√ Pengertian Mujahadah Rubuussanah Penyiar Sholawat Wahidiyah kabupaten atau Kota

Islam

Pengertian Mujahadah Rubuussanah Penyiar Sholawat Wahidiyah kabupaten atau Kota

Ibnu Rusyd
Monday, August 12, 2019

Ad1

Ad2

Mujahadah Rubu'ussanah Penyiar Sholawat Wahidiyah kabupaten atau Kota se Indonesia

WAHIDIYAH.ME Mujahadah Rubu'ussanah dalam pengamalan Sholawat Wahidiyah sering kita dengarkan dan ketahui bahwa mujahadah Rubu'ussanah ini dilakukan oleh para pengamal Sholawat Wahidiyah kabupaten atau Kota se Indonesia setiap 3 bulan satu kali untuk mengadakan munajat atau berdo'a bersama untuk ummat masyarakat jami' al alamin, tapi bagi masyarakat umum belum mengetahui sejaca jelas tentang mujahadah Rubu'ussanah ini.

Sebelum kita lanjutkan tentang penjelasanan Mujahadah Rubu'ussanah secara lengkap dan jelas perlu kita ketahui apa itu wahidiyah. Sholawat wahidiyah atau lebih akrap dengan kata Wahidiyah merupakan rangkaian doa-doa Sholawat Nabi Sholallohu 'Alaihi Wa Sallam seperti dalam lembaran Sholawat Wahidiyah, termasuk kaifiyah (cara dam adab atau tatakrama) dalam mengamalkannya. Baca Juga : Pengamala Sholawat Wahidiyah untuk ummat Masyarakat tanpa pandang bulu.

Wahidiyah kita ketahui bahwa Sholawat Wahidiyah ini mulai disiarkan dan diamalkan sejak tanggal 10 Mei 1963 M atau 16 Dzulhijjah 1382 H. Waktu yang sudah cukup lama bahkan sudah setengah Abad lebih tepanya sholawat wahidiyah sudah berumur kurang lebih 56 tahun sejak lahirnya sholawat wahidiyah ini tapi masih sedikit yang tahu bahwa masih terkenal Wahidiyah sesat dikalangan masyarakat umum.


Mujahadah Rubu'ussanah Penyiar Sholawat Wahidiyah kabupaten atau Kota se Indonesia
Mujahadah Rubu'ussanah Penyiar Sholawat Wahidiyah kabupaten atau Kota se Indonesia
Wahidiyah yang telah dilahirkan atau dita'lif oleh penyusunnya yaitu beliau KH. Abdul Madjid Ma'roef pengasuh Pondok Pesantren Kedunglo yang tepatnya di Desa Bandarlor Kecamatan Mojoroto Kota Kediri Provisni Jawa Timur mempunyai banyak manfaat dan fungsinya. Baca JugaAkhlakul Karimah dan Keteladanan : Kesederhanaan Muallif RA.

Mujahadah Rubu'ussanah

Mujahadah Rubu’ussanah merupakan Mujahadah Wahidiyah yang dilaksanakan secara berjama’ah setiap 3 bulan sekali adapun Penyelenggara dan penanggungjawabnya adalah Dewan Pimpinan Cabang Penyiar Sholawat Wahidiyah (DPC PSW) di setiap Kabupaten/Kota di Indonesia dan bahkan Luar Negeri dan juga DPC PSW dapat menunjuk atau membentuk Panitia Pelaksana utnuk mempermudahkan dalam pelaksanaanya dan lain-lain.

Dewan Pimpinan Cabang Penyiar Sholawat Wahidiyah di Daerah-Daerah sebagai Penyelenggara Mujahadah Rubu’ussanah ini untuk memberitahukan secara tertulis kepada : 
  1. MUSPIDA Kabuaten/Kota di daerah masing-masing
  2. Dewan Pimpinan Wilayah Penyiar Sholawat Wahidiyah (DPW PSW) setempat dan 
  3. Dewan Pimpinan Pusat Penyiar Sholawat Wahidiyah (DPP PSW) yang berdomisili di Jombang Jawa Timur.

Seremonial Mujahadah Rubu'ussanah

Kegiatan do'a bersama yang dilakukan setiap 3 bulan sekali atau Mujahadah Rubu’ussanah ini dilaksanakan dalam bentuk seremonial ala Wahidiyah dengan mengusung tema disesuaikan dengan situasi dan kondisi saat itu di daerahnya masing-masing.

