahadah 40 harian untuk Imam mujahadah sebaiknya bergantian demi un-tuk melatih kecakapan dan keterampilan kanak-kanak.

b. Mujahadah Yaumiyah atau Keluarga

Mujahadah Yaumiyah (harian) adalah mujahadah yang dilaksanakan setiap hari oleh setiap Penga-mal Wahidiyah atau Kanak-kanak Wahidiyah. Sesudah mengamalkan mujahadah 40 hari atau 7 hari, bagi kanak-kanak dianjurkan untuk melak-sanakan setiap hari paling sedikit satu kali kha-tama.

Untuk Waktu pelaksanaannya Mujahadah Yaumiyah boleh siang,malam pagi atau sore hari,lebih utama jika pelaksanaanya secara rutin(istiqomah) ,misalnya sehabis sholat magrib. Adapun Aurod mujahadah Yaumiyah kanak-kanak disesuaikan dengan kemampuannya dan apabila memungkinkan supaya menggunakan bilangan 7-17.

Aurod Mujahadah Wahidiyah 7-17
Panduan Acara  Mujahadah Kanak-Kanak Wahidiyah
Panduan Acara  Mujahadah Kanak-Kanak Wahidiyah
Adapun yang menjadi imam Mujahadah Yaumiyah, seyogyanya bergilir antar anggota keluarga. Ketika membimbing kanak-kanak supaya melaksanakan sholat sunah Qobliyah dan Ba’diyah kecuali ba’da ‘ashar dan subuh. Adapun Pembina atau orang tua senantiasa memotivasi mujahadah yaumiyah kanak-kanak.

c. Mujahadah Kecerdasan

Mujahadah yang dilakukan untuk memohon kecerdasan dan budi luhur (akhlakul karimah) yang di bimbingkan oleh Hadlrotul Mukarrom Mu’allif Sholawat Wahidiyah RA.
Aurod mujahadah kecerdasan
Aurod Mujahadah Sholawat Wahidiyah untuk kecerdasan
Aurod Mujahadah Sholawat Wahidiyah untuk kecerdasan 
Untuk pelaksanaan Mujahadah sebagiamana yang telah kami jelaskan di wahidiyah.me di atas sesuai kebijaksanaan pembina, sesuai sikon kanak-kanak.

Semoga dalam tulisan di wahidiyah.me ini bisa memberikan beberapa manfaat yang sebesar-besarnya khusunya bisa menwujudkan generasi Emas, generasi yang sadar akan tugasnya sebagai Manusia.