√ Mujahadah Syahriyah Penyiar Sholawat Wahidiyah Kecamatan

Islam

Mujahadah Syahriyah Penyiar Sholawat Wahidiyah Kecamatan

Ibnu Rusyd
Thursday, August 15, 2019

Ad1

Ad2

Mujahadah Syahriyah Penyiar Sholawat Wahidiyah Kecamatan


Mujahadah dalam pengamalan Sholawat Wahidiyah tidak terlepas dari kegiatan Mujahadah setiap satu bulan sekali, dalam website Wahidiyah ini akan kami jelaskan tentang Mujahadah Syahriyah dan bila ada kesempatan akan kami kupas tentang teks Mujahadah Syahriyah secara jelas dan Pengamalan Sholawat Wahidiyah secara praktis.

Mujahadah Syahriyah merupakan mujahadah Wahidiyah yang dilaksanakan secara berjama’ah setiap bulan sekali, oleh Pengamal Wahidiyah se-kecamatan yang ada di Indonesia bahkan luar Negeri, sebagaimana penjelasan sebelumnya tentang mujahadah-mujahadah dalam sholawat wahidiyah. Baca Juga : Mujahadah Rubu'ussana setiap 3 bulan Sekali

Mujahadah Syahriyah Penyiar Sholawat Wahidiyah Kecamatan
Mujahadah Syahriyah Penyiar Sholawat Wahidiyah Kecamatan
Mujahadah yang dilaksanakan oleh Pengurus Kecamatan setiap satu bulan sekali tentunya tidak dilakukan oleh pengurus Kecamatan sendiri walapun Penyelenggara dan penanggungjawabnya adalah Pengurus Penyiar Sholawat Wahidiyah (PSW) Kecamatan. Untuk memaksimalkan acaranya atau Mujahadah Syariyah ini, Pengurus Penyiar Sholawat Wahidiyah Kecamaran bisa membentuk Panitia Pelaksana yang diambilkan dari para Pengamal Sholawat Wahidiyah yang ada di Kecamatan tersebut sebagaimana Mujahadah Rubu'ussanah atau mujahadah yang telah dibakukan oleh Beliau Muallif Sholawat Wahidiyah RA juga tidak terlepas dalam pelaksanaanya dilakukan pembentukan Panitia Penyelenggara dan Panitia Pelaksana. Baca Juga : CARA PENGAMALAN SHOLAWAT WAHIDIYAH SESUAI BIMBINGAN MUALLIF RA

Penyelenggaraan Mujahadah Syahriyah

Sudah kita maklumi bagi para Pengamal Sholawat Wahidiyah bahwa Penyelenggaraan Mujahadah Syahriyah yang diselenggarakan oleh Pengurus Penyiar Sholawat Wahidiyah Kecamatan ini diusahakan atau Harus diberitahukan secara tertulis kepada :
  • MUSPIKA, 
  • KUA dan 
  • Dewan Pimpinan Cabang Penyiar Sholawat Wahidiyah (DPC PSW) setempat.

Tentunya, tujuan daripada pemberitahuan secara tertulis kepada Muspika, KUA dan Dewan Pimpinan Cabang Penyiar Sholawat Wahidiyah (DPC PSW) untuk melatih kedisiplinan atau Tertib Administrasi dan penerapan Ajaran Wahidiyah yaitu YUKTII KULLA DZII HAQQIN HAQQOH dan juga ajaran Wahidiyah yang lainnya diantaranya : 
  • LILLAH BILLAH, 
  • LIRROSUL BIRROSUL 
  • TAQDIIMUL AHAM FAL AHAM TSUMMAL ANFA’ FAL ANFA’

atau aturan yang berlaku dalam Lembaga Khidmah Perjuangan Kesadaran “FAFIRRUU ILALLOOH WAROSUULIHI SHOLALLOHU 'ALAIHI WA SALLAM”. 

Seremonial Mujahadah Syahriyah


Kegiatan dalam bentuk Seremonial tidak hanya kegiatan Mujahadah Rubu'ussanah, Mujahadah Nisfussanah, Mujahadah Kubro Wahidiyah, Mujahadah Syahriyah pun dilaksanakan dalam bentuk seremonial. Adapun perihal dengan tema Mujahadah Syahriyah atau dan Mujahadah yang telah dibakukan oleh Beliau Muallif Sholawat Wahidiyah disesuaikan situasi dan kondisi saat itu. Baca Juga : Mujahadah Nisfussanah Tingkat Wilayah Penyiar Sholawat Wahidiyah

Pengamal Wahidiyah se kecamatan Ikut mensukseskan Mujahadah Syahriyah


Para Pengamal Se Kecamatan yang Para Pengurus Penyiar Sholawat Wahidiyah Kecamatan melaksanakan Mujahadah Syahriyah, tertentunya ikut serta memikiran suksesnya acara Mujahadah Syariyah tersebut karena kegiatan Mujahadah Syahriyah merupakan hajat bersama se Kecamatan. 