Kegiatan Mujahadah Rubu’ussanah ini diikuti oleh para Pengamal Wahidiyah se-kabupaten/se-kota yang berada di daerah tersebut dan sangat terbuka untuk masyarakat umum atau masyarakat yang belum mengamalkan Sholawat Wahidiyah. Para penitia atau Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Penyiar Sholawat Wahidiyah Kab./Kota sayogjanya mengundang : 
  1. Pengamal atau Penyiar Wahidiyah kabupaten/ kota terdekat, 
  2. Simpatisan, 
  3. Pejabat pemerintah, dan 
  4. Tokoh-Tokoh Agama atau masyarakat.

Mujahadah Rubu'ussanah Sendiri-sendiri

Dalam pelalsanaannya Mujahadah Rubu'ussanah bisa dari Badan-badan yang ada di DPC PSW Kb./Kota bisa mengadakan sendiri-sendiri. Semisal dari : 
  • Badan Pembina Wanita, 
  • Pembina Remaja & Mahasiswa, dan 
  • Badan Pembina Kanak-kanak 

boleh melaksanakan Rubu’ussanah sendiri-sendiri,  tetapi harus dengan sepengetahuan atau persetujuan Dewan Pimpinan Cabang Penyiar Sholawat Wahidiyah (DPC PSW), dan bisa dilaksanakan bersama-sama dengan penanggung jawab acara bergantian.

Pembiayaan Mujahadah Rubu'ussanah

Kegiatan mujahadah Wahidiyah yang sudah dibakukan oleh beliau Muallif Sholawat Wahidiyah yang dikoordinir masing-masing Pengurus Penyiar Sholawat Daerah (PSW) ditingkat masing-masing tentunya tidak lepas dari pembiayaan. 

Untuk Pembiayaan Mujahadah Rubu’ussanah menjadi tanggung jawab bersama seluruh Pengamal Wahidiyah se-kabupaten/se-kota melalui pengalangan dana lewat :
  • Pengedaran Lis Khusus
  • Lis Umum atau 
  • Cara-cara lain yang sah, halal, dan tidak mengikat.   


Tertib Mujahadah Rubu'ussanah

Pelaksanaan Mujahadah-mujahadah wahidiyah agar lebih tertip khususnya Mujahadah Rubu'ussanah para Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Penyiar Sholawat Wahidiyah (DPC PSW) untuk supaya membuat jadwal Mujahadah Rubu’ussanah yang disesuikan dengan jadwal waktu pelaksanaan Mujahadah yang diterbitkan oleh Dewan Pimpinan Pusat Penyiar Sholawat Wahidiyah (DPP PSW). 

Jadwal Waktu pelaksanaan Mujahadah Wahidiyah


Jadwal Waktu pelaksanaan Mujahadah Wahidiyah
Jadwal Waktu pelaksanaan Mujahadah Wahidiyah

Penyongsongan Mujahadah Rubu’ussanah

Persiapan-persiapan harus dilakukan oleh Panitia pelaksana yang ditunjuk oleh Dewan Pimpinan Cabang Penyiar Sholawat Wahidiayh (DPC PSW) untuk mensukeskan acara Mujahadah Rubu'ussanah diantaranya persiapan lahir dan juga bathin.

Persiapan lahir sebagaimana persiapan pada acara-acara pada umumnya, adapun persiapan bathin yang dilakukan oleh para Pengamal Sholawat Wahidiyah yang dibimbingkan oleh Beliau KH. Abdoel Madjid Ma'roef RA. dengan mengadakan Mujahadah Penyongsongan tersendiri dengan Aurod yang berbeda setiap momen acaranya.

Adapun Penyongsongan Mujahadah Rubu’ussanah ini dilakukan sekurang-kurangnya tujuh hari sebelum pelaksanaan. Dilaksanakan terutama oleh Pengurus :
  1. PSW Kabupaten/kota, 
  2. PSW Kecamatan, 
  3. PSW Desa, 
  4. Para imam Jama’ah dan 
  5. Umumnya pengamal Wahidiyah se kabupaten / kota. 

Aurod Mujahadah penyongsongan menggunakan bilangan 7-17. Jika memungkinkan tiap sehari atau semalam minim 3 x khataman dengan berjama’ah. Baca Juga : Aurod Mujahadah 7-17

Khusus mujahadah Nonstop Mujahadah Rubu'ussanah sekurang-kurangnya dilaksanakan 3 (tiga) hari sebelum pelaksanaan bertempat di lokasi/arena acara atau di setiap jama’ah dan sehari semalam di sekitar lokasi acara/arena.

Mujahadah nonstop menggunakan Aurod Mujahadah Peningkatan dan Aurod Mujahadah Penyiaran. Dalam Mujahadah Penyongsongan di atas bisa ditambah bacaan : 
WAFII HAADZIHIIL MUJAAHADATI RUBU’IS-SANAH YAA ALLOOH" setelah bacaan do’a “ALLOOHUMMA BAARIK…”  Bilangannya minimal 7 kali.

Aurod Mujahadah Nonstop Mujahadah Rubu'ussanah
Aurod Mujahadah Nonstop Mujahadah Rubu'ussanah
Aurod Mujahadah Nonstop Mujahadah Rubu'ussanah

Kerangka Acara Mujahadah Rubu'ussanah

Kerangka acara dalam Mujahadah Rubu’us-sanah yang sudah maklum dan biasa, sama dengan acara Mujahadah Syahriyah. Hanya saja sambutan - sambutannya disesuaikan setingkatan Kab./Kota. Baca juga : Lihat Petunjuk Acara-Acara Wahidiyah

Solusi bagi yang tidak bisa hadir Mujahadah Rubu'ussanah

Bagi Pengamal Wahidiyah di kabupaten atau kota tersebut jika terpaksa (karena udzur) tidak bisa hadir di arena Mujahadah Rubu’ussanah supaya melakukan mujahadah dengan bilangan 7-17 tiga kali khataman di tempat masing-masing dengan niat makmum. 

Mujahadah Rubu'ussanah berdekatan Mujahadah Nisfussanah

Tidak bisa dipungkiri karena kegiatan Mujahadah dalam Wahidiyah sangatlah banyak dan padat, Jika Mujahadah Rubu’ussanah berdekatan dengan Mujahadah Nisfussanah yang bertempat di suatu DPC PSW, maka Mujahadah Rubu’ussanah tersebut dilaksanakan dengan Mujahadah serempak seperti di atas.

Mujahadah Rubu'ussanah disertai Up-Grade dalam waktu Satu Tahun

Dari beberapa kali pelaksanaan Mujahadah Rubu’ussanah dalam satu  tahun supaya disertai :

  • Up-Grade, 
  • Diklat, 
  • Panataran Wahidiyah, atau 
  • Sarasehan Pengurus.

Udzur tidak bisa melaksanakan Mujahadah Rubu’ussanah

Apabila karena udzur tidak bisa melaksanakan Mujahadah Rubu’ussanah dengan seremonial (Acara/Resepsi) Pengurus DPC PSW yang ber-sangkutan supaya mengadakan Gerakan Mujahadah Serempak yang dilakukan oleh seluruh Pengamal Wahidiyah se kabupaten/ kota di tempat atau jama’ah masing-masing pada saat yang ditentukan dengan Aurod Mujahadah 7-17 tiga (3) kali khataman sebagai pelaksanaan Mujahadah Rubu’ussanahnya, dengan disertai mujahadah penyongsongan seperti di atas. Dengan demikian tidak ada alasan bagi DPC PSW untuk tidak melaksanakan Mujahadah Rubu’ussanah.

Gerakan Mujahadah Serempak

Ketika DPC PSW yang akan ditempati Mujahadah Nisfussanah yang diadakan setiap satu tahun 2 kali dan bilamana waktunya berdekatan dengan pelaksanaan Mujahadah Rubu‘ussanah maka Rubu’ussanahnya supaya menggunakan cara Gerakan Mujahadah Serempak di atas. 

Demikianlah penjelasan singkat tentang pelaksanaan Mujahadah Rubu'ussanah yang dikoordinir oleh DPC PSW Kab./Kotasalah satu Mujahadah Sholawat Wahidiyah yang telah dibimbingankan Beliau Muallif Sholawat Wahidiyah RA. 

semoga dengan anda membaca artikel ini, dapat membantu anda untuk melaksanakan Mujahadah Sholawat Wahidiyah yaitu Mujahadah Rubu'ussanah sesuai bimbingan Muallif RA dan juga sebagai salah satu jalan untuk mempermudah hubungan dengan Muallif sholawat Wahidiyah RA dan wujud peduli para mengamat Sholawat Wahidiyah pada Bangsa dan Negara.

Dan apabila Artikel dan pelaskanaan Mujahadah Rubu'ussanah ini dirasa sangat bermanfaat, silahkan share sebanyak mungkin serta ikuti di kabupaten/Kota masing-masing, dengan harapan agar semua orang yang belum paham dengan Mujahadah Rubu'ussanah bisa melakukan dan mengikuti kegiatan mujahadah Rubu'ussanah, Sekian dan Terima kasih.