Kegiatan Mujahadah Syahriyah merupakan doa bersama para Pengamal Sholawat Wahidiyah se Kecamatan Tertentu, yang diikuti secara bersama-sama oleh Pengamal Wahidiyah se kecamatan. 

Sayogjanya Para Panitia atau Pengurus Penyiar Sholawat Wahidiyah Kecamatan dalam mengadakan Acara Mujahadah Syahriyah ini diusahana bisa mengundang:
  • Pengamal/Penyiar Wahidiyah Kecamatan terdekat, 
  • Tetangga Kecamatan, 
  • Simpatisan Sholawat Wahidiyah, 
  • Pejabat Pemerintah dan 
  • Tokoh-tokoh agama / masyarakat setempat.

Seksi Pengurus PSW Kecamatan Ikut Andil dalam Mujahadah Syahriyah


Dalam melaksanakan Mujahadah Syahriyah, tentunya bagian yang tidak terpisahkan dengan Pengurus Penyiar Sholawat Wahidiyah Kecamatan yaitu para Seksi yang ada di Pengurus Kecamatan, tentunya ikut berperan dalam kegiatan Mujahadah Syariyah. Wujut peran para Seksi PSW Kecamatan yaitu terwujutnya Mujahadah Syariyah dikalangan : 

  • Mujahadah Syariyah kaum Wanita yang dipelopori oleh Seksi Pembina Wanita
  • Mujahadah Syariyah Kaum Remaja yang dikoordinir oleh Seksi Pembina Remaja, 
  • Mujahadah Syahriyah Kaum bagi Kanak-Kanak yang dikoordinir oleh Seksi Pembina Kanak-kanak, dan 
  • Mujahadah Syahriyah kalangan Mahasiswa yang dikondisikan oleh Seksi Pembina Mahasiswa

Tentnya dalam kegiatan Mujahadah Syahriyah Kaum Wanita, Remaja, Kanak-Kanak dan Mahasiswa sebagiamana penjelasan di atas tidak terlepas dari sepengetahuan PSW Kecamatan, dan juga bisa dilaksanakan bersama-sama antara Wanita, Remaja, Kanak-Kanak dan Mahasiswa dengan penanggung jawab acara Mujahadah Syahriyah bergantian yang diatur oleh Pengurus Penyiar Sholawat Wahidiyah Kecamatan. Baca Juga : Pengamalan Sholawat Wahidiyah

Pembiayaan Mujahadah Syahriyah

Pembiayaan Mujahadah Syahriyah tentunya menjadi tanggung jawab bersama seluruh Pengamal Wahidiyah se-kecamatan dengan : 

  • Pengedaran Lis Khusus (Lembar Isian Khusus)
  • Pengedaran Lis Umum (Lembar Isian Umum) atau 
  • Cara-cara lain yang sah, halal, dan tidak mengikat.

Jadwal Mujahadah Syariyah
   
Untuk lebih tertibnya dalam pelasanaan Mujahadah Syahriyah, para Pengurus Penyiar Sholawat Wahidiyah (PSW) Kecamatan supaya membuat jadwal Mujahadah Syahriyah per tahun dan berkordinasi dengan Dewan Pimpinan Cabang Penyiar Sholawat Wahidiyah (DPC PSW) tertentu yang Kecamatan tersebut masuk dalam wilayah DPC PSW. 

Penyongsongan Mujahadah Syahriyah

Sebelum hari pelaksanaan Mujahadah Syahriyah supaya diadakan mujahadah penyongsongan, sekurang-kurangnya 3 (tiga) hari sebelumnya, terutama oleh : 
  • Pengurus PSW Kecamatan, 
  • Para imam jama’ah dan 
  • Umumnya para pengamal Wahidiyah sekecamatan, utamanya jama’ah yang ketempatan. 

Supaya diadakan pula Mujahadah Khusus Nonstop sehari semalam atau sehari.

Aurod Mujahadah Penyongsongan 

Adapun Aurod Mujahadah penyongsongan Mujahadah Syahriyah menggunakan :

Aurod Mujahadah Bilangan 7-17 
Jika memungkinkan tiap sehari/semalam minim 3 x khataman dengan berjama’ah. 

Adapun Aurod Mujahadah Nonstop Mujahadah Syahriyah menggunakan Aurod Mujahadah Peningkatan bisa ditambah Aurod Mujahadah Penyiaran.

Aurod Mujahadah Peningkatan
Aurod Mujahadah Peningkatan Sholawat Wahidiyah



Aurod Mujahadah Penyiaran

Aurod Mujahadah Penyiaran Sholawat Wahidiyah


Kerangka Mujahadah Syahriyah

Kerangka acara dalam Mujahadah Syahriyah sangatlah sederhana dibanding dengan acara Mujahadah Rubu'ussanah, Mujahadah Nisfussanah, Mujahadah Kubro Wahidiyah, adapun Kerangka acara Mujahadah Syariyah antara lain : 
  1. Pembukaan 
  2. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an (Tilawatil Qur’an)
  3. Muqoddimah Sholawat Wahidiyah
  4. Prakata panitia
  5. Sambutan - sambutan :
  6. a. Pimpinan DPC PSW setempat.
  7. b. Kepala desa yang berketempatan
  8. c. MUSPIKA / Ulama.
  9. Kuliah Wahidiyah dan Mujahadah
  10. Penutup dan nida’

Dalam Kerangka Mujahadah Syahriyah sebagaiman di atas, bila melihat situasi dan kondisi bisa ditambah kegiatan yang lain semisal terjemah Al-Qur’an, deklamasi / puisi Wahidiyah atau bacaan Tahlil ini juga bisa dimasukan sebagia susunan acara Mujahadah Syahriyah.

Jika situasi memungkinkan dalam acara Mujahadah Syahriyah pada waktu Kuliah Wahidiyah, Mujahadah dalam “Kuliah Wahidiyah” terakhir menggunakan bilangan 7-17. 

Aurod Mujahadah 7-17
Mujahadah Syahriyah Penyiar Sholawat Wahidiyah Kecamatan



Sikap Pengamal yang Tidak Hadir

Bagi Pengamal Wahidiyah yang udzur atau tidak bisa hadir dalam Kegiatan Mujahadah Syahriyah supaya melaksanakan mujahadah di tempat masing-masing dengan niat makmum, sekurang-kurangnya Mujahadah 7-17 sekali khataman atau lebih.

Gerakan Mujahadah Serempak

Apabila karena suatu udzur tidak bisa dilaksanakan secara seremonial Mujahadah Syahriyah maka Pengurus Penyiar Sholawat Wahidiyah (PSW) Kecamatan supaya mengadakan Gerakan Mujahadah Serempak yang diikuti oleh seluruh Pengamal Wahidiyah se kecamatan di tempat atau jama’ah masing-masing pada saat yang ditentukan dengan Aurod Mujahadah 7-17 sekali khataman atau lebih dan disertai Mujahadah Penyongsongan seperti di atas.

Mujahadah Syahriyah bila Dekat Mujahadah Rubu'ussanah

Jika Mujahadah Syahriyah yang dilaksanakan oleh Pengurus Penyiar Sholawat Wahidiyah Kecamatan berdekatan dengan pelaksanaan Mujahadah Rubu’ussanah yang dilakukan oleh Dewan Pimpinan Cabang Penyiar SHolawat Wahidiyah (DPC PSW) kabupaten/ Kota yang bertempat di suatu PSW Kecamatan, maka Mujahadah Syahriyah tersebut dilaksanakan dengan Mujahadah serempak seperti sebagaimana penjelasan di atas.

Mujahadah Syahriyah Kurun Waktu Satu Tahun  

Dari beberapa kali pelaksanaan Mujahadah Syahriyah dalam satu  tahun supaya Pengurus Penyiar Sholawat Wahidiyah (PSW) Kecamatan dalam kegiatan Mujahadah Syahriyah diadakan kegiatan semisal: 
  • Up-Grade
  • Diklat
  • Panataran Wahidiyah. 
Sedikit dari pada penjelasana Mujahadah Syahriyah di Website Wahidiyah.me diatas, semoga memberikan banyak manfaat khususnya bagi perjuangan kesadaran kepada Alloh wa Rosuulihii Sholallohu 'Alaihi Wa Sallam